Malam berganti pagi. 1 hari lagi telah berlalu. 24 jam baru telah terbentang di depan mata. Setiap manusia bangun dari istirahatnya, bersiap memulai aktivitas. Ada yang bangun dengan semangat…ada pula yang terbangun dengan wajah cemberut, kesal, bahkan marah-marah.. Eh?
Terbangun dengan cemberut, marah-marah, penuh dengan energi negatif, hanya akan membuat hari anda bertambah buruk. Dalam teori Law of Attraction, semakin kita memikirkan hal-hal negatif, semakin banyak pula hal negatif yang akan ditarik pikiran kita , semakin banyak pula hal menyebalkan yang terjadi. Jadi, mulailah hari kita dengan penuh energi positif. :)
Beberapa tips untuk menciptakan hari yang cerah…hari yang indah…hari yang bahagia :)
Sleep Well..Sleep Tight
Kurang tidur akan menyebabkan kita bangun dengan lesu, mengantuk dan ingin marah-marah. Sebaliknya, tidur yang cukup akan membuat kita terbangun dengan segar dan penuh energi. Dan yang penting adalah tidur yang berkualitas,dimana tubuh benar-benar beristirahat dengan maksimal. Misalnya dengan melakukan relaksasi sebelum tidur
Feel the Fresh Air
Buka jendela. Rasakan udara pagi yang segar memenuhi paru-paru anda. Sensasi yang menyegarkan yang membuat anda jadi lebih berenergi.
Smile to the World :)
Bangunlah dengan senyuman. Senyuman yang akan mencerahkan hari-hari anda. Yakinlah bahwa hari ini akan menjadi hari yang menyenangkan. Yakinlah bahwa akan banyak hal-hal baik yang terjadi pada anda hari ini. P.S: sebuah senyuman kecil bisa mengurangi stress, membuat kita lebih sehat dan lebih bahagia :)
The Power of Word
Mulailah hari-hari anda dengan kata-kata positif. Baik itu doa (sesuai keyakinan masing-masing), afirmasi/ kata-kata positif, atau kata-kata yang bisa memotivasi anda. Kata-kata positif tersebut akan menyuntikkan energi ekstra untuk memulai hari anda.
Music Make Our World Colorful
Musik membuat hidup kita lebih berwarna. Dengarkan musik kesukaan anda. Ciptakan mood yang positif :)
A Little Exercise?
Berolahraga ringan juga bisa jadi pilihan. Selain membuat kita bahagia, juga membuat tubuh kita lebih sehat. Dalam tubuh yang sehat, terdapat jiwa yang bahagia..hahaha :)
Ada yang ingin menambahkan tips-tips menarik lainnya? :)
Setiap orang dihadapkan dengan 24 jam baru di depannya. Bagaimana kita ingin mengisi waktuj 24 jam tersebut tergantung pilihan kita. Ingin membuat hari anda negatif dan menyebalkan, atau menciptakan hari yang cerah…hari yang indah…hari yang bahagia? Andalah yang memilih :)
Have a nice day…Have a wonderful day.. ^_^
ditulis dengan penuh energi positif
Baca Selengkapnya...
Rabu, 22 Juli 2009
Sabtu, 18 Juli 2009
Awas!! Seorang Pembunuh Profesional Mengincar Orang-Orang Sukses!!
Kesuksesan adalah hal yang didambakan banyak orang. Meraih kesuksesan memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Butuh perjuangan. Butuh tekad yang kuat. Butuh proses. Dan manisnya kesuksesan akan membayar segala perjuangan tersebut. Namun apa jadinya kalau sukses yang susah payah diraih itu kemudian hancur?
Kita percaya bahwa di dunia ini tidak ada yang kekal. Demikian halnya kesuksesan. Orang yang berhasil meraih kesuksesan bukan berarti tugasnya selesai. Ia masih harus berusaha mempertahankan kesuksesannya dan memanage hartanya baik-baik. Salah-salah, semua jerih payahnya akan kembali ke titik nol.
Eits..Tunggu dulu. Saya tidak sedang mengajak kita berpikiran negatif atau menjadi si pesimis. Tidak sama sekali. Buang jauh-jauh semua rasa pesimis dan pikiran negatif. Jangan sampai tulisan di atas membuat kita menjadi apatis atau bahkan phobia terhadap kesuksesan.
Artikel kali ini lebih mengajak kita lebih waspada, berhati-hati. Ada bahaya tersembunyi dibalik suatu kesuksesan. Seorang assassin(pembunuh profesional) yang selalu mengarahkan moncong sniper nya ke orang-orang sukses. Sekali tertembak, orang sukses itu hanya tinggal tunggu waktu untuk bangkrut.
Yup. Dialah Mr.Arogansi. Dikenal juga sebagai si sombong, si angkuh, si congkak, si tinggi hati, dll. Dialah pembunuh handal yang menghancurkan orang-orang besar sepanjang sejarah peradaban manusia. Dan setiap ada orang sukses, selalu ada dia yang mengintai.
Sebagai manusia, ketika memiliki sesuatu yang lebih dari orang lain, kemungkinan akan timbul sikap arogansi. Banyak contohnya dalam kehidupan sehari-hari. Orang yang punya jabatan sedikit, sombooong. Kaya sedikit, sombooong. Tokonya sedang ramai sedikit, sombooong, mulai jual mahal terhadap pelanggan. Artis yang tenar sedikit, sombooong, jual mahal terhadap fans. Dll.
Yang jadi persoalan adalah bagaimana kita merespon sikap arogansi yang muncul tersebut. Jangan sampai kesombongan itu membunuh semua kesuksesan yang telah kita bangun susah payah. Banyak raksasa-raksasa bisnis kelas dunia yang tumbang hanya kerena sikap arogansi.
Kesombongan akan membuat kita berhenti berkembang, berhenti belajar, berhenti berinovasi. Stuck di tempat. Mentok. Dan ketika si sombong sedang berhenti di tempat, pesaing-pesaingnya akan menyusulnya dengan cepat, meninggalkannya jauh di belakang. Jadi ingat cerita tentang kura-kura dan kelinci yang lomba lari :)
Sebagai orang yang sedang berjuang mengejar sukses, saya, dan mungkin anda, mari belajar dari yang sudah-sudah. Jangan mengulangi kesalahan orang-orang yang tumbang oleh kesombongannya sendiri. Katakan tidak pada kesombongan dan jangan pernah meremehkan orang lain, siapapun dia. Orang yang rendah hati, saya yakin akan lebih mudah menemukan solusi sukses nya. Dan yang sudah sukses bisa jadi semakin sukses. Dan yang terakhir, orang yang rendah hati itu disukai orang lho..termasuk disukai pelanggan tentunya..hehe :)
Dan saya menutup artikel kali ini dengan pepatah:
“Di atas gunung masih ada gunung”
“Bagaikan ilmu padi, semakin berisi, semakin merunduk”
Baca Selengkapnya...
Kita percaya bahwa di dunia ini tidak ada yang kekal. Demikian halnya kesuksesan. Orang yang berhasil meraih kesuksesan bukan berarti tugasnya selesai. Ia masih harus berusaha mempertahankan kesuksesannya dan memanage hartanya baik-baik. Salah-salah, semua jerih payahnya akan kembali ke titik nol.
Eits..Tunggu dulu. Saya tidak sedang mengajak kita berpikiran negatif atau menjadi si pesimis. Tidak sama sekali. Buang jauh-jauh semua rasa pesimis dan pikiran negatif. Jangan sampai tulisan di atas membuat kita menjadi apatis atau bahkan phobia terhadap kesuksesan.
Artikel kali ini lebih mengajak kita lebih waspada, berhati-hati. Ada bahaya tersembunyi dibalik suatu kesuksesan. Seorang assassin(pembunuh profesional) yang selalu mengarahkan moncong sniper nya ke orang-orang sukses. Sekali tertembak, orang sukses itu hanya tinggal tunggu waktu untuk bangkrut.
Yup. Dialah Mr.Arogansi. Dikenal juga sebagai si sombong, si angkuh, si congkak, si tinggi hati, dll. Dialah pembunuh handal yang menghancurkan orang-orang besar sepanjang sejarah peradaban manusia. Dan setiap ada orang sukses, selalu ada dia yang mengintai.
Sebagai manusia, ketika memiliki sesuatu yang lebih dari orang lain, kemungkinan akan timbul sikap arogansi. Banyak contohnya dalam kehidupan sehari-hari. Orang yang punya jabatan sedikit, sombooong. Kaya sedikit, sombooong. Tokonya sedang ramai sedikit, sombooong, mulai jual mahal terhadap pelanggan. Artis yang tenar sedikit, sombooong, jual mahal terhadap fans. Dll.
Yang jadi persoalan adalah bagaimana kita merespon sikap arogansi yang muncul tersebut. Jangan sampai kesombongan itu membunuh semua kesuksesan yang telah kita bangun susah payah. Banyak raksasa-raksasa bisnis kelas dunia yang tumbang hanya kerena sikap arogansi.
Kesombongan akan membuat kita berhenti berkembang, berhenti belajar, berhenti berinovasi. Stuck di tempat. Mentok. Dan ketika si sombong sedang berhenti di tempat, pesaing-pesaingnya akan menyusulnya dengan cepat, meninggalkannya jauh di belakang. Jadi ingat cerita tentang kura-kura dan kelinci yang lomba lari :)
Sebagai orang yang sedang berjuang mengejar sukses, saya, dan mungkin anda, mari belajar dari yang sudah-sudah. Jangan mengulangi kesalahan orang-orang yang tumbang oleh kesombongannya sendiri. Katakan tidak pada kesombongan dan jangan pernah meremehkan orang lain, siapapun dia. Orang yang rendah hati, saya yakin akan lebih mudah menemukan solusi sukses nya. Dan yang sudah sukses bisa jadi semakin sukses. Dan yang terakhir, orang yang rendah hati itu disukai orang lho..termasuk disukai pelanggan tentunya..hehe :)
Dan saya menutup artikel kali ini dengan pepatah:
“Di atas gunung masih ada gunung”
“Bagaikan ilmu padi, semakin berisi, semakin merunduk”
Baca Selengkapnya...
Rabu, 15 Juli 2009
Melangkah Menuju Cahaya
Hujan turun deras di suatu senja. Seorang pria berusia setengah abad berbadan tegap duduk terpaku menatap tetes-tetes hujan yang mengetuk jendela apartemennya. Di luar sana awan gelap membentang di langit, segelap suasana hati pria tua itu. Kegelapan yang telah menyelimutinya selama ini.
Pikirannya menerawang, menjelajahi dimensi-dimensi waktu. Terbayang masa kecilnya yang berat. Adalah Jay Abrahm yang terlahir dalam keluarga yang hidup pas-pasan, tinmggal di rumah bobrok yang setiap hari melantunkan musik pertengkaran rumah tangga. Sejauh mata memandang, hanya terlihat sudut-sudut kumuh yang terbentang di salah satu sisi di pinggiran kota. Jay menghabiskan masa kecilnya di lingkungan yang sangat keras.
Beranjak remaja, Jay melakoni hidup yang penuh baku hantam. Street fight telah menjadi makanannya. Hari-harinya diwarnai cipratan darah, suara tulang patah, dan teriakan kesakitan. “Bertarung untuk bertahan hidup” demikian semboyannya. Jay mempelajari berbagai jenis beladiri yang dikombinasikan dengan tehnik bertarung jalanan nya sehingga memenangkan hampir setiap pertarungan. Namanya mulai terkenal di lingkungan itu dan ia mulai disegani.
Nama Jay terdengar sampai telinga seorang Manager profesional yang telah memanageri banyak petarung-petarung ternama. Di usia 20-an, Jay mulai memasuki dunia pertarungan profesional. Mengantongi lima sabuk hitam dari lima aliran beladiri serta pengalaman dalam ratusan pertarungan jalanan, Jay tidak sulit melibas lawan-lawannya. Namanya pun meroket dengan cepat. Honornya pun semakin melejit.
Ketenaran Jay bagaikan magnet yang menarik berbagai tawaran iklan. Belum lagi T-shirt berlogo dirinya serta berbagai merchandise lainnya. Bahkan dirinya sering muncul di iklan “Reg (spasi) FIGHT” di televisi. Intinya, sekarang Jay menjadi seorang yang kaya raya. Kemudian ia menikah dan mempunyai seorang putra. Lengkaplah sudah kebahagiaan Jay.
Suatu hari, Jay sedang mengendarai mobil bersama istri dan anaknya. Bahagia rasanya. Sudah lama mereka tidak jalan-jalan bersama karena kesibukan Jay. Di tengah kebahagiaan itu, tiba-tiba sebuah mobil menyerempet mobil mewah Jay. Segerombolan anak muda yang menyetir ugal-ugalan. Kaca spion nya patah.
Ego nya sebagai seorang petarung terbakar. Adrenalin memuncak. Kata-kata istrinya yang menyuruhnya mengalah tidak dihiraukan. Ia bersumpah akan menghancurkan penabrak itu.
Setelah kejar-kejaran beberapa saat, Jay berhasil menyalib mobil penabrak itu. Perkelahian pun tidak terelakkan. Satu per satu pemuda-pemuda berandal itu tumbang. Salah satu pemuda mencabut pistol. Dengan tehnik gun disarm nya, Jay berusaha merebut pistol. “Dor!” Suara letusan pistol diiringi pekik tangis istri Jay. Peluru menembus kaca mobil dan merenggut nyawa satu-satunya putra kesayangan mereka. Enam bulan kemudian,istrinya yang depresi pun bunuh diri. Hilang sudah kebahagiaan Jay.
20 tahun telah berlalu sejak hari itu. Memang karir Jay sebagai petarung profesional tetap cemerlang. Bahkan di hari-hari pensiunnya, Jay telah menjalankan beberapa usaha.
Walaupun demikian, sejak hari itu, Jay tidak lagi mengenal kata bahagia dalam hidupnya. Semua harta itu terasa hambar. Ia selalu dilingkupi kegelapan pekat.
“Seandainya aku bisa menahan ego ku”
“Seandainya aku menuruti saran istriku”
“Seandainya aku bisa merelakan kaca spionku…Bahkan aku bisa membeli 10 mobil seperti itu”
“Seandainya waktu bisa diputar kembali”
“Seandainya malam itu aku tidak lewat sana”
“Seandainya nyawaku bisa ditukar dengan nyawa anakku”
Serentetan kata negatif terus membombardir pikirannya. Menciptakan selubung gelap yang mengikatnya. Bayangan hitam yang telah menghantuinya selama 20 tahun.
Kembali ke masa kini, Jay masih duduk diam, larut dalam pikirannya.
“Tidak, aku tidak boleh begini terus. Cukup sudah penyesalanku. Menyalahkan diri sendiri tidak akan menghidupkan kembali anak dan istriku. Sebagai orang biasa wajar aku berbuat salah.Yang penting sekarang aku berani meninggalkan jejak yang lama. Membuka lembaran baru. Melangkah menuju cahaya. Sekarang saatnya aku memaafkan diriku. Aku memaafkan diriku dengan sepenuh hati. Aku…memaafkan diriku…dengan sepenuh hati. “
Entah dari mana, tiba-tiba Jay mendapat sebuah ilham cemerlang. Gagasan yang menghancurkan segala kegelapan yang telah menyelimutinya selama 20 tahun. Beberapa waktu kemudian, Jay menyisihkan sebagian kekayaannya membangun yayasan sosial untuk anak yatim piatu. Yayasan itu sekarang telah memiliki cabang di berbagai negara.
Cerita tersebut adalah cerita fiktif. Namun dalam hidup ini, kita sering menyalahkan dan menghukum diri sendiri atas kesalahan yang pernah kita lakukan. Hidup adalah pilihan. Kita bisa memilih untuk terbenam dalam rasa bersalah seumur hidup, atau belajar memaafkan diri sendiri. Ketika anda bisa belajar memaafkan diri sendiri, rasanya akan begitu lega…dan bahagia :)
“Sebagai orang biasa wajar aku berbuat salah. Yang penting sekarang aku berani meninggalkan jejak yang lama. Membuka lembaran baru. Melangkah menuju cahaya”
Baca Selengkapnya...
Pikirannya menerawang, menjelajahi dimensi-dimensi waktu. Terbayang masa kecilnya yang berat. Adalah Jay Abrahm yang terlahir dalam keluarga yang hidup pas-pasan, tinmggal di rumah bobrok yang setiap hari melantunkan musik pertengkaran rumah tangga. Sejauh mata memandang, hanya terlihat sudut-sudut kumuh yang terbentang di salah satu sisi di pinggiran kota. Jay menghabiskan masa kecilnya di lingkungan yang sangat keras.
Beranjak remaja, Jay melakoni hidup yang penuh baku hantam. Street fight telah menjadi makanannya. Hari-harinya diwarnai cipratan darah, suara tulang patah, dan teriakan kesakitan. “Bertarung untuk bertahan hidup” demikian semboyannya. Jay mempelajari berbagai jenis beladiri yang dikombinasikan dengan tehnik bertarung jalanan nya sehingga memenangkan hampir setiap pertarungan. Namanya mulai terkenal di lingkungan itu dan ia mulai disegani.
Nama Jay terdengar sampai telinga seorang Manager profesional yang telah memanageri banyak petarung-petarung ternama. Di usia 20-an, Jay mulai memasuki dunia pertarungan profesional. Mengantongi lima sabuk hitam dari lima aliran beladiri serta pengalaman dalam ratusan pertarungan jalanan, Jay tidak sulit melibas lawan-lawannya. Namanya pun meroket dengan cepat. Honornya pun semakin melejit.
Ketenaran Jay bagaikan magnet yang menarik berbagai tawaran iklan. Belum lagi T-shirt berlogo dirinya serta berbagai merchandise lainnya. Bahkan dirinya sering muncul di iklan “Reg (spasi) FIGHT” di televisi. Intinya, sekarang Jay menjadi seorang yang kaya raya. Kemudian ia menikah dan mempunyai seorang putra. Lengkaplah sudah kebahagiaan Jay.
Suatu hari, Jay sedang mengendarai mobil bersama istri dan anaknya. Bahagia rasanya. Sudah lama mereka tidak jalan-jalan bersama karena kesibukan Jay. Di tengah kebahagiaan itu, tiba-tiba sebuah mobil menyerempet mobil mewah Jay. Segerombolan anak muda yang menyetir ugal-ugalan. Kaca spion nya patah.
Ego nya sebagai seorang petarung terbakar. Adrenalin memuncak. Kata-kata istrinya yang menyuruhnya mengalah tidak dihiraukan. Ia bersumpah akan menghancurkan penabrak itu.
Setelah kejar-kejaran beberapa saat, Jay berhasil menyalib mobil penabrak itu. Perkelahian pun tidak terelakkan. Satu per satu pemuda-pemuda berandal itu tumbang. Salah satu pemuda mencabut pistol. Dengan tehnik gun disarm nya, Jay berusaha merebut pistol. “Dor!” Suara letusan pistol diiringi pekik tangis istri Jay. Peluru menembus kaca mobil dan merenggut nyawa satu-satunya putra kesayangan mereka. Enam bulan kemudian,istrinya yang depresi pun bunuh diri. Hilang sudah kebahagiaan Jay.
20 tahun telah berlalu sejak hari itu. Memang karir Jay sebagai petarung profesional tetap cemerlang. Bahkan di hari-hari pensiunnya, Jay telah menjalankan beberapa usaha.
Walaupun demikian, sejak hari itu, Jay tidak lagi mengenal kata bahagia dalam hidupnya. Semua harta itu terasa hambar. Ia selalu dilingkupi kegelapan pekat.
“Seandainya aku bisa menahan ego ku”
“Seandainya aku menuruti saran istriku”
“Seandainya aku bisa merelakan kaca spionku…Bahkan aku bisa membeli 10 mobil seperti itu”
“Seandainya waktu bisa diputar kembali”
“Seandainya malam itu aku tidak lewat sana”
“Seandainya nyawaku bisa ditukar dengan nyawa anakku”
Serentetan kata negatif terus membombardir pikirannya. Menciptakan selubung gelap yang mengikatnya. Bayangan hitam yang telah menghantuinya selama 20 tahun.
Kembali ke masa kini, Jay masih duduk diam, larut dalam pikirannya.
“Tidak, aku tidak boleh begini terus. Cukup sudah penyesalanku. Menyalahkan diri sendiri tidak akan menghidupkan kembali anak dan istriku. Sebagai orang biasa wajar aku berbuat salah.Yang penting sekarang aku berani meninggalkan jejak yang lama. Membuka lembaran baru. Melangkah menuju cahaya. Sekarang saatnya aku memaafkan diriku. Aku memaafkan diriku dengan sepenuh hati. Aku…memaafkan diriku…dengan sepenuh hati. “
Entah dari mana, tiba-tiba Jay mendapat sebuah ilham cemerlang. Gagasan yang menghancurkan segala kegelapan yang telah menyelimutinya selama 20 tahun. Beberapa waktu kemudian, Jay menyisihkan sebagian kekayaannya membangun yayasan sosial untuk anak yatim piatu. Yayasan itu sekarang telah memiliki cabang di berbagai negara.
Cerita tersebut adalah cerita fiktif. Namun dalam hidup ini, kita sering menyalahkan dan menghukum diri sendiri atas kesalahan yang pernah kita lakukan. Hidup adalah pilihan. Kita bisa memilih untuk terbenam dalam rasa bersalah seumur hidup, atau belajar memaafkan diri sendiri. Ketika anda bisa belajar memaafkan diri sendiri, rasanya akan begitu lega…dan bahagia :)
“Sebagai orang biasa wajar aku berbuat salah. Yang penting sekarang aku berani meninggalkan jejak yang lama. Membuka lembaran baru. Melangkah menuju cahaya”
Sabtu, 11 Juli 2009
Visualisasi : Jurus Maut Mencapai Sukses…Hanya Jika Caranya Benar
Visualisasi, sebuah kata yang tidak asing lagi. Apalagi bagi mereka yang penggemar buku-buku tips sukses, motivasi dan pengembangan diri (termasuk saya :p ) . Visualisasi dikatakan sebagai solusi sukses untuk mendukung keberhasilan kita dalam mencapai goal yang kita inginkan. Hal ini diajarkan dalam banyak seminar dan buku-buku tentang kesuksesan. Tapi, bagaimana bila visualisasi tidak bekerja? Bagaimana mengoptimalkan energi visualisasi?
Visualisasi adalah metode menciptakan gambaran/citra dalam pikiran yang biasanya berisi keinginan(atau keadaan yang diinginkan) orang tersebut dengan tujuan merealisasikan keinginannya itu. Asumsinya adalah bahwa apa yang kita pikirkan, itulah yang terwujud. Sebenarnya pikiran manusia memiliki kekuatan dahsyat untuk mewujudkan keinginan-keinginan kita. Visualisasi banyak digunakan dalam berbagai bidang, termasuk dalam mencapai kesuksesan.
Visualisasi telah menjadi hal yang lazim kita temukan dalam berbagai literatur tentang kesuksesan. Bahkan dalam buku the Secret, visualisasi diajarkan sebagai cara untuk mengaktifkan Law of Attraction(LOA) . Banyak orang melakukan visualisasi untuk mencapai kesuksesan dalam hidupnya. Tapi, kenapa banyak orang yang visualisasinya tidak efektif, meskipun banyak juga yang berhasil?
Pertama-tama, kita perlu menyadari bahwa manusia adalah makhluk yang unik. Setiap manusia dilahirkan berbeda-beda. Berbeda sifat, berbeda tingkah laku, berbeda latar belakang, berbeda lingkungannya, berbeda persepsi bahkan berbeda-beda pula mental block nya. Tidak satupun manusia di dunia ini yang sama persis dengan manusia lainnya, sekalipun kembar identik. Jadi, tehnik yang berhasil diterapkan seseorang, tidak ada jaminan mutlak pasti berhasil bila diterapkan oleh orang lainnya.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, kita perlu memperbaiki tehnik visualisasi kita agar mencapai hasil yang maksimal. Berikut beberapa hal yang harus kita perhatikan.
Sebelum Tidur / Baru Bangun
Pikiran manusia terdiri dari pikiran sadar(conscious mind) dan pikiran bawah sadar(subconscious mind). Visualisasi akan efektif bila berhasil masuk ke dalam pikiran bawah sadar kita. Pikiran sadar kita bekerja pada gelombang Beta, sedangkan pikiran bawah sadar bekerja pada gelombang Alpha/Theta. Jadi kita harus lebih dulu merubah gelombang otak kita ke gelombang Alpha/Theta. Bagi hipnoterapist handal, tentu saja hal ini sangat mudah. Lalu bagaimana dengan orang awam seperti kita?
Manfaatkan waktu pada saat akan tidur dan pada saat baru bangun tidur. Di kedua waktu itu, secara alami pikiran kita memasuki gelombang Alpha/Theta . Jadi pikiran kita menjadi sangat sugestif dan apapun yang kita lakukan pada saat itu akan mudah masuk ke pikiran bawah sadar kita tanpa mendapat perlawanan dari pikiran sadar.
Libatkan 5 Indra
Buatlah visualisasi anda terasa sedemikian nyata. Libatkan kelima indra kita. Misal: apa yang terlihat dalam visualisasi tersebut, apakah ada suara-suara yang terdengar(misal: suara kendaraan), bagaimana cuacanya, panas / dingin, dll. Semakin nyata visualisasi anda, semakin besar kemungkinan anda mencapai keberhasilan yang anda visualisasikan tersebut. Jangan lupa masukkan perasaan bahagia.
Pelaku..Bukan Penonton
Dalam visualisasi, tempatkan diri anda sebagai pelaku, bukan sebagai penonton. Misalnya anda sedang mengvisualisasikan kesuksesan. Rasakan anda benar-benar sedang dalam kondisi kesukesan anda dan merasa bahagia, bukan sedang menonton/melihat diri “anda” yang sedang menikmati kesuksesan.
Repetisi
Lakukan visualisasi secara berulang-ulang setiap hari agar membentuk suatu pola dalam pikiran kita. Repetisi/pengulangan akan memperkuat visualisasi tersebut.
Percaya
Percuma melakukan visualisasi apabila anda tidak mempercayai apa yang sedang anda visualisasikan
Bagaimana bila saat melakukan visualisasi, muncul perasaan tidak tenang atau tidak nyaman? Tandanya ada mental block anda yang sedang menolak visualisasi tersebut. Tidak perlu dipaksakan, hentikan visualisasi. Bereskan dulu mental block tersebut lewat terapis atau membaca buku tentang mental block. Salah satu buku bagus tentang mental block adalah “The Secret of Mindset” karangan Adi W Gunawan.
Sekian tips singkat melakukan visualisasi yang optimal. Semoga bermanfaat untuk menemukan solusi sukses anda.
Salam sukses :)
Referensi : hasil membaca beberapa buku dan artikel-artikel tentang hipnoterapi dan NLP
Baca Selengkapnya...
Visualisasi adalah metode menciptakan gambaran/citra dalam pikiran yang biasanya berisi keinginan(atau keadaan yang diinginkan) orang tersebut dengan tujuan merealisasikan keinginannya itu. Asumsinya adalah bahwa apa yang kita pikirkan, itulah yang terwujud. Sebenarnya pikiran manusia memiliki kekuatan dahsyat untuk mewujudkan keinginan-keinginan kita. Visualisasi banyak digunakan dalam berbagai bidang, termasuk dalam mencapai kesuksesan.
Visualisasi telah menjadi hal yang lazim kita temukan dalam berbagai literatur tentang kesuksesan. Bahkan dalam buku the Secret, visualisasi diajarkan sebagai cara untuk mengaktifkan Law of Attraction(LOA) . Banyak orang melakukan visualisasi untuk mencapai kesuksesan dalam hidupnya. Tapi, kenapa banyak orang yang visualisasinya tidak efektif, meskipun banyak juga yang berhasil?
Pertama-tama, kita perlu menyadari bahwa manusia adalah makhluk yang unik. Setiap manusia dilahirkan berbeda-beda. Berbeda sifat, berbeda tingkah laku, berbeda latar belakang, berbeda lingkungannya, berbeda persepsi bahkan berbeda-beda pula mental block nya. Tidak satupun manusia di dunia ini yang sama persis dengan manusia lainnya, sekalipun kembar identik. Jadi, tehnik yang berhasil diterapkan seseorang, tidak ada jaminan mutlak pasti berhasil bila diterapkan oleh orang lainnya.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, kita perlu memperbaiki tehnik visualisasi kita agar mencapai hasil yang maksimal. Berikut beberapa hal yang harus kita perhatikan.
Sebelum Tidur / Baru Bangun
Pikiran manusia terdiri dari pikiran sadar(conscious mind) dan pikiran bawah sadar(subconscious mind). Visualisasi akan efektif bila berhasil masuk ke dalam pikiran bawah sadar kita. Pikiran sadar kita bekerja pada gelombang Beta, sedangkan pikiran bawah sadar bekerja pada gelombang Alpha/Theta. Jadi kita harus lebih dulu merubah gelombang otak kita ke gelombang Alpha/Theta. Bagi hipnoterapist handal, tentu saja hal ini sangat mudah. Lalu bagaimana dengan orang awam seperti kita?
Manfaatkan waktu pada saat akan tidur dan pada saat baru bangun tidur. Di kedua waktu itu, secara alami pikiran kita memasuki gelombang Alpha/Theta . Jadi pikiran kita menjadi sangat sugestif dan apapun yang kita lakukan pada saat itu akan mudah masuk ke pikiran bawah sadar kita tanpa mendapat perlawanan dari pikiran sadar.
Libatkan 5 Indra
Buatlah visualisasi anda terasa sedemikian nyata. Libatkan kelima indra kita. Misal: apa yang terlihat dalam visualisasi tersebut, apakah ada suara-suara yang terdengar(misal: suara kendaraan), bagaimana cuacanya, panas / dingin, dll. Semakin nyata visualisasi anda, semakin besar kemungkinan anda mencapai keberhasilan yang anda visualisasikan tersebut. Jangan lupa masukkan perasaan bahagia.
Pelaku..Bukan Penonton
Dalam visualisasi, tempatkan diri anda sebagai pelaku, bukan sebagai penonton. Misalnya anda sedang mengvisualisasikan kesuksesan. Rasakan anda benar-benar sedang dalam kondisi kesukesan anda dan merasa bahagia, bukan sedang menonton/melihat diri “anda” yang sedang menikmati kesuksesan.
Repetisi
Lakukan visualisasi secara berulang-ulang setiap hari agar membentuk suatu pola dalam pikiran kita. Repetisi/pengulangan akan memperkuat visualisasi tersebut.
Percaya
Percuma melakukan visualisasi apabila anda tidak mempercayai apa yang sedang anda visualisasikan
Bagaimana bila saat melakukan visualisasi, muncul perasaan tidak tenang atau tidak nyaman? Tandanya ada mental block anda yang sedang menolak visualisasi tersebut. Tidak perlu dipaksakan, hentikan visualisasi. Bereskan dulu mental block tersebut lewat terapis atau membaca buku tentang mental block. Salah satu buku bagus tentang mental block adalah “The Secret of Mindset” karangan Adi W Gunawan.
Sekian tips singkat melakukan visualisasi yang optimal. Semoga bermanfaat untuk menemukan solusi sukses anda.
Salam sukses :)
Referensi : hasil membaca beberapa buku dan artikel-artikel tentang hipnoterapi dan NLP
Baca Selengkapnya...
Sabtu, 04 Juli 2009
Hey…Kau Salah! Aku yang Benar!!
Skenario:
Ada dua orang anak SMA. Badoe dan Boedi namanya. Keduanya adalah sahabat karib. Mereka telah berteman sejak SD. Suatu hari ada seorang cewek yang lewat di depan mereka.
Badoe : Eh, bro… Tuh cewek boleh juga. Seksi amat.
Boedi : Mana? Mana?
Badoe : Itu tuh..Yang itu
Boedi : Yee..Katarak kali loe.. Itu sih bukan seksi tapi gendut.
Badoe : Sembarang! Dimana-mana kalo cowok liat cewek kayak gitu pasti bilangnya
Seksi. Aneh loe.
Boedi : Ah..Nggak!! Jelas-jelas gendut gitu kok.
Badoe : Selera loe aneh deh. Jangan-jangan loe gak normal!
Boedi : Eh..Jangan sembarang ngomong ya! Jaga tuh mulut!!
Badoe : Koq nyolot sih!!
Boedi : @ * % % # & %$#(censored :p )
Badoe : * %%% !!! $%@# (censored :p )
Emosi kedua orang itu sudah memuncak. Adu mulut berlanjut ke konfrontasi fisik. Badoe yang jago Aikido bertarung sengit dengan Boedi sang pendekar Wushu. Dalam satu kesempatan, Badoe berhasil membanting Boedi. Tidak mau kalah, Boedi merebut sapu dari tangan mas Poer, tukang bersih-bersih sekolah. Sapu itu dipatahkan ujungnya dan dijadikan senjata toya. Pada sabetan ke-5, Boedi berhasil memukul kepala Badoe.
Badoe tumbang, terkapar tidak sadarkan diri. Darah berceceran. Terdengar sirine mobil polisi dan ambulance yang saling bersahut-sahutan. Badoe masuk ICU karena mengalami gegar otak ringan. Boedi dituntut orang tua Badoe dan akhirnya dipenjara. Dan kedua-dua nya dikeluarkan dari sekolah. Ending yang mengenaskan :)
Anda yang membaca mungkin akan geleng-geleng kepala. Konyol. Dua orang telah rusak masa depannya hanya karena meributkan hal yang tidak penting. Masalah seksi-tidak seksi itu kembali pada selera masing-masing kan. Dari zaman purba sampai zaman digital, yang namanya selera orang itu ya gak mungkin semuanya sama – dan memang tidak harus sama :)
Contoh fiktif di atas tidak jarang terjadi di kehidupan nyata. Bahkan lebih parah. Lihat di berita-berita kriminal. Berapa orang yang tega melenyapkan nyawa orang lain hanya karena perbedaan pendapat yang sepele. Hal-hal yang sebenarnya tidak perlu diributkan.
Apa sih penyebabnya? Semuanya hanya kerena “Kau Salah! Aku yang Benar!!” kan. Semuanya merasa yang paling benar, semuanya ingin orang lain mengikuti kata-katanya. Dan jujur, saya sendiri pun tidak jarang seperti itu.
Toleransi. Kata yang mudah diucapkan tapi tidak banyak yang mempraktekkan. Ketika kita berhenti berpikir “Kau Salah! Aku yang Benar!!” , digantikan dengan “Benar Untukku, Belum Tentu Benar Untuknya“ , kita bisa lebih toleran terhadap perbedaan pendapat. Kita akan belajar untuk melihat dari kacamata / sudut pandang orang lain. Dengan demikian, banyak kasus ribut “gak penting” yang bisa dihindari. Dan kita akan hidup lebih bahagia :)
Bagaimana pendapat anda ? :)
Baca Selengkapnya...
Ada dua orang anak SMA. Badoe dan Boedi namanya. Keduanya adalah sahabat karib. Mereka telah berteman sejak SD. Suatu hari ada seorang cewek yang lewat di depan mereka.
Badoe : Eh, bro… Tuh cewek boleh juga. Seksi amat.
Boedi : Mana? Mana?
Badoe : Itu tuh..Yang itu
Boedi : Yee..Katarak kali loe.. Itu sih bukan seksi tapi gendut.
Badoe : Sembarang! Dimana-mana kalo cowok liat cewek kayak gitu pasti bilangnya
Seksi. Aneh loe.
Boedi : Ah..Nggak!! Jelas-jelas gendut gitu kok.
Badoe : Selera loe aneh deh. Jangan-jangan loe gak normal!
Boedi : Eh..Jangan sembarang ngomong ya! Jaga tuh mulut!!
Badoe : Koq nyolot sih!!
Boedi : @ * % % # & %$#(censored :p )
Badoe : * %%% !!! $%@# (censored :p )
Emosi kedua orang itu sudah memuncak. Adu mulut berlanjut ke konfrontasi fisik. Badoe yang jago Aikido bertarung sengit dengan Boedi sang pendekar Wushu. Dalam satu kesempatan, Badoe berhasil membanting Boedi. Tidak mau kalah, Boedi merebut sapu dari tangan mas Poer, tukang bersih-bersih sekolah. Sapu itu dipatahkan ujungnya dan dijadikan senjata toya. Pada sabetan ke-5, Boedi berhasil memukul kepala Badoe.
Badoe tumbang, terkapar tidak sadarkan diri. Darah berceceran. Terdengar sirine mobil polisi dan ambulance yang saling bersahut-sahutan. Badoe masuk ICU karena mengalami gegar otak ringan. Boedi dituntut orang tua Badoe dan akhirnya dipenjara. Dan kedua-dua nya dikeluarkan dari sekolah. Ending yang mengenaskan :)
Anda yang membaca mungkin akan geleng-geleng kepala. Konyol. Dua orang telah rusak masa depannya hanya karena meributkan hal yang tidak penting. Masalah seksi-tidak seksi itu kembali pada selera masing-masing kan. Dari zaman purba sampai zaman digital, yang namanya selera orang itu ya gak mungkin semuanya sama – dan memang tidak harus sama :)
Contoh fiktif di atas tidak jarang terjadi di kehidupan nyata. Bahkan lebih parah. Lihat di berita-berita kriminal. Berapa orang yang tega melenyapkan nyawa orang lain hanya karena perbedaan pendapat yang sepele. Hal-hal yang sebenarnya tidak perlu diributkan.
Apa sih penyebabnya? Semuanya hanya kerena “Kau Salah! Aku yang Benar!!” kan. Semuanya merasa yang paling benar, semuanya ingin orang lain mengikuti kata-katanya. Dan jujur, saya sendiri pun tidak jarang seperti itu.
Toleransi. Kata yang mudah diucapkan tapi tidak banyak yang mempraktekkan. Ketika kita berhenti berpikir “Kau Salah! Aku yang Benar!!” , digantikan dengan “Benar Untukku, Belum Tentu Benar Untuknya“ , kita bisa lebih toleran terhadap perbedaan pendapat. Kita akan belajar untuk melihat dari kacamata / sudut pandang orang lain. Dengan demikian, banyak kasus ribut “gak penting” yang bisa dihindari. Dan kita akan hidup lebih bahagia :)
Bagaimana pendapat anda ? :)
Baca Selengkapnya...
Rabu, 01 Juli 2009
Transformer = Keajaiban Word of Mouth Marketing
Orang yang berhubungan dengan penjualan tentu tidak asing lagi mendengar kata word of mouth marketing. Sebuah jurus pamungkas yang sangat ampuh dalam “ilmu beladiri” marketing. Kali ini, kita akan melihat kehebatan word of mouth marketing lewat kejadian nyata yang saya alami.
Seminggu belakangan, lagi hangat-hangatnya film Transformer. Bagi yang belum tahu, transformer adalah film tentang sekumpulan robot raksasa yang menyamar dalam bentuk kendaraan biasa untuk melindungi bumi.
Pertama kali saya mengenal Transformer adalah pada saat kecil dalam versi animasinya. Sejak kecil, saya tidak pernah suka dengan film itu. Bahkan pada saat Transformer dibuat versi film nya sekitar 1 tahun yang lalu, saya sedikit pun tidak tertarik untuk menontonnya.
Pada akhir Juni, film Transformer 2 rilis di bioskop-bioskop. Sambutannya begitu baik. Awalnya saya masih tidak begitu peduli. Tapi di facebook, banyak sekali teman yang membahas film transformer. Beberapa teman facebook malah menyarankan menonton film itu. Begitu pula teman-teman di kampus sibuk membicarakan film itu. Bahkan teman saya sempat kehabisan tiket.
Oke, saya penasaran. Bahkan mulai sedikit tertarik. Akhirnya, hari Minggu, 28 Juni 2009, saya memutuskan untuk nonton bersama teman-teman saya. Di awal-awal film, saya sudah mulai “masuk“ ke dalam ceritanya. Dan film berdurasi dua jam lebih itu berhasil membuat saya sangat puas.
Pertama, film itu adalah kombinasi dari komedi yang mengocok perut, ditambah unsur romantis, adegan mengharukan dan action yang seru dan menegangkan yang akan memompa adrenalin anda . Pokoknya komplit deh. Lalu, visual effect nya sungguh sempurna ,tampak begitu nyata. Durasi yang cukup panjang tidak membuat bosan, malah berharap durasinya bisa lebih panjang lagi. Dan satu poin pluis dari saya, koreografinya yang bagus. Jika di film-film lain, ketika ada adegan pertarungan robot raksasa, akan terlihat asal pukul gak jelas. Dalam film ini, robot-robot nya bertarung dalam koreografi ala beladiri yang mempesona.
Dua jam lebih berlalu dengan cepat. Film nya berakhir dan saya keluar dengan senyuman di wajah. Benar-benar puas. Dan saya yakin penonton lain juga merasa puas dengan film itu. Dan saya tidak ragu untuk merekomendasikan film itu secara sukarela :)
Dan kita telah melihat keajaiban word of mouth marketing. Orang yang tadinya tidak suka transformer, bisa menonton karena rekomendasi teman dan film tersebut menjadi bahan pembicaraan. Setelah menonton ia merasa puas. Kemudian ia siap merekomendasikannya kepada orang lain.
Seperti kita tahu, sebagus apapun suatu iklan dibuat, masih sulit untuk menandingi word of mouth marketing alias ‘promosi dari mulut ke mulut’. Hal ini menjadi masukan bagaimana caranya memuaskan customer kita sehingga ia benar-benar puas dan terjadi word of mouth marketing. Penjual untung, pelanggan, pelanggan puas. Sama-sama untung. Kondisi yang paling ideal bukan? :)
Akhirnya saya merekomendasikan anda untuk menonton “Transformer 2” di bioskop terdekat. Cocok untuk anda yang suka film komedi, romantis, dan action dalam satu paket. Sangat menghibur. Pokok nya top banget deh :)
Baca Selengkapnya...
Seminggu belakangan, lagi hangat-hangatnya film Transformer. Bagi yang belum tahu, transformer adalah film tentang sekumpulan robot raksasa yang menyamar dalam bentuk kendaraan biasa untuk melindungi bumi.
Pertama kali saya mengenal Transformer adalah pada saat kecil dalam versi animasinya. Sejak kecil, saya tidak pernah suka dengan film itu. Bahkan pada saat Transformer dibuat versi film nya sekitar 1 tahun yang lalu, saya sedikit pun tidak tertarik untuk menontonnya.
Pada akhir Juni, film Transformer 2 rilis di bioskop-bioskop. Sambutannya begitu baik. Awalnya saya masih tidak begitu peduli. Tapi di facebook, banyak sekali teman yang membahas film transformer. Beberapa teman facebook malah menyarankan menonton film itu. Begitu pula teman-teman di kampus sibuk membicarakan film itu. Bahkan teman saya sempat kehabisan tiket.
Oke, saya penasaran. Bahkan mulai sedikit tertarik. Akhirnya, hari Minggu, 28 Juni 2009, saya memutuskan untuk nonton bersama teman-teman saya. Di awal-awal film, saya sudah mulai “masuk“ ke dalam ceritanya. Dan film berdurasi dua jam lebih itu berhasil membuat saya sangat puas.
Pertama, film itu adalah kombinasi dari komedi yang mengocok perut, ditambah unsur romantis, adegan mengharukan dan action yang seru dan menegangkan yang akan memompa adrenalin anda . Pokoknya komplit deh. Lalu, visual effect nya sungguh sempurna ,tampak begitu nyata. Durasi yang cukup panjang tidak membuat bosan, malah berharap durasinya bisa lebih panjang lagi. Dan satu poin pluis dari saya, koreografinya yang bagus. Jika di film-film lain, ketika ada adegan pertarungan robot raksasa, akan terlihat asal pukul gak jelas. Dalam film ini, robot-robot nya bertarung dalam koreografi ala beladiri yang mempesona.
Dua jam lebih berlalu dengan cepat. Film nya berakhir dan saya keluar dengan senyuman di wajah. Benar-benar puas. Dan saya yakin penonton lain juga merasa puas dengan film itu. Dan saya tidak ragu untuk merekomendasikan film itu secara sukarela :)
Dan kita telah melihat keajaiban word of mouth marketing. Orang yang tadinya tidak suka transformer, bisa menonton karena rekomendasi teman dan film tersebut menjadi bahan pembicaraan. Setelah menonton ia merasa puas. Kemudian ia siap merekomendasikannya kepada orang lain.
Seperti kita tahu, sebagus apapun suatu iklan dibuat, masih sulit untuk menandingi word of mouth marketing alias ‘promosi dari mulut ke mulut’. Hal ini menjadi masukan bagaimana caranya memuaskan customer kita sehingga ia benar-benar puas dan terjadi word of mouth marketing. Penjual untung, pelanggan, pelanggan puas. Sama-sama untung. Kondisi yang paling ideal bukan? :)
Akhirnya saya merekomendasikan anda untuk menonton “Transformer 2” di bioskop terdekat. Cocok untuk anda yang suka film komedi, romantis, dan action dalam satu paket. Sangat menghibur. Pokok nya top banget deh :)
Baca Selengkapnya...
Kamis, 25 Juni 2009
My 20'th Birthday ^_^
Tidak terasa usiaku telah mencapai angka 20.
Semoga di usia yang semakin bertambah ini, aku berharap bisa menjadi pribadi yang lebih matang n dewasa.
Semoga aku semakin dekat dengan kesuksesan..
Semoga aku bisa kaya di usia muda :p
Semoga aku meraih sukses dalam bisnis online..dan juga bisnis offline nantinya..
Semoga bisa menjadi expert dalam martial arts..
Semoga aku bisa mengalami kemajuan yang lebih pesat dalam setiap aspek hidupku..
Semoga semua impian-impianku bisa terwujud..
Dan semoga aku bisa memberikan manfaat bagi orang lain.. ^_^
Dengan doa, semangat, dan yang terpenting usaha, aku YAKIN dan PERCAYA semua harapanku PASTI bisa terwujud.
Semangat!!! ^_^
Baca Selengkapnya...
Semoga di usia yang semakin bertambah ini, aku berharap bisa menjadi pribadi yang lebih matang n dewasa.
Semoga aku semakin dekat dengan kesuksesan..
Semoga aku bisa kaya di usia muda :p
Semoga aku meraih sukses dalam bisnis online..dan juga bisnis offline nantinya..
Semoga bisa menjadi expert dalam martial arts..
Semoga aku bisa mengalami kemajuan yang lebih pesat dalam setiap aspek hidupku..
Semoga semua impian-impianku bisa terwujud..
Dan semoga aku bisa memberikan manfaat bagi orang lain.. ^_^
Dengan doa, semangat, dan yang terpenting usaha, aku YAKIN dan PERCAYA semua harapanku PASTI bisa terwujud.
Semangat!!! ^_^
Baca Selengkapnya...
Rabu, 24 Juni 2009
Ada Penjara Dalam Kepalaku !!!
Ketika membaca kata "penjara" mungkin yang terbayang dalam pikiran kita adalah sebuah sel tahanan. Sebuah ruangan sempit yang dikelilingi jeruji besi. Sebuah ruangan yang menghalangi kita untuk keluar dan membelenggu kita. Lalu apa hubungannya dengan kepala? Bagaimana bisa ada penjara dalam kepala kita?
Dalam artikel kali ini saya akan membahas tentang mental block. Sebelum berbicara banyak tentang mental block, kita perlu memahami dulu apa yang dimaksud "belief". Belief secara sederhana dapat diartikan sebagai segala sesuatu yang kita percayai atau yang kita anggap sebagai kebenaran. Belief ini cakupannya sangat luas, mulai dari fakta-fakta umum, persepsi, konsep benar-salah, keyakinan terhadap ajaran agama, prinsip hidup, budaya/tradisi, mitos/tahayul yang anda percayai, dll. Termasuk juga keyakinan bahwa "Matahari terbit dari timur" sampai "menabrak kucing akan membawa sial" juga termasuk belief.
Lalu apa itu mental block? Mental block atau penjara mental adalah belief yang bersifat negatif yang menghambat kita dalam mencapai keberhasilan yang kita inginkan.Belief negatif ini bisa berasal dari keluarga, teman, leingkungan sosial, pengalaman pribadi, dll. Akhirnya mental block ini ter-install dalam pikiran bawah sadar kita. Kemudian mental block akan berusaha mensabotase segala upaya kita dalam mencapai keberhasilan, apabila dianggap bertentangan dengan mental block tersebut.
Contoh:
Pak Budi adalah seorang wirausahawan. Ia membuka usaha digital printing. Sudah 6 tahun usahanya berjalan, bukannya tambah maju malah beberapa kali hampir bangkrut. Segala upaya telah ia tempuh untuk memajukan usahanya. Ia membaca berbagai buku bisnis, buku motivasi, menghadiri berbagai seminar. Ia juga mencoba berpikiran positif, namun setiap kali ia mencoba malah muncul perasaan tidak nyaman dalam hatinya.
Akhirnya pak Budi memutuskan untuk diterapi oleh seorang hipnoterapis terkenal di daerahnya. Pada saat terapi, ditemukan sebuah mental block yang menjadi akar permasalahan pak Budi. Pada masa kecilnya pak Budi hidup di keluarga yang cukup kaya. Namun orangtua nya sering bertengkar karena masalah uang. Belum lagi saudara-saudara dari ayahnya pak Budi yang sering ribut masalah warisan. Akhirnya dalam pikiran bawah sadar Budi kecil, terbentuk mental block "Uang adalah sumber penderitaan" yang terbawa hingga ia dewasa. Mental block tersebut berupaya dengan segala cara untuk menghambat kesuksesan pak Budi karena menganggap "Uang adalah sumber penderitaan" dan "Bila saya banyak uang, saya akan menderita"
Oleh si hipnoterapis, mental block tersebut dihilangkan dan diganti dengan belief yang positif yang mendukung kesuksesan pak Budi. Hasilnya luar biasa. Dalam 2 bulan, usaha digital printing pak Budi telah maju pesat. Bahkan ia telah bersiap-siap membuka cabang baru.
Contoh di atas, walaupun fiktif, namun sering juga terjadi dalam kehidupan nyata. Seperti yang kita ketahui, pikiran memiliki kekuatan yang dahsyat yang mampu mempengaruhi hidup seseorang. Pikiran akan menghasilkan tindakan, tindakan akan menciptakan hasil. Belief-belief negatif tentunya akan membawa hasil negatif pula. Bila mental block tidak dibereskan, maka akan menghambat kita untuk menemukan solusi sukses dan meraih tujuan yang kita inginkan.
Lalu bagaimana cara mengatasi mental block? Ada banyak tehnik untuk mengatasi mental block. Tehnik yang digunakan antara lain hipnoterapi, visualisasi, NLP, EFT, dan lain-lain.Saya membaca sebuah buku bagus yang membahas tentang hal ini. Buku "The Secret of Mindset" karangan Adi W Gunawan. Anda bisa mencari buku tersebut di toko buku terdekat atau membaca artikel-artikel yang berhubungan dengan mental block di situs pengarangnya.
Baca Selengkapnya...
Dalam artikel kali ini saya akan membahas tentang mental block. Sebelum berbicara banyak tentang mental block, kita perlu memahami dulu apa yang dimaksud "belief". Belief secara sederhana dapat diartikan sebagai segala sesuatu yang kita percayai atau yang kita anggap sebagai kebenaran. Belief ini cakupannya sangat luas, mulai dari fakta-fakta umum, persepsi, konsep benar-salah, keyakinan terhadap ajaran agama, prinsip hidup, budaya/tradisi, mitos/tahayul yang anda percayai, dll. Termasuk juga keyakinan bahwa "Matahari terbit dari timur" sampai "menabrak kucing akan membawa sial" juga termasuk belief.
Lalu apa itu mental block? Mental block atau penjara mental adalah belief yang bersifat negatif yang menghambat kita dalam mencapai keberhasilan yang kita inginkan.Belief negatif ini bisa berasal dari keluarga, teman, leingkungan sosial, pengalaman pribadi, dll. Akhirnya mental block ini ter-install dalam pikiran bawah sadar kita. Kemudian mental block akan berusaha mensabotase segala upaya kita dalam mencapai keberhasilan, apabila dianggap bertentangan dengan mental block tersebut.
Contoh:
Pak Budi adalah seorang wirausahawan. Ia membuka usaha digital printing. Sudah 6 tahun usahanya berjalan, bukannya tambah maju malah beberapa kali hampir bangkrut. Segala upaya telah ia tempuh untuk memajukan usahanya. Ia membaca berbagai buku bisnis, buku motivasi, menghadiri berbagai seminar. Ia juga mencoba berpikiran positif, namun setiap kali ia mencoba malah muncul perasaan tidak nyaman dalam hatinya.
Akhirnya pak Budi memutuskan untuk diterapi oleh seorang hipnoterapis terkenal di daerahnya. Pada saat terapi, ditemukan sebuah mental block yang menjadi akar permasalahan pak Budi. Pada masa kecilnya pak Budi hidup di keluarga yang cukup kaya. Namun orangtua nya sering bertengkar karena masalah uang. Belum lagi saudara-saudara dari ayahnya pak Budi yang sering ribut masalah warisan. Akhirnya dalam pikiran bawah sadar Budi kecil, terbentuk mental block "Uang adalah sumber penderitaan" yang terbawa hingga ia dewasa. Mental block tersebut berupaya dengan segala cara untuk menghambat kesuksesan pak Budi karena menganggap "Uang adalah sumber penderitaan" dan "Bila saya banyak uang, saya akan menderita"
Oleh si hipnoterapis, mental block tersebut dihilangkan dan diganti dengan belief yang positif yang mendukung kesuksesan pak Budi. Hasilnya luar biasa. Dalam 2 bulan, usaha digital printing pak Budi telah maju pesat. Bahkan ia telah bersiap-siap membuka cabang baru.
Contoh di atas, walaupun fiktif, namun sering juga terjadi dalam kehidupan nyata. Seperti yang kita ketahui, pikiran memiliki kekuatan yang dahsyat yang mampu mempengaruhi hidup seseorang. Pikiran akan menghasilkan tindakan, tindakan akan menciptakan hasil. Belief-belief negatif tentunya akan membawa hasil negatif pula. Bila mental block tidak dibereskan, maka akan menghambat kita untuk menemukan solusi sukses dan meraih tujuan yang kita inginkan.
Lalu bagaimana cara mengatasi mental block? Ada banyak tehnik untuk mengatasi mental block. Tehnik yang digunakan antara lain hipnoterapi, visualisasi, NLP, EFT, dan lain-lain.Saya membaca sebuah buku bagus yang membahas tentang hal ini. Buku "The Secret of Mindset" karangan Adi W Gunawan. Anda bisa mencari buku tersebut di toko buku terdekat atau membaca artikel-artikel yang berhubungan dengan mental block di situs pengarangnya.
Baca Selengkapnya...
Rabu, 17 Juni 2009
Click
Bukan…Bukan artikel tentang Paid Per Click. Oh, kalo gitu pasti tentang Paid To Click? Bukan juga. Apalagi Clickbank, tidak ada hubungannya. Juga bukan bisnis online jenis baru. Jadi tentang apa dunk? Silahkan membaca lebih lanjut. :)
Beberapa hari yang lalu saya menonton sebuah film yang menarik. Sebuah film yang ditayangkan trans TV berjudul “Click” . Film ini sangat menarik, karena selain lucu dan menghibur, juga tersirat pesan moral yang sangat penting.
Adalah Michael (diperankan Adam Sandler), seorang arsitek berbakat yang sayangnya menduduki jabatan rendah pada perusahaan tempatnya bekerja. Ia memiliki mimpi untuk mengapaai kesuksesan dalam kariernya.Michael memiliki keluarga yang bahagia. Seorang istri yang cantik yang selalu mencintainya, serta dua anak, seorang putra dan seorang putri . Selain itu, masih ada kedua orang tua Michael yang sangat menyayanginya.
Michael bekerja keras agar bos nya mempromosikannya ke jabatan yang lebih tinggi. Sehari-hari ia sibuk bekerja sehingga keluarganya sering terabaikan. Berkali-kali ia membatalkan rencana liburan keluarga karena alasan pekerjaan. Namun sang istri masih berusaha memakluminya.
Suatu hari, Michael bertemu seorang pria misterius yang memberinya sebuah remote control. Bukan sembarang remote. Remote ajaib yang bisa mengendalikan apapun hanya dengan sekali “click” . Dimulailah petualangan Michael dengan remote ajaibnya yang membuahkan kejadian-kejadian lucu.
Meskipun Michael telah bekerja keras, ia tidak kunjung naik jabatan juga. Hal ini menimbulkan stress sehingga rumah tangga nya mulai diwarnai pertengkaran. Karena tidak ingin pusing, setiap akan bertengkar, Michael menekan tombol fast forward(tombol untuk mempercepat/melompati bagian film yang tidak ingin kita tonton) pada remote ajaibnya, dan ia pun langsung melompati waktu hingga saat istrinya telah selesai marah. Jadi ia tidak perlu mendengar omelan istrinya. Lama-lama, ini menjadi kebiasaan. Setiap mengalami hal yang tidak menyenangkan, ia langsung menekan fast forward dan melompati kejadian tidak mengenakkan tersebut.
Setiap kali ia menekan fast forward, pikirannya akan melompati waktu, sedangkan tubuhnya tetap ada di tempat dan berada dalam kondisi setengah sadar. Bagi orang yang melihatnya, akan terlihat seperti “robot” yang tidak tidak punya emosi dan hanya bisa berbicara satu-dua kata saja. Setelah selesai melompati momen tidak menyenangkan itu, barulah kesadarannya kembali.
Karena tidak sabar, Michael memutuskan “melompat” ke momen ketika ia telah dipromosikan ke jabatan yang lebih tinggi. Dan ternyata ia telah melompati satu tahun. Banyak hal yang telah ia lewatkan selama satu tahun itu.
Sialnya lagi, remote ajaib itu menjadi semakin tidak terkendali. Remote itu secara otomatis membuat Michael “melompat” walaupun ia tidak menekan tombol fast forward. Setiap kali ada hal yang tidak menyenangkan sekecil apapun, remote itu otomatis membuatnya melompati waktu…lagi dan lagi.
Tiba-tiba, ia telah melompat ke 6 tahun kemudian. Istrinya tidak tahan lagi dengan suami yang bertingkah seperti “robot”, menceraikannya dan menikah dengan pria lain. Michael terkejut mendapati kenyataan itu. Terjadi sedikit pertengkaran dan remote itu langsung membuatnya ‘melompati waktu’ lagi.
Melompati tahun demi tahun… Michael berhasil menjadi CEO dari perusahaan tempatnya bekerja dulu. Rumah mewah, mobil mewah, semua kemewahan telah ia miliki. Inilah mimpinya sejak dulu. Mimpinya telah tercapai.
Mimpi yang dibayar dengan harga yang sangat mahal. Ia berhasil mendapat kekayaan dan kesuksesan, tapi ia kehilangan keluarganya. Bercerai dengan istrinya. Tidak sempat melihat anaknya beranjak dewasa. Bahkan, karena sibuk dengan pekerjaannya, Michael sempat menolak dengan kasar saat ayahnya yang telah semakin tua mengajaknya pergi jalan-jalan bersama keluarga. Ternyata itu adalah kali terakhir ia bertemu dengan ayahnya. Pada “lompatan” berikutnya ia mendapati ayahnya telah meninggal karena sakit dan usia tua.
Sekali lompatan lagi, ia telah berada di hari pernikahan putranya. Di tengah acara, Michael yang telah menjadi pria tua, tiba-tiba sakit jantungnya kumat. Ia segera dilarikan ke rumah sakit. Di kamar rumah sakit, ia sadar umurnya tidak akan lama lagi. Sebelum ia “melompati waktu” lagi, ia harus menyampaikan pesan terakhirnya kepada anaknya. Jangan sampai anaknya mengulangi kesalahan yang sama seperti dirinya. Ia mencabut alat bantu pernapasan dan alat-alat yang menyokong hidupnya, bergegas berlari keluar rumah sakit, mengejar anaknya yang sedang naik ke mobil, ingin pulang. Michael tidak kuat lagi dan terjatuh. Ajalnya telah dekat. Dikelilingi keluarganya, dengan terbata-bata ia menyampaikan pesan terakhir kepada anaknya …”Family come first…”
Selesai? Belum. Bagaimana endingnya? Silahkan ditonton sendiri filmya. Dapatkan DVD nya di toko-toko terdekat :p .Dijamin tidak nyesal :)
Film “Click” ini, selain lucu dan menghibur, juga memberikan pesan moral yang penting. Pesan moralnya antara lain:
Jangan Suka “Melompat”
Hidup tidak luput dari masalah. Siapapun manusia di dunia ini pasti punya masalah. Kita tidak bisa terus “melompat”(baca: melarikan diri) dari masalah yang menimpa kita. Selesaikanlah masalah yang memang harus diselesaikan.
Tak ada yang Abadi
Semua mahluk yang hidup di dunia ini pasti akan tua dan mati. Orangtua kita juga tidak akan hidup selamanya. Bahagiakanlah mereka selagi sempat. Jangan sampai ada penyesalan yang amat sangat di kemudian hari.
Family Come First
Dahulukan keluarga. Boleh mengejar mimpi, tapi jangan sampai mengorbankan keluarga. Setinggi apapun kesuksesan, sebanyak apapun kekayaan, keluarga tetap lebih berharga. Mengejar mimpi dan kehidupan keluarga harus berjalan seimbang :)
Family come first… :)
Salam sukses :)
Baca Selengkapnya...
Beberapa hari yang lalu saya menonton sebuah film yang menarik. Sebuah film yang ditayangkan trans TV berjudul “Click” . Film ini sangat menarik, karena selain lucu dan menghibur, juga tersirat pesan moral yang sangat penting.
Adalah Michael (diperankan Adam Sandler), seorang arsitek berbakat yang sayangnya menduduki jabatan rendah pada perusahaan tempatnya bekerja. Ia memiliki mimpi untuk mengapaai kesuksesan dalam kariernya.Michael memiliki keluarga yang bahagia. Seorang istri yang cantik yang selalu mencintainya, serta dua anak, seorang putra dan seorang putri . Selain itu, masih ada kedua orang tua Michael yang sangat menyayanginya.
Michael bekerja keras agar bos nya mempromosikannya ke jabatan yang lebih tinggi. Sehari-hari ia sibuk bekerja sehingga keluarganya sering terabaikan. Berkali-kali ia membatalkan rencana liburan keluarga karena alasan pekerjaan. Namun sang istri masih berusaha memakluminya.
Suatu hari, Michael bertemu seorang pria misterius yang memberinya sebuah remote control. Bukan sembarang remote. Remote ajaib yang bisa mengendalikan apapun hanya dengan sekali “click” . Dimulailah petualangan Michael dengan remote ajaibnya yang membuahkan kejadian-kejadian lucu.
Meskipun Michael telah bekerja keras, ia tidak kunjung naik jabatan juga. Hal ini menimbulkan stress sehingga rumah tangga nya mulai diwarnai pertengkaran. Karena tidak ingin pusing, setiap akan bertengkar, Michael menekan tombol fast forward(tombol untuk mempercepat/melompati bagian film yang tidak ingin kita tonton) pada remote ajaibnya, dan ia pun langsung melompati waktu hingga saat istrinya telah selesai marah. Jadi ia tidak perlu mendengar omelan istrinya. Lama-lama, ini menjadi kebiasaan. Setiap mengalami hal yang tidak menyenangkan, ia langsung menekan fast forward dan melompati kejadian tidak mengenakkan tersebut.
Setiap kali ia menekan fast forward, pikirannya akan melompati waktu, sedangkan tubuhnya tetap ada di tempat dan berada dalam kondisi setengah sadar. Bagi orang yang melihatnya, akan terlihat seperti “robot” yang tidak tidak punya emosi dan hanya bisa berbicara satu-dua kata saja. Setelah selesai melompati momen tidak menyenangkan itu, barulah kesadarannya kembali.
Karena tidak sabar, Michael memutuskan “melompat” ke momen ketika ia telah dipromosikan ke jabatan yang lebih tinggi. Dan ternyata ia telah melompati satu tahun. Banyak hal yang telah ia lewatkan selama satu tahun itu.
Sialnya lagi, remote ajaib itu menjadi semakin tidak terkendali. Remote itu secara otomatis membuat Michael “melompat” walaupun ia tidak menekan tombol fast forward. Setiap kali ada hal yang tidak menyenangkan sekecil apapun, remote itu otomatis membuatnya melompati waktu…lagi dan lagi.
Tiba-tiba, ia telah melompat ke 6 tahun kemudian. Istrinya tidak tahan lagi dengan suami yang bertingkah seperti “robot”, menceraikannya dan menikah dengan pria lain. Michael terkejut mendapati kenyataan itu. Terjadi sedikit pertengkaran dan remote itu langsung membuatnya ‘melompati waktu’ lagi.
Melompati tahun demi tahun… Michael berhasil menjadi CEO dari perusahaan tempatnya bekerja dulu. Rumah mewah, mobil mewah, semua kemewahan telah ia miliki. Inilah mimpinya sejak dulu. Mimpinya telah tercapai.
Mimpi yang dibayar dengan harga yang sangat mahal. Ia berhasil mendapat kekayaan dan kesuksesan, tapi ia kehilangan keluarganya. Bercerai dengan istrinya. Tidak sempat melihat anaknya beranjak dewasa. Bahkan, karena sibuk dengan pekerjaannya, Michael sempat menolak dengan kasar saat ayahnya yang telah semakin tua mengajaknya pergi jalan-jalan bersama keluarga. Ternyata itu adalah kali terakhir ia bertemu dengan ayahnya. Pada “lompatan” berikutnya ia mendapati ayahnya telah meninggal karena sakit dan usia tua.
Sekali lompatan lagi, ia telah berada di hari pernikahan putranya. Di tengah acara, Michael yang telah menjadi pria tua, tiba-tiba sakit jantungnya kumat. Ia segera dilarikan ke rumah sakit. Di kamar rumah sakit, ia sadar umurnya tidak akan lama lagi. Sebelum ia “melompati waktu” lagi, ia harus menyampaikan pesan terakhirnya kepada anaknya. Jangan sampai anaknya mengulangi kesalahan yang sama seperti dirinya. Ia mencabut alat bantu pernapasan dan alat-alat yang menyokong hidupnya, bergegas berlari keluar rumah sakit, mengejar anaknya yang sedang naik ke mobil, ingin pulang. Michael tidak kuat lagi dan terjatuh. Ajalnya telah dekat. Dikelilingi keluarganya, dengan terbata-bata ia menyampaikan pesan terakhir kepada anaknya …”Family come first…”
Selesai? Belum. Bagaimana endingnya? Silahkan ditonton sendiri filmya. Dapatkan DVD nya di toko-toko terdekat :p .Dijamin tidak nyesal :)
Film “Click” ini, selain lucu dan menghibur, juga memberikan pesan moral yang penting. Pesan moralnya antara lain:
Jangan Suka “Melompat”
Hidup tidak luput dari masalah. Siapapun manusia di dunia ini pasti punya masalah. Kita tidak bisa terus “melompat”(baca: melarikan diri) dari masalah yang menimpa kita. Selesaikanlah masalah yang memang harus diselesaikan.
Tak ada yang Abadi
Semua mahluk yang hidup di dunia ini pasti akan tua dan mati. Orangtua kita juga tidak akan hidup selamanya. Bahagiakanlah mereka selagi sempat. Jangan sampai ada penyesalan yang amat sangat di kemudian hari.
Family Come First
Dahulukan keluarga. Boleh mengejar mimpi, tapi jangan sampai mengorbankan keluarga. Setinggi apapun kesuksesan, sebanyak apapun kekayaan, keluarga tetap lebih berharga. Mengejar mimpi dan kehidupan keluarga harus berjalan seimbang :)
Family come first… :)
Salam sukses :)
Baca Selengkapnya...
Sabtu, 13 Juni 2009
Bisnis Online Hanya Untuk Pemalas…
Ringkasan ini tidak tersedia. Harap
klik di sini untuk melihat postingan.
Baca Selengkapnya...
Rabu, 10 Juni 2009
WASPADA…Penyakit Berbahaya!!! Pastikan Anda Tidak Terjangkit !!!
Waspada ! Para ahli telah menemukan sebuah wabah penyakit berbahaya. Sebuah penyakit kronis yang telah ada sejak awal peradaban manusia. Bukan flu burung atau flu babi. Juga bukan SARS, Mad Cow Disease, AIDS ataupun kanker. Tapi penyakit ini cukup berbahaya bila tidak segera diobati.
Penyakit NGT-1 diindikasikan telah menjangkiti miliaran orang di seluruh dunia. Negara Indonesia termasuk salah satu negara yang paling parah terjangkit virus ini. Pastikan anda membaca deskripsi tentang penyakit ini. Bila dalam diri anda terdapat gejala-gejala yang serupa, segera laporkan ke rumah sakit terdekat. Petugas gabungan dari WHO akan segera mengkarantina anda.
Gejala awal :
- Kurang semangat menjalani hidup
- Kurang percaya akan kemampuan diri
- Sering membayangkan skenario negatif saat akan melaksanakan suatu rencana
- Mudah putus asa
- Mudah menyerah
- Tidak mensyukuri hal-hal baik yang terjadi dalam diri nya.
Gejala tingkat lanjut (kronis) :
- Tidak semangat menjalani hidup.
- Wajah sering kelihatan kusut, murung atau cemberut
- Menganggap sukses adalah angan-angan yang terlalu tinggi
- Menganggap orang yang ingin sukses adalah orang bodoh yang patut dikasihani
- Sering berprasangka buruk terhadap orang sukses, menganggap mereka menggunakan
cara-cara curang.
- Senang membicarakan kejelekan orang yang ‘lebih’ dari nya
- Mudah menemukan sisi negatif dari semua hal
- Bersikap sinis terhadap segala kiat-kiat sukses
- Percaya diri nya terlahir sebagai orang yang biasa-biasa dan akan menjadi orang
biasa-biasa seumur hidup
- Yakin bahwa kegagalan adalah akhir segalanya
- Menganggap belajar adalah buang-buang waktu
- Menganggap inovasi dan perubahan adalah hal bodoh
- 70 % isi pembicaraan nya adalah keluhan.
- Menganggap dirinya tidak punya kelebihan apapun.
Gejala stadium akhir :
- Hidup terlihat begitu gelap dan hitam
- Aura nya sangat suram (ketik REG spasi Aura untuk mengeceknya)
- Percaya bahwa tidak ada yang bisa diubah dari hidup ini.
- Percaya bahwa dirinya terlahir sebagai orang gagal
- Merasa tidak perlu berusaha dalam hal apapun daripada nanti gagal
- Menganggap sukses = mustahil, bahkan hal yang tabu untuk dibayangkan
- Sifat pesimis tingkat 10 menjalar ke seluruh syaraf nya
- Sangat yakin bahwa semua orang kaya pasti hasil dari korupsi, pemerasan, menipu,
menggunakan ilmu hitam, pelihara jin, pelihara tuyul, babi ngepet, dll
- Iri dan marah bila ada yang lebih sukses dari dirinya.
- Mempersiapkan 1000 ‘amunisi’ dalih dan alasan untuk mendebat habis-habisan orang
yang berani berbicara tentang kesuksesan di hadapannya.
- Amarah meledak, darah mendidih, telinga berasap saat mendengar kata ‘optimis’
- Menghujat seluruh kita dan metode sukses.
- Membakar setiap buku tentang kesuksesan.
- Membunuh setiap mimpi dan impian
- Menganggap dirinya adalah makhluk paling malang dan menyedihkan di dunia.
Penyakit NGT-1 bisa melemahkan semangat hidup, menghancurkan impian, membuat dunia terlihat sangat gelap, menimbulkan perasaan yang sangat tidak nyaman, menjauhkan teman, menambah musuh, menghalanginya dari solusi sukses dan membuat kesuksesan benar-benar menjadi mustahil untuk penderita penyakit tersebut.
Langkah Pengobatan :
- Selalu memulai hari dengan senyuman :)
- Minum obat Motivasi dosis tinggi 3x sehari :)
- Yakin bahwa hidup adalah pilihan, sukses atau gagal semua tergantung pilihan kita.
- Yakin bahwa asalkan ada kemauan, hidup bisa diubah. :)
- Yakin bahwa apa yang kita pikirkan, itulah yang akan terjadi sehingga membiasakan
berlatih berpikir positif :)
- Berani untuk memiliki mimpi :)
- Berani melakukan action untuk mewujudkan mimpi tersebut :)
- Yakin bahwa sukses adalah hak setiap orang. Setiap orang bisa sukses bila ia mau
Berusaha, termasuk anda :)
- Berlatih mengvisualisasikan ‘skenario-skenario’ yang positif :)
- Yakin bahwa setiap orang dilahirkan unik dan luarrr biasa dengan potensi nya masing-
masing, termasuk anda :)
- Hadiri seminar-seminar para motivator handal :)
- Sering-sering membaca artikel motivasi di solusi-sukses.blogspot.com
(promosi mode= on :p)
Segera cek apakah anda terjangkit penyakit NGT-1. Bila anda merasa jauh lebih nyaman saat membaca paragraf “Pengobatan” daripada paragraf-paragraf di atasnya, kemungkinan besar anda tidak terjangkit NGT-1. Segera periksakan diri anda :p
p.s: NGT-1 = NeGaTive-th1nking :p
Baca Selengkapnya...
Penyakit NGT-1 diindikasikan telah menjangkiti miliaran orang di seluruh dunia. Negara Indonesia termasuk salah satu negara yang paling parah terjangkit virus ini. Pastikan anda membaca deskripsi tentang penyakit ini. Bila dalam diri anda terdapat gejala-gejala yang serupa, segera laporkan ke rumah sakit terdekat. Petugas gabungan dari WHO akan segera mengkarantina anda.
Gejala awal :
- Kurang semangat menjalani hidup
- Kurang percaya akan kemampuan diri
- Sering membayangkan skenario negatif saat akan melaksanakan suatu rencana
- Mudah putus asa
- Mudah menyerah
- Tidak mensyukuri hal-hal baik yang terjadi dalam diri nya.
Gejala tingkat lanjut (kronis) :
- Tidak semangat menjalani hidup.
- Wajah sering kelihatan kusut, murung atau cemberut
- Menganggap sukses adalah angan-angan yang terlalu tinggi
- Menganggap orang yang ingin sukses adalah orang bodoh yang patut dikasihani
- Sering berprasangka buruk terhadap orang sukses, menganggap mereka menggunakan
cara-cara curang.
- Senang membicarakan kejelekan orang yang ‘lebih’ dari nya
- Mudah menemukan sisi negatif dari semua hal
- Bersikap sinis terhadap segala kiat-kiat sukses
- Percaya diri nya terlahir sebagai orang yang biasa-biasa dan akan menjadi orang
biasa-biasa seumur hidup
- Yakin bahwa kegagalan adalah akhir segalanya
- Menganggap belajar adalah buang-buang waktu
- Menganggap inovasi dan perubahan adalah hal bodoh
- 70 % isi pembicaraan nya adalah keluhan.
- Menganggap dirinya tidak punya kelebihan apapun.
Gejala stadium akhir :
- Hidup terlihat begitu gelap dan hitam
- Aura nya sangat suram (ketik REG spasi Aura untuk mengeceknya)
- Percaya bahwa tidak ada yang bisa diubah dari hidup ini.
- Percaya bahwa dirinya terlahir sebagai orang gagal
- Merasa tidak perlu berusaha dalam hal apapun daripada nanti gagal
- Menganggap sukses = mustahil, bahkan hal yang tabu untuk dibayangkan
- Sifat pesimis tingkat 10 menjalar ke seluruh syaraf nya
- Sangat yakin bahwa semua orang kaya pasti hasil dari korupsi, pemerasan, menipu,
menggunakan ilmu hitam, pelihara jin, pelihara tuyul, babi ngepet, dll
- Iri dan marah bila ada yang lebih sukses dari dirinya.
- Mempersiapkan 1000 ‘amunisi’ dalih dan alasan untuk mendebat habis-habisan orang
yang berani berbicara tentang kesuksesan di hadapannya.
- Amarah meledak, darah mendidih, telinga berasap saat mendengar kata ‘optimis’
- Menghujat seluruh kita dan metode sukses.
- Membakar setiap buku tentang kesuksesan.
- Membunuh setiap mimpi dan impian
- Menganggap dirinya adalah makhluk paling malang dan menyedihkan di dunia.
Penyakit NGT-1 bisa melemahkan semangat hidup, menghancurkan impian, membuat dunia terlihat sangat gelap, menimbulkan perasaan yang sangat tidak nyaman, menjauhkan teman, menambah musuh, menghalanginya dari solusi sukses dan membuat kesuksesan benar-benar menjadi mustahil untuk penderita penyakit tersebut.
Langkah Pengobatan :
- Selalu memulai hari dengan senyuman :)
- Minum obat Motivasi dosis tinggi 3x sehari :)
- Yakin bahwa hidup adalah pilihan, sukses atau gagal semua tergantung pilihan kita.
- Yakin bahwa asalkan ada kemauan, hidup bisa diubah. :)
- Yakin bahwa apa yang kita pikirkan, itulah yang akan terjadi sehingga membiasakan
berlatih berpikir positif :)
- Berani untuk memiliki mimpi :)
- Berani melakukan action untuk mewujudkan mimpi tersebut :)
- Yakin bahwa sukses adalah hak setiap orang. Setiap orang bisa sukses bila ia mau
Berusaha, termasuk anda :)
- Berlatih mengvisualisasikan ‘skenario-skenario’ yang positif :)
- Yakin bahwa setiap orang dilahirkan unik dan luarrr biasa dengan potensi nya masing-
masing, termasuk anda :)
- Hadiri seminar-seminar para motivator handal :)
- Sering-sering membaca artikel motivasi di solusi-sukses.blogspot.com
(promosi mode= on :p)
Segera cek apakah anda terjangkit penyakit NGT-1. Bila anda merasa jauh lebih nyaman saat membaca paragraf “Pengobatan” daripada paragraf-paragraf di atasnya, kemungkinan besar anda tidak terjangkit NGT-1. Segera periksakan diri anda :p
p.s: NGT-1 = NeGaTive-th1nking :p
Baca Selengkapnya...
Sabtu, 06 Juni 2009
Perjalanan 1000 mil Menuju Sukses
“ a 1000 miles journey was start from a little single step” – Lao Tze
(Perjalanan sepanjang 1000 mil berawal dari sebuah langkah kecil)
Sebuah kalimat pendek yang sederhana. Namun bagi saya , kalimat itu bukan sembarang kalimat. Itu adalah kalimat sakti yang bisa memotivasi saya untuk terus berjuang mengejar sukses. Sebuah password untuk mengaktifkan tombol semangat dalam diriku. Itulah sebabnya saya sering menulis “sukses besar berawal dari langkah-langkah kecil” dalam e-mail – e-mail yang saya kirimkan.
Masih ingat dengan kisah Sun Go Kong, si kera sakti? Sebuah karya sastra klasik yang menceritakan tentang perjalanan mengambil kitab suci dari Cina ke India. Walaupun itu cuma cerita fiksi, tapi bayangkan berapa jarak yang harus ditempuh dari Cina ke India dengan berjalan kaki. Apakah mereka bisa sampai di tujuan bila mereka tidak melangkahkan langkah pertama mereka?
Begitu pula dengan para penjelajah Eropa abad pertengahan. Kita ingat nama-nama seperti Colombus dan Marcopolo. Apakah Colombus bisa sampai di benua Amerika bila kapalnya tidak mulai meninggalkan pelabuhan. Apakah Marcopolo bisa bertualang di banyak negara bila tidak beranjak dari negara asalnya. Adakah perjalanan 1000 mil tanpa langkah pertama.
Setiap orang sukses, dalam bidang apapun, pasti perlu langkah pertama sebelum ia menemukan solusi sukses nya.. Soichiro Honda tidak akan merajai jalanan di dunia bila ia tidak mulai langkah pertamanya berkenalan dengan mesin. Michael Jordan tidak akan jadi legenda basket kalau dia tidak belajar men-drible bola. Tidak ada Bruce Lee sang master beladiri bila dia tidak mulai mempelajari jurus-jurus dasar. Thomas Alfa Edison tidak akan menciptakan penemuan-penemuan brilian bila ia tidak mulai dari percobaan pertamanya, meskipun ia berkali-kali gagal. Seorang internet marketer sukses tidak akan meraih kesuksesan nya bila ia tidak pernah berani terjun ke bisnis online.
Sukses mungkin bukanlah hal yang mudah diraih. Butuh tidak sedikit perjuangan dan pengorbanan untuk meraihnya. Perjalanan 1000 mil menuju sukses tidaklah selalu mulus. Ada saatnya kita berjalan terseok-seok, bahkan mungkin malah jatuh.
Dan kita tidak akan pernah sampai pada kesuksesan bila kita tidak memulai langkah pertama kita. Setelah langkah pertama, barulah ada langkah kedua, ketiga, keempat …hingga sampai pada impian-impian anda. Sekecil apapun keputusan yang anda ambil, akan berpengaruh terhadap masa depan anda. Termasuk ketika anda melangkahkan langkah pertama anda.
Dan satu hal lagi, ketika sedang berjuang meraih sukses, mungkin kita menemui berbagai kendala. Dalam bisnis online misalnya. “Kok penjualanku rendah sekali? Kok traffic blog ku sedikit sekali. Padahal aku telah menerapkan strategi A dan strategi B…” Jangan sampai hal itu membuat kita putus asa. Cari penyebabnya dan perbaiki. Sukses butuh proses. Dan kendala yang kita hadapi tersebut hanya bagian dari proses, bagian dari langkah-langkah kita. Jangan berhenti melangkah di tengah jalan.
Ingat selalu, a thousand miles journey start from a single little step :)
Mari bersama-sama kita berjuang, melangkahkan kaki menuju sukses :)
Baca Selengkapnya...
(Perjalanan sepanjang 1000 mil berawal dari sebuah langkah kecil)
Sebuah kalimat pendek yang sederhana. Namun bagi saya , kalimat itu bukan sembarang kalimat. Itu adalah kalimat sakti yang bisa memotivasi saya untuk terus berjuang mengejar sukses. Sebuah password untuk mengaktifkan tombol semangat dalam diriku. Itulah sebabnya saya sering menulis “sukses besar berawal dari langkah-langkah kecil” dalam e-mail – e-mail yang saya kirimkan.
Masih ingat dengan kisah Sun Go Kong, si kera sakti? Sebuah karya sastra klasik yang menceritakan tentang perjalanan mengambil kitab suci dari Cina ke India. Walaupun itu cuma cerita fiksi, tapi bayangkan berapa jarak yang harus ditempuh dari Cina ke India dengan berjalan kaki. Apakah mereka bisa sampai di tujuan bila mereka tidak melangkahkan langkah pertama mereka?
Begitu pula dengan para penjelajah Eropa abad pertengahan. Kita ingat nama-nama seperti Colombus dan Marcopolo. Apakah Colombus bisa sampai di benua Amerika bila kapalnya tidak mulai meninggalkan pelabuhan. Apakah Marcopolo bisa bertualang di banyak negara bila tidak beranjak dari negara asalnya. Adakah perjalanan 1000 mil tanpa langkah pertama.
Setiap orang sukses, dalam bidang apapun, pasti perlu langkah pertama sebelum ia menemukan solusi sukses nya.. Soichiro Honda tidak akan merajai jalanan di dunia bila ia tidak mulai langkah pertamanya berkenalan dengan mesin. Michael Jordan tidak akan jadi legenda basket kalau dia tidak belajar men-drible bola. Tidak ada Bruce Lee sang master beladiri bila dia tidak mulai mempelajari jurus-jurus dasar. Thomas Alfa Edison tidak akan menciptakan penemuan-penemuan brilian bila ia tidak mulai dari percobaan pertamanya, meskipun ia berkali-kali gagal. Seorang internet marketer sukses tidak akan meraih kesuksesan nya bila ia tidak pernah berani terjun ke bisnis online.
Sukses mungkin bukanlah hal yang mudah diraih. Butuh tidak sedikit perjuangan dan pengorbanan untuk meraihnya. Perjalanan 1000 mil menuju sukses tidaklah selalu mulus. Ada saatnya kita berjalan terseok-seok, bahkan mungkin malah jatuh.
Dan kita tidak akan pernah sampai pada kesuksesan bila kita tidak memulai langkah pertama kita. Setelah langkah pertama, barulah ada langkah kedua, ketiga, keempat …hingga sampai pada impian-impian anda. Sekecil apapun keputusan yang anda ambil, akan berpengaruh terhadap masa depan anda. Termasuk ketika anda melangkahkan langkah pertama anda.
Dan satu hal lagi, ketika sedang berjuang meraih sukses, mungkin kita menemui berbagai kendala. Dalam bisnis online misalnya. “Kok penjualanku rendah sekali? Kok traffic blog ku sedikit sekali. Padahal aku telah menerapkan strategi A dan strategi B…” Jangan sampai hal itu membuat kita putus asa. Cari penyebabnya dan perbaiki. Sukses butuh proses. Dan kendala yang kita hadapi tersebut hanya bagian dari proses, bagian dari langkah-langkah kita. Jangan berhenti melangkah di tengah jalan.
Ingat selalu, a thousand miles journey start from a single little step :)
Mari bersama-sama kita berjuang, melangkahkan kaki menuju sukses :)
Baca Selengkapnya...
Senin, 01 Juni 2009
Tiga Keping Batu Bata
Kisah ini dimulai dari sebuah desa terpencil di Thailand. Di desa yang masih dikelilingi hutan itu, sekelompok Bikkhu sedang bekerja bakti memperbaiki vihara. Bangunan nya telah tampak memprihatinkan. Maklum, vihara itu terletak di tempat terpencil sehingga kurang mendapat perhatian.
Di antara para Bikkhu itu, ada seorang Bikkhu bernama Ajahn Brahm. Ia kebagian tugas untuk membangun tembok vihara. Semula, ia mengira ini adalah pekerjaan mudah. Tinggal menyusun batu bata dan merekatkannya dengan semen, pikirnya.
Namun, prakteknya tidak semudah kelihatannya. Kurang teliti sedikit, susunan batu bata nya akan miring. Berulang kali ia membongkar pasang susunan batu bata itu karena kerap kali susunan nya miring. Setelah beberapa lama, akhirnya selesai juga tembok bata tersebut.
Hatinya begitu puas. Ia memandangi hasil karyanya dengan penuh kekaguman. Tapi tunggu dulu. Matanya tertuju pada tiga keping batu bata yang tampak miring. Ia jadi merasa tidak puas. Setiap kali ia lewat di dekat tembok itu, matanya selalu tertuju pada tiga keping batu bata itu. Hal ini menjadi beban pikirannya.
Pembangunan vihara itu akhirnya selesai juga. Tiba hari peresmian nya. Para pengurus dan donatur dari kota berdatangan untuk menghadiri acara peresmian tersebut. Mereka berkeliling untuk melihat hasil pembangunan vihara. Sang Bikkhu menemani mereka berkeliling, hingga tibalah di tembok bata itu.
“Hasil pekerjaan anda sungguh bagus. Tidak kalah dengan tukang bangunan sungguhan”
“Anda bercanda. Bukan kah ketiga keping batu bata itu susunannya miring?”
“Yang mana? Oh itu.. Saya malah tidak melihatnya bila anda tidak bilang.”
(Kisah aslinya ditulis oleh Y.A. Ajahn Brahm, seorang Bikkhu kelahiran Australia yang menjalani pembinaan diri di Thailand, berdasarkan pengalaman pribadinya)
Sadar atau tidak sadar, kita juga sering mengalami yang seperti itu. Sering kali kita hanya fokus pada tiga keping batu bata yang jelek dalam diri kita. Padahal masih terdapat puluhan keping batu bata yang bagus, yang membentuk tembok diri kita. Orang lain belum tentu melihat ketiga keping batu bata jelek itu. Malah justru kita sendirilah yang malah membuat orang lain menyadari keberadaan ketiga keping batu bata itu.
Apa yang bisa dipelajari dari kisah ini?
1. Belajar menerima kekurangan diri
Semua manusia pasti memiliki kekurangan. Adakah manusia biasa yang sempurna? Daripada kita terus fokus pada kekurangan tersebut atau berusaha menyangkalnya, cobalah untuk menerimanya. Perbaiki kalau memungkinkan. Tapi yang penting, kita harus belajar bisa menerima kekurangan kita dulu.
2. Belajar menghargai kelebihan/ talenta /potensi diri
Seperti halnya semua manusia tidak luput dari kekurangan, demikian pula setiap manusia pasti punya kelebihan masing-masing. Tergantung kita, apakah bisa melihat keberadaan puluhan keping batu bata yang bagus tersebut. Syukurilah kelebihan / potensi yang kita miliki, dan kembangkanlah untuk menemukan solusi sukses kita.
Sering kali kita merasa down karena omongan atau ejekan orang lain. Tapi, ada kalanya kita harus bisa menutup telinga terhadap komentar-komentar negatif itu. Kita bisa belajar dari keledai. Terlalu peduli dengan pendapat negatif orang lain bisa menghambat kita dalam menemukan solusi sukses kita. Lakukan saja yang terbaik. Selalu percaya diri dan tetap semangat !! :)
Baca Selengkapnya...
Di antara para Bikkhu itu, ada seorang Bikkhu bernama Ajahn Brahm. Ia kebagian tugas untuk membangun tembok vihara. Semula, ia mengira ini adalah pekerjaan mudah. Tinggal menyusun batu bata dan merekatkannya dengan semen, pikirnya.
Namun, prakteknya tidak semudah kelihatannya. Kurang teliti sedikit, susunan batu bata nya akan miring. Berulang kali ia membongkar pasang susunan batu bata itu karena kerap kali susunan nya miring. Setelah beberapa lama, akhirnya selesai juga tembok bata tersebut.
Hatinya begitu puas. Ia memandangi hasil karyanya dengan penuh kekaguman. Tapi tunggu dulu. Matanya tertuju pada tiga keping batu bata yang tampak miring. Ia jadi merasa tidak puas. Setiap kali ia lewat di dekat tembok itu, matanya selalu tertuju pada tiga keping batu bata itu. Hal ini menjadi beban pikirannya.
Pembangunan vihara itu akhirnya selesai juga. Tiba hari peresmian nya. Para pengurus dan donatur dari kota berdatangan untuk menghadiri acara peresmian tersebut. Mereka berkeliling untuk melihat hasil pembangunan vihara. Sang Bikkhu menemani mereka berkeliling, hingga tibalah di tembok bata itu.
“Hasil pekerjaan anda sungguh bagus. Tidak kalah dengan tukang bangunan sungguhan”
“Anda bercanda. Bukan kah ketiga keping batu bata itu susunannya miring?”
“Yang mana? Oh itu.. Saya malah tidak melihatnya bila anda tidak bilang.”
(Kisah aslinya ditulis oleh Y.A. Ajahn Brahm, seorang Bikkhu kelahiran Australia yang menjalani pembinaan diri di Thailand, berdasarkan pengalaman pribadinya)
Sadar atau tidak sadar, kita juga sering mengalami yang seperti itu. Sering kali kita hanya fokus pada tiga keping batu bata yang jelek dalam diri kita. Padahal masih terdapat puluhan keping batu bata yang bagus, yang membentuk tembok diri kita. Orang lain belum tentu melihat ketiga keping batu bata jelek itu. Malah justru kita sendirilah yang malah membuat orang lain menyadari keberadaan ketiga keping batu bata itu.
Apa yang bisa dipelajari dari kisah ini?
1. Belajar menerima kekurangan diri
Semua manusia pasti memiliki kekurangan. Adakah manusia biasa yang sempurna? Daripada kita terus fokus pada kekurangan tersebut atau berusaha menyangkalnya, cobalah untuk menerimanya. Perbaiki kalau memungkinkan. Tapi yang penting, kita harus belajar bisa menerima kekurangan kita dulu.
2. Belajar menghargai kelebihan/ talenta /potensi diri
Seperti halnya semua manusia tidak luput dari kekurangan, demikian pula setiap manusia pasti punya kelebihan masing-masing. Tergantung kita, apakah bisa melihat keberadaan puluhan keping batu bata yang bagus tersebut. Syukurilah kelebihan / potensi yang kita miliki, dan kembangkanlah untuk menemukan solusi sukses kita.
Sering kali kita merasa down karena omongan atau ejekan orang lain. Tapi, ada kalanya kita harus bisa menutup telinga terhadap komentar-komentar negatif itu. Kita bisa belajar dari keledai. Terlalu peduli dengan pendapat negatif orang lain bisa menghambat kita dalam menemukan solusi sukses kita. Lakukan saja yang terbaik. Selalu percaya diri dan tetap semangat !! :)
Baca Selengkapnya...
Sabtu, 30 Mei 2009
Terima Kasih Telah Mendaftar.. Baca Dulu Yang Ini :)
Terima kasih atas pendaftaran anda untuk belajar dasar-dasar pengenalan bisnis online.
Langkah selanjutnya, silahkan cek e-mail anda beberapa saat lagi. Cari “e-mail konfirmasi” yang saya kirimkan ke anda sesaat setelah anda mendaftar tadi. Bila anda tidak menemukannya dalam Inbox e-mail anda, silahkan cek di bagian Spam karena e-mail konfirmasi tersebut kadang-kadang nyasar ke bagian Spam . Bila tidak ada juga, coba tunggu paling lama besok.

Bila anda sudah menemukan e-mail tersebut, silahkan buka dan klik link di dalamnya(sesuai instruksi pada e-mail tersebut) , dan materi Pengenalan Bisnis Online akan mulai dikirimkan ke e-mail anda setiap harinya.
Tolong langkah ini jangan diabaikan karena materi Pengenalan Bisnis Online hanya akan mulai dikirimkan pada anda hanya setelah anda meng-klik link dalam “e-mail konfirmasi” tersebut.
Bila sudah, anda tinggal rajin-rajin mengecek e-mail anda karena materi Pengenalan Bisnis Online akan saya kirimkan ke e-mail anda setiap harinya.
Demikian infonya. Selamat belajar :)
Semoga anda menemukan kesuksesan anda lewat bisnis online :)
Jangan Lupa cek e-mail nya ya :)
Baca Selengkapnya...
Langkah selanjutnya, silahkan cek e-mail anda beberapa saat lagi. Cari “e-mail konfirmasi” yang saya kirimkan ke anda sesaat setelah anda mendaftar tadi. Bila anda tidak menemukannya dalam Inbox e-mail anda, silahkan cek di bagian Spam karena e-mail konfirmasi tersebut kadang-kadang nyasar ke bagian Spam . Bila tidak ada juga, coba tunggu paling lama besok.

Bila anda sudah menemukan e-mail tersebut, silahkan buka dan klik link di dalamnya(sesuai instruksi pada e-mail tersebut) , dan materi Pengenalan Bisnis Online akan mulai dikirimkan ke e-mail anda setiap harinya.
Tolong langkah ini jangan diabaikan karena materi Pengenalan Bisnis Online hanya akan mulai dikirimkan pada anda hanya setelah anda meng-klik link dalam “e-mail konfirmasi” tersebut.
Bila sudah, anda tinggal rajin-rajin mengecek e-mail anda karena materi Pengenalan Bisnis Online akan saya kirimkan ke e-mail anda setiap harinya.
Demikian infonya. Selamat belajar :)
Semoga anda menemukan kesuksesan anda lewat bisnis online :)
Jangan Lupa cek e-mail nya ya :)
Baca Selengkapnya...
Sabtu, 23 Mei 2009
Sebuah Kisah Yang Perlu di Baca…Anda Yang Menentukan Kesimpulannya :)
# Chapter 1:
Di suatu desa, hiduplah sepasang sahabat. Si A dan si B. Mereka berasal dari keluarga yang sangat sederhana. Tapi, kedua pemuda ini memiliki daya juang yang tinggi. Mereka ingin merubah nasibnya. “Saya tidak ingin hidup saya berakhir sebagai peternak atau petani”, kata si A. “Betul. Saya juga tidak mau bersinggungan dengan lumpur dan kotoran ternak seumur hidupku”, B menimpali sahabatnya.
# Chapter 2 :
Si A dan si B sepakat merantau ke kota untuk menemukan solusi sukses nya. Hari keberangkatan pun tiba. Di telinga si B masih terngiang-ngiang kata-kata ibunya: “ Nak, jangan aneh-aneh, jangan muluk-muluk. Memang sudah nasib kita untuk menjadi petani sejak kakek buyutmu. Di sini saja. Bantu bapakmu mengurus sawah kita. Kota itu sangat berbahaya, nak”. Hatinya sempat bimbang. “Ada apa sobat ? “ , tanya A melihat ekspresi gusar di wajah sahabatnya. “Tidak..Tidak apa-apa”. “ B, kita harus sukses ya”, tambahnya.
# Chapter 3 :
Sampailah mereka di kota. Pemandangan kota yang megah, gemerlap, dengan gedung-gedung pencakar langitnya sempat membuat mereka takjub. Mereka bertekad akan menemukan solusi sukses nya. Namun, karena suatu alasan, mereka terpaksa berpisah.
“Sahabatku, kita berpisah sampai di sini saja. Jaga dirimu baik-baik”
“Kamu juga. Sampai bertemu di puncak sukses”
Maka, kedua pemuda itu pun menapaki jalan nya masing-masing, berusaha menemukan solusi sukses nya.
# Chapter 4 :
Bermodalkan uang tabungan dari desa, si A memutuskan membeli gerobak. Semasa di desa, si A gemar makan singkong goreng. Jadi ia memutuskan untuk menjual gorengan. Tekad sukses nya demikian besar. Siang-malam, A bekerja tanpa kenal lelah. Subuh-subuh, A telah mendorong gerobaknya berkeliling menjual gorengan. Tengah malam ia baru kembali. Tidak jarang A bertemu hantu karena kerap jualan sampai tengah malam.
Gerobaknya juga sudah tiga kali hampir diangkut Satpol PP. Beruntung dia berhasil lolos.
Kerja keras adalah kunci kesuksesan, demikian semboyan A.
# Chapter 5 :
Si B yang juga penggemar singkong goreng, juga menjual gorengan seperti sahabatnya. Senasib dengan sahabatnya, omzetnya tidak seberapa. Bisa cukup makan sudah untung. Kapan saya bisa kaya kalau caranya begini-begini terus. Ia teringat iklan sebuah franchise singkong yang dilihatnya ketika numpang nonton tv di rumah si Parmin. “Hebat sekali. Hanya jualan singkong, omzet nya miliaran per bulan. Saya juga ingin seperti dia.”.
Suatu hari, lelah berjualan serta perut yang keroncongan, B mencium bau bakso yang mengaduk-aduk perutnya. “Beli gak ya… Tapi daganganku hari ini masih belum laku” Karena uangnya tidak cukup, si B hanya bisa menggambarkan semangkuk bakso hangat dalam imajinasinya. “Sudah lama aku tidak makan bakso sapi…eh? Sapi?”, imajinasinya terusik oleh gambar sapi. Sebuah ide cemerlang muncul di benaknya. “Kebetulan aku jago mengukir waktu di desa. Bagaimana kalau singkongnya aku ukir bentuk sapi. Lalu ditambahkan lapisan berbagai rasa..rasa strawberry, blueberry, coklat, keju,…” . Ide-ide brilian terus menari-nari di pikiran B. Produk ini akan menjadi solusi sukses ku, pikirnya.
Didorong rasa optimisme serta inspirasi dari si pemilik franchise singkong, B segera merealisasikan idenya. Hasilnya, dagangannya laku keras. Makanan ciptaannya itu digemari anak-anak sekolah dan mahasiswa.
# Chapter 6 :
Perlahan-lahan kerja keras si A mulai membuahkan hasil. Singkong goreng dengan resep keluarganya ternyata cukup diminati masyarakat. Singkongnya semakin terkenal. 8 tahun kemudian, berbekal tabungannya dan hasil keuntungan jualan singkong, A berhasil mendirikan warung gorengan. “Kerja kerasku mulai menujukkan hasil”, pikirnya.
# Chapter 7 :
Taraf hidup B semakin baik. B semakin kewalahan melayani konsumennya yang semakin hari semakin bertambah. Ia merekrut teman-temannya dulu, sesama pedagang kaki lima ,untuk menjadi tenaga penjualnya. Ia sendiri, dengan sebagian tabungannya, mendaftar untuk belajar di “ The School of Enterpreneurship and Franchising” . Sebuah sekolah wirausaha yang sangat terkenal di kota itu. Skill nya pun semakin meningkat. Bermodalkan karakter nya yang menarik serta kemampuan berkomunikasi yang baik, B berhasil meyakinkan Tung Doshim, seorang milyuner sekaligus pemilik “The School of Enterpreneurship and Franchising” , untuk meminjamkan nya modal untuk mendirikan franchise. Berdirilah franchise “Kong-Pi” (yang artinya singkong sapi ^^” )
# Chapter 8 :
Tidak terasa 30 tahun telah berlalu. Kedua sahabat itu telah menemukan solusi sukses nya masing-masing. “Singkong Mas A “ telah punya empat cabang di kota itu yang dikelola sendiri oleh keluarga A. “Kong-Pi” telah menjejakkan kakinya di seluruh kota di nusantara dengan outletnya yang mencapai 3000 buah. Suatu hari, kedua sahabat itu bertemu kembali. Mengenang masa lalu dan mengucapkan selamat atas pencapaian masing-masing. :)
Kisahnya telah selesai. Lalu apa yang berusaha saya sampaikan lewat cerita ini? Apa kesimpulannya? Sesuai judulnya, silahkan anda membuat kesimpulan versi anda sendiri :)
P.S : Cerita ini hanya fiktif belaka. Bila ada kesamaan nama (atau plesetan nama :p ) harap jangan tersinggung, karena tidak ada maksud menyinggung siapapun. Kisah ini hanya bertujuan untuk menghibur dan memberi sedikit inspirasi. :)
Baca Selengkapnya...
Di suatu desa, hiduplah sepasang sahabat. Si A dan si B. Mereka berasal dari keluarga yang sangat sederhana. Tapi, kedua pemuda ini memiliki daya juang yang tinggi. Mereka ingin merubah nasibnya. “Saya tidak ingin hidup saya berakhir sebagai peternak atau petani”, kata si A. “Betul. Saya juga tidak mau bersinggungan dengan lumpur dan kotoran ternak seumur hidupku”, B menimpali sahabatnya.
# Chapter 2 :
Si A dan si B sepakat merantau ke kota untuk menemukan solusi sukses nya. Hari keberangkatan pun tiba. Di telinga si B masih terngiang-ngiang kata-kata ibunya: “ Nak, jangan aneh-aneh, jangan muluk-muluk. Memang sudah nasib kita untuk menjadi petani sejak kakek buyutmu. Di sini saja. Bantu bapakmu mengurus sawah kita. Kota itu sangat berbahaya, nak”. Hatinya sempat bimbang. “Ada apa sobat ? “ , tanya A melihat ekspresi gusar di wajah sahabatnya. “Tidak..Tidak apa-apa”. “ B, kita harus sukses ya”, tambahnya.
# Chapter 3 :
Sampailah mereka di kota. Pemandangan kota yang megah, gemerlap, dengan gedung-gedung pencakar langitnya sempat membuat mereka takjub. Mereka bertekad akan menemukan solusi sukses nya. Namun, karena suatu alasan, mereka terpaksa berpisah.
“Sahabatku, kita berpisah sampai di sini saja. Jaga dirimu baik-baik”
“Kamu juga. Sampai bertemu di puncak sukses”
Maka, kedua pemuda itu pun menapaki jalan nya masing-masing, berusaha menemukan solusi sukses nya.
# Chapter 4 :
Bermodalkan uang tabungan dari desa, si A memutuskan membeli gerobak. Semasa di desa, si A gemar makan singkong goreng. Jadi ia memutuskan untuk menjual gorengan. Tekad sukses nya demikian besar. Siang-malam, A bekerja tanpa kenal lelah. Subuh-subuh, A telah mendorong gerobaknya berkeliling menjual gorengan. Tengah malam ia baru kembali. Tidak jarang A bertemu hantu karena kerap jualan sampai tengah malam.
Gerobaknya juga sudah tiga kali hampir diangkut Satpol PP. Beruntung dia berhasil lolos.
Kerja keras adalah kunci kesuksesan, demikian semboyan A.
# Chapter 5 :
Si B yang juga penggemar singkong goreng, juga menjual gorengan seperti sahabatnya. Senasib dengan sahabatnya, omzetnya tidak seberapa. Bisa cukup makan sudah untung. Kapan saya bisa kaya kalau caranya begini-begini terus. Ia teringat iklan sebuah franchise singkong yang dilihatnya ketika numpang nonton tv di rumah si Parmin. “Hebat sekali. Hanya jualan singkong, omzet nya miliaran per bulan. Saya juga ingin seperti dia.”.
Suatu hari, lelah berjualan serta perut yang keroncongan, B mencium bau bakso yang mengaduk-aduk perutnya. “Beli gak ya… Tapi daganganku hari ini masih belum laku” Karena uangnya tidak cukup, si B hanya bisa menggambarkan semangkuk bakso hangat dalam imajinasinya. “Sudah lama aku tidak makan bakso sapi…eh? Sapi?”, imajinasinya terusik oleh gambar sapi. Sebuah ide cemerlang muncul di benaknya. “Kebetulan aku jago mengukir waktu di desa. Bagaimana kalau singkongnya aku ukir bentuk sapi. Lalu ditambahkan lapisan berbagai rasa..rasa strawberry, blueberry, coklat, keju,…” . Ide-ide brilian terus menari-nari di pikiran B. Produk ini akan menjadi solusi sukses ku, pikirnya.
Didorong rasa optimisme serta inspirasi dari si pemilik franchise singkong, B segera merealisasikan idenya. Hasilnya, dagangannya laku keras. Makanan ciptaannya itu digemari anak-anak sekolah dan mahasiswa.
# Chapter 6 :
Perlahan-lahan kerja keras si A mulai membuahkan hasil. Singkong goreng dengan resep keluarganya ternyata cukup diminati masyarakat. Singkongnya semakin terkenal. 8 tahun kemudian, berbekal tabungannya dan hasil keuntungan jualan singkong, A berhasil mendirikan warung gorengan. “Kerja kerasku mulai menujukkan hasil”, pikirnya.
# Chapter 7 :
Taraf hidup B semakin baik. B semakin kewalahan melayani konsumennya yang semakin hari semakin bertambah. Ia merekrut teman-temannya dulu, sesama pedagang kaki lima ,untuk menjadi tenaga penjualnya. Ia sendiri, dengan sebagian tabungannya, mendaftar untuk belajar di “ The School of Enterpreneurship and Franchising” . Sebuah sekolah wirausaha yang sangat terkenal di kota itu. Skill nya pun semakin meningkat. Bermodalkan karakter nya yang menarik serta kemampuan berkomunikasi yang baik, B berhasil meyakinkan Tung Doshim, seorang milyuner sekaligus pemilik “The School of Enterpreneurship and Franchising” , untuk meminjamkan nya modal untuk mendirikan franchise. Berdirilah franchise “Kong-Pi” (yang artinya singkong sapi ^^” )
# Chapter 8 :
Tidak terasa 30 tahun telah berlalu. Kedua sahabat itu telah menemukan solusi sukses nya masing-masing. “Singkong Mas A “ telah punya empat cabang di kota itu yang dikelola sendiri oleh keluarga A. “Kong-Pi” telah menjejakkan kakinya di seluruh kota di nusantara dengan outletnya yang mencapai 3000 buah. Suatu hari, kedua sahabat itu bertemu kembali. Mengenang masa lalu dan mengucapkan selamat atas pencapaian masing-masing. :)
Kisahnya telah selesai. Lalu apa yang berusaha saya sampaikan lewat cerita ini? Apa kesimpulannya? Sesuai judulnya, silahkan anda membuat kesimpulan versi anda sendiri :)
P.S : Cerita ini hanya fiktif belaka. Bila ada kesamaan nama (atau plesetan nama :p ) harap jangan tersinggung, karena tidak ada maksud menyinggung siapapun. Kisah ini hanya bertujuan untuk menghibur dan memberi sedikit inspirasi. :)
Baca Selengkapnya...
Jumat, 15 Mei 2009
Eskrimador Indonesia: Kemenangan dari Keterbatasan
Kemarin, saya iseng-iseng mampir ke blog.liputan6.com. Sebenarnya saya ingin mencari berita tentang pemukulan wartawan SCTV. Beberapa saat saya mencari, saya tidak menemukan berita tersebut. Malah mata saya terpaku di sebuah artikel berjudul “Auman Eskrimador Indonesia”. Setelah membacanya, saya pun bersemangat untuk membahasnya di blog saya.
Memang awalnya saya tidak tertarik ketika membaca judulnya. Eskrimador? Apaan tuh.. Eskimo? Matador?...Eh, tunggu dulu..Eskrimador?..ESKRIMA!!! Dan setelah membacanya, ternyata benar-benar tentang eskrima.
Mungkin teman-teman sekalian banyak yang belum tahu tentang eskrima. Eskrima adalah beladiri asal Fillipina. Disebut juga sebagai Arnis atau Kali. Beladiri Arnis/Kali/Eskrima ini terkenal dengan tehnik tongkat rotan(olishi) nya yang super cepat serta tehnik pisaunya, walaupun juga mengajarkan jurus tangan kosong. Para praktisi eskrima disebut eskrimador. Dan eskrima adalah salah satu beladiri favorit saya :)
Pada tanggal 23 hingga 27 April lalu, World Eskrima Arnis Championship digelar di Cebu, Fillipina yang adalah tempat kelahiran beladiri Arnis/Kali/Eskrima ini. Berbekal latihan keras selama berbulan-bulan, 18 orang eskrimador Indonesia pun berangkat untuk mengikuti pertandingan tersebut.
Namun keberangkatan mereka bukanlah seperti tim olimpiade yang didukung fasilitas lengkap dari negara asal. Mereka berangkat dengan kondisi serba terbatas, hanya bermodalkan optimisme dan kecintaannya pada beladiri Eskrima ini. Bahkan sang pelatih sampai mencari tiket penerbangan yang termurah dan mencari penginapan yang paling terjangkau.
Sampai di pertandingan, kondisinya tidak lebih baik. Tidak ada tim ofisial. Jadi sesama atlet itulah yang merangkap tukang menyediakan peralatan, memijat, memberi minum, dan yang terpenting, saling memompa semangat rekannya. Tidak jarang yang mengurusi keperluannya sendiri ketika rekan-rekannya sibuk bertanding. Bahkan penulis berita tersebut, selain menjadi kontestan dan staf, juga menjalankan tugasnya sebagai reporter televisi yang mengumpulkan informasi tentang pertandingan tersebut. Tiga hari berturut-turut, mereka bertanding habis-habisan dengan semua yang mereka pelajari dan punyai.
Pertandingan selesai, dan tebaklah hasilnya. Tim Indonesia berhasil mengharumkan bangsa Indonesia dengan menggondol 6 medali emas, mengalahkan tuan rumah yang hanya menghasilkan 4 medali emas. Bukan main bangganya ketika Supreme Grand Master Cacoy Canete, mahaguru dalam beladiri Eskrima, mengalungkan medali tersebut satu per satu. Terbayar sudah kerja keras mereka.
Saya menulis artikel ini, bukan semata-mata hanya karena saya seorang pencinta beladiri, melainkan sebagai bentuk apresiasi saya terhadap tim eskrima Indonesia. Selain itu, artikel ini juga dimaksudkan sebagai suntikan motivasi untuk anda yang baru terjun ke bisnis online maupun baru ingin terjun ke bisnis online.
Mungkin anda merasa kurang percaya diri dengan segala keterbatasan anda. Tapi lihatlah, orang dengan kondisi serba terbatas juga bisa menemukan solusi sukses nya. Mereka yang di eskrima bisa, kita yang di interner marketing juga harus bisa.
Pohon yang subur, bukanlah semata-mata karena bibit yang bagus, melainkan dipengaruhi juga dengan perlakuan dan perawatan terhadap pohon tersebut. Saya juga masih serba terbatas, tapi itu bukan alasan saya untuk menyerah. Terus belajar untuk mengatasi keterbatasan tersebut. Mari sama-sama berjuang. NEVER GIVE UP :)
Baca Selengkapnya...
Memang awalnya saya tidak tertarik ketika membaca judulnya. Eskrimador? Apaan tuh.. Eskimo? Matador?...Eh, tunggu dulu..Eskrimador?..ESKRIMA!!! Dan setelah membacanya, ternyata benar-benar tentang eskrima.
Mungkin teman-teman sekalian banyak yang belum tahu tentang eskrima. Eskrima adalah beladiri asal Fillipina. Disebut juga sebagai Arnis atau Kali. Beladiri Arnis/Kali/Eskrima ini terkenal dengan tehnik tongkat rotan(olishi) nya yang super cepat serta tehnik pisaunya, walaupun juga mengajarkan jurus tangan kosong. Para praktisi eskrima disebut eskrimador. Dan eskrima adalah salah satu beladiri favorit saya :)
Pada tanggal 23 hingga 27 April lalu, World Eskrima Arnis Championship digelar di Cebu, Fillipina yang adalah tempat kelahiran beladiri Arnis/Kali/Eskrima ini. Berbekal latihan keras selama berbulan-bulan, 18 orang eskrimador Indonesia pun berangkat untuk mengikuti pertandingan tersebut.
Namun keberangkatan mereka bukanlah seperti tim olimpiade yang didukung fasilitas lengkap dari negara asal. Mereka berangkat dengan kondisi serba terbatas, hanya bermodalkan optimisme dan kecintaannya pada beladiri Eskrima ini. Bahkan sang pelatih sampai mencari tiket penerbangan yang termurah dan mencari penginapan yang paling terjangkau.
Sampai di pertandingan, kondisinya tidak lebih baik. Tidak ada tim ofisial. Jadi sesama atlet itulah yang merangkap tukang menyediakan peralatan, memijat, memberi minum, dan yang terpenting, saling memompa semangat rekannya. Tidak jarang yang mengurusi keperluannya sendiri ketika rekan-rekannya sibuk bertanding. Bahkan penulis berita tersebut, selain menjadi kontestan dan staf, juga menjalankan tugasnya sebagai reporter televisi yang mengumpulkan informasi tentang pertandingan tersebut. Tiga hari berturut-turut, mereka bertanding habis-habisan dengan semua yang mereka pelajari dan punyai.
Pertandingan selesai, dan tebaklah hasilnya. Tim Indonesia berhasil mengharumkan bangsa Indonesia dengan menggondol 6 medali emas, mengalahkan tuan rumah yang hanya menghasilkan 4 medali emas. Bukan main bangganya ketika Supreme Grand Master Cacoy Canete, mahaguru dalam beladiri Eskrima, mengalungkan medali tersebut satu per satu. Terbayar sudah kerja keras mereka.
Saya menulis artikel ini, bukan semata-mata hanya karena saya seorang pencinta beladiri, melainkan sebagai bentuk apresiasi saya terhadap tim eskrima Indonesia. Selain itu, artikel ini juga dimaksudkan sebagai suntikan motivasi untuk anda yang baru terjun ke bisnis online maupun baru ingin terjun ke bisnis online.
Mungkin anda merasa kurang percaya diri dengan segala keterbatasan anda. Tapi lihatlah, orang dengan kondisi serba terbatas juga bisa menemukan solusi sukses nya. Mereka yang di eskrima bisa, kita yang di interner marketing juga harus bisa.
Pohon yang subur, bukanlah semata-mata karena bibit yang bagus, melainkan dipengaruhi juga dengan perlakuan dan perawatan terhadap pohon tersebut. Saya juga masih serba terbatas, tapi itu bukan alasan saya untuk menyerah. Terus belajar untuk mengatasi keterbatasan tersebut. Mari sama-sama berjuang. NEVER GIVE UP :)
Baca Selengkapnya...
Rabu, 13 Mei 2009
Truk Sampah Tidak Pernah Bahagia
Beberapa hari yang lalu, saya baru saja membaca sebuah cerita yang menarik. Cerita ini, walaupun sederhana, bisa memberikan pelajaran yang berharga untuk kita agar hidup lebih bahagia. Selamat membaca dan jangan lagi anda menjadi truk sampah :)
“Suatu hari, ada seorang pemuda yang baru turun dari pesawat. Kemudian dia naik di salah satu taksi yang ada di bandara itu. Hari yang melelahkan, pikirnya. Mereka mengobrol sebentar. Sopir taksi itu cukup ramah.
Ketika taksi baru saja berjalan keluar dari bandara, tiba-tiba muncul sebuah sedan hitam. Mobil hitam ini bermaksud untuk menyalib taksi tersebut. Ciiiiitttt!!!!!!! Sopir taksi segera menginjak rem. Hening.
Taksi berhenti tepat 1 inchi dari mobil hitam tersebut. Penumpang nya bernapas lega. Tiba-tiba pengendara mobil hitam menurunkan kaca mobilnya. Lalu ia berteriak dan marah-marah terhadap sopir taksi tersebut.
Si penumpang pun ikut naik darah. “Orang ini, sudah salah, marah-marah pula” pikirnya. Anehnya, sopir taksi bereaksi dengan tidak lazim. Ia hanya tersenyum dan melambai kepada pengemudi ugal-ugalan tersebut. Mobil hitam itu lalu berlalu. Si penumpang pun heran. Ia bertanya kepada sopir taksi.
“Pak, kenapa anda tidak balas marah? Malah tersenyum? “
“Saya tidak mau jadi truk sampah, mas. ”
“Truk sampah? “
“Iya. Sadar atau tidak, banyak orang yang sedang menjadi truk sampah. Mereka membawa sampah ke mana-mana. Dan ketika sampahnya penuh, mereka butuh tempat untuk menurunkan sampahnya.”
“Maksudnya pak?”
“Orang-orang selalu membawa sampahnya ke mana-mana. Rasa frustasi, kemarahan, kekecewaan. Perasaan-perasaan negatif yang tidak bermanfaat.Dan ketika bak sampahnya penuh dan sesak, mereka butuh tempat untuk menumpahkan sampahnya.”
Penumpang mengangguk, mulai mengerti maksud sopir tersebut.
“Dan saya tidak mau memungut kembali sampah orang tadi. Saya bukan truk sampah” ,kata pak sopir sambil memamerkan senyumnya.
Nah,sekian ceritanya. Disadari atau tidak, kita sering pula menjadi truk sampah. Kita membawa sampah kita yang berbau busuk ke mana-mana. Ketika sampah itu penuh, kita langsung membuangnya (baca: melampiaskan) ke orang lain.
Di zaman sekarang, tingkat stress masyarakat semakin tinggi. Sampahnya semakin penuh. Hal-hal kecil bisa menyulut mereka untuk menumpahkan sampahnya. Cara menumpahkan sampahnya pun bermacam-macam, dari cara yang menyebalkan sampai cara yang fatal. Lihat saja ketika jalanan sedang macet, ketika serempetan kendaraan atau saat adu mulut karena hal-hal sepele.
So, berhentilah jadi truk sampah. Truk sampah tidak pernah bahagia. Dan tidak pernah menemukan solusi sukses nya. Berhenti memungut kembali(baca : ikut bereaksi negatif) sampah orang lain. Dunia ini akan terlihat lebih indah. Jadikan hidup anda lebih lega dan bahagia :)
Baca Selengkapnya...
“Suatu hari, ada seorang pemuda yang baru turun dari pesawat. Kemudian dia naik di salah satu taksi yang ada di bandara itu. Hari yang melelahkan, pikirnya. Mereka mengobrol sebentar. Sopir taksi itu cukup ramah.
Ketika taksi baru saja berjalan keluar dari bandara, tiba-tiba muncul sebuah sedan hitam. Mobil hitam ini bermaksud untuk menyalib taksi tersebut. Ciiiiitttt!!!!!!! Sopir taksi segera menginjak rem. Hening.
Taksi berhenti tepat 1 inchi dari mobil hitam tersebut. Penumpang nya bernapas lega. Tiba-tiba pengendara mobil hitam menurunkan kaca mobilnya. Lalu ia berteriak dan marah-marah terhadap sopir taksi tersebut.
Si penumpang pun ikut naik darah. “Orang ini, sudah salah, marah-marah pula” pikirnya. Anehnya, sopir taksi bereaksi dengan tidak lazim. Ia hanya tersenyum dan melambai kepada pengemudi ugal-ugalan tersebut. Mobil hitam itu lalu berlalu. Si penumpang pun heran. Ia bertanya kepada sopir taksi.
“Pak, kenapa anda tidak balas marah? Malah tersenyum? “
“Saya tidak mau jadi truk sampah, mas. ”
“Truk sampah? “
“Iya. Sadar atau tidak, banyak orang yang sedang menjadi truk sampah. Mereka membawa sampah ke mana-mana. Dan ketika sampahnya penuh, mereka butuh tempat untuk menurunkan sampahnya.”
“Maksudnya pak?”
“Orang-orang selalu membawa sampahnya ke mana-mana. Rasa frustasi, kemarahan, kekecewaan. Perasaan-perasaan negatif yang tidak bermanfaat.Dan ketika bak sampahnya penuh dan sesak, mereka butuh tempat untuk menumpahkan sampahnya.”
Penumpang mengangguk, mulai mengerti maksud sopir tersebut.
“Dan saya tidak mau memungut kembali sampah orang tadi. Saya bukan truk sampah” ,kata pak sopir sambil memamerkan senyumnya.
Nah,sekian ceritanya. Disadari atau tidak, kita sering pula menjadi truk sampah. Kita membawa sampah kita yang berbau busuk ke mana-mana. Ketika sampah itu penuh, kita langsung membuangnya (baca: melampiaskan) ke orang lain.
Di zaman sekarang, tingkat stress masyarakat semakin tinggi. Sampahnya semakin penuh. Hal-hal kecil bisa menyulut mereka untuk menumpahkan sampahnya. Cara menumpahkan sampahnya pun bermacam-macam, dari cara yang menyebalkan sampai cara yang fatal. Lihat saja ketika jalanan sedang macet, ketika serempetan kendaraan atau saat adu mulut karena hal-hal sepele.
So, berhentilah jadi truk sampah. Truk sampah tidak pernah bahagia. Dan tidak pernah menemukan solusi sukses nya. Berhenti memungut kembali(baca : ikut bereaksi negatif) sampah orang lain. Dunia ini akan terlihat lebih indah. Jadikan hidup anda lebih lega dan bahagia :)
Baca Selengkapnya...
Sabtu, 09 Mei 2009
Panduan Pengenalan Bisnis Online Gratis Untuk Anda Yang Awam Bisnis Online
Kabar gembira. Untuk anda yang masih sangat awam terhadap bisnis online, tapi berminat untuk mengenal bisnis online. Saya menyediakan panduan GRATIS untuk anda. ya..GRATIS!!!
Cara mendaftarnya mudah. Tinggal masukkan nama dan alamat e-mail anda pada form di sebelah kanan atas blog ini, lalu klik daftar.
Materi pengenalan bisnis online akan saya kirimkan langsung ke e-mail anda. Bila anda tidak menemukannya di inbox e-mail anda, tinggal cek di bagian Spam. Siapa tau nyasar ke sana :) Tapi e-mail saya bukan spam lho :)
Semoga anda menemukan solusi sukses lewat bisnis online :)
~Wellsen
Baca Selengkapnya...
Cara mendaftarnya mudah. Tinggal masukkan nama dan alamat e-mail anda pada form di sebelah kanan atas blog ini, lalu klik daftar.
Materi pengenalan bisnis online akan saya kirimkan langsung ke e-mail anda. Bila anda tidak menemukannya di inbox e-mail anda, tinggal cek di bagian Spam. Siapa tau nyasar ke sana :) Tapi e-mail saya bukan spam lho :)
Semoga anda menemukan solusi sukses lewat bisnis online :)
~Wellsen
Baca Selengkapnya...
Selamat Hari Raya Waisak 2553
Untuk teman-teman yang beragama Buddha
Selamat Hari Raya Waisak 2553..
Semoga dunia semakin aman dan damai..
Semoga anda berbahagia..
Semoga semua makhluk berbahagia..
Sadhu..3x
Happy Vesakh Day :)
Baca Selengkapnya...
Selamat Hari Raya Waisak 2553..
Semoga dunia semakin aman dan damai..
Semoga anda berbahagia..
Semoga semua makhluk berbahagia..
Sadhu..3x
Happy Vesakh Day :)
Baca Selengkapnya...
Senin, 04 Mei 2009
Soichiro Honda: The Power of Dream
Everything start from a dream. Kalimat itu ada benarnya. Banyak kesuksesan yang berawal dari bermimpi. Tidak terkecuali Soichiro Honda, sang Raja Jalanan. Sebelumnya, saya tekankan mimpi yang dimaksud di sini bukan wangsit atau wahyu, tapi tentang impian atau wish. Mari kita amati, seberapa hebat kekuatan mimpi.
Adalah Soichiro Honda, lahir di desa Komyo, Shizuoka, Jepang pada 17 November 1906 dari pasangan Gihei Honda, seorang tukang besi, dan istrinya Mika. Soichiro Honda lahir sebagai anak sulung dari sembilan saudara. Tinggal di keluarga yang sederhana dan daerah terpencil yang minim sarana dan obat-obatan membuat kehidupannya tidak mudah. Tapi ia memiliki mimpi yang sangat tinggi.
Sejak kecil, Soichiro Honda telah menunjukkan kecintaannya pada mesin dan otomotif. Sebelum masuk sekolah, Honda kecil telah membantu ayahnya mereparasi alat-alat pertanian di bengkel ayahnya. Ia juga bisa berdiri berjam-jam hanya untuk mengamati cara kerja mesin penggiling padi.
Di masa sekolahnya, Honda bukanlah anak berprestasi bagus. Nilai-nilai ulangannya jelek. Ia juga sering membolos. Namun sebenarnya ia mamiliki bakat di kelas sains yang mempelajari tentang mesin. Dengan mudah, ia dapat menangkap penjelasan gurunya.
Keika berusia 8 tahun, Honda nekat bersepeda sejauh 10 mil hanya untuk melihat pesawat terbang. Dan ia begitu senang ketika melihat ada mobil yang melintas di desanya. Pada usia 12 tahun, Honda berhasil menciptakan sebuah sepeda dengan model rem kaki.
Di usia 15 tahun, Honda hijrah ke Tokyo untuk mencari kerja. Ia diterima di Hart Sokay Company, pada awalnya hanya bekerja sebagai cleaning service merangkap pengasuh bayi bos nya. Hingga akhirnya sang pemilik menemukan bakat Honda dalam bidang mesin.
Ia sungguh cekatan dan jenius dalam masalah mesin sehingga bosnya senang dengan nya. 6 tahun ia bekerja di perusahaan itu. Pada umur 21 tahun, bosnya berkeinginan membuka cabang di Hamamatsu, dan Honda pun dipilih untuk memimpin kantor cabang itu.
Di kantor cabang ini prestasinya membaik. Ia selalu menerima reparasi yang ditolak bengkel-bengkel lain. Hasil kerjanya pun cepat dan tepat. Honda tidak segan-segan bekerja sampai larut malam, tanpa mengurangi kreativitasnya.
Salah satu buah kreativitasnya adalah penemuan velg dengan jari-jari logam ketika ia berusia 30 tahun. Pada zaman itu, mobil-mobil masih menggunakan velg dengan jari-jari kayu. Jari-jari kayu ini, selain tidak bagus dalam meredam getaran, juga mudah terbakar. Penemuan Honda ini menjadi hak patennya yang pertama.
Penemuan ini membuat Honda ingin membangun usaha sendiri. Ia keluar dari perusahaan tempatnya bekerja pada tahun 1938 dan memutuskan membangun usaha pembuatan ring piston. Sayang ring piston buatannya ditolak Toyota karena kaulitasnya dianggap tidak memenuhi syarat.
Honda pun mengalami kegagalan. Kegagalannya membuat ia jatuh sakit. Teman-temannya menyesalkan pengundutran dirinya dari perusahaan tempatnya bekerja dulu. Namun bukan Honda namanya kalau tenggelam dalam kegagalan. 2 bulan kemudian, ia bangkit kembali dengan bermodalkan mimpinya.
Untuk menemukan solusi dari ring piston, Honda kuliah lagi. Tiap pulang kuliah, Honda segera ke bengkelnya untukmempraktekan pengetahuan yang baru diperoleh. Tidak jarang Honda mengkritik rektornya karena dianggap terlalu bertele-tele, menitik beratkan teori daripada praktek. Setelah dua tahun menjadi mahasiswa, ia akhirnya dikeluarkan karena jarang mengikuti kuliah.
Akhirnya kerja kerasnya berbuah. Ring Piston ciptaannya diterima Toyota, yang langsung memberikan kontrak. Ketika mimpinya hampir menjadi kenyataan, niatnya membangun pabrik terpaksa diurungkan. Pemerintah Jepang yang siap perang, tidak memberikan dana kepada industri-industri. Ia pun tidak kehabisan akal mengumpulkan modal dari sekelompok orang untuk mendirikan pabrik. Lagi-lagi musibah datang. Setelah perang dunia II meletus, pabriknya sempat terbakar dua kali.
Namun, Honda tidak patah semangat. Ia bergegas mengumpulkan karyawannya. Mereka diperintahkan mengambil sisa kaleng bensol yang dibuang oleh kapal Amerika Serikat, digunakan sebagai bahan mendirikan pabrik. Sekali lagi pabriknya hancur oleh gempa bumi. Akhirnya Honda menjual pabrik ring pistonnya ke Toyota. Setelah itu, Honda mencoba beberapa usaha lain. Sayang semuanya gagal.
Pada tahun 1947,seusai perang dunia II, Jepang mengalami kondisi ekonomi yang sangat memprihatinkan. Sampai-sampai Honda tidak dapat menjual mobilnya untuk membeli makanan bagi keluarganya.
Dalam keadaan terdesak, Honda tidak kehabisan ide cemerlang. Idenya memasang mesin pada sepeda dengan memanfaatkan mesin-mesin bekas perang, yang menjadi cikal bakal sepeda motor zaman sekarang. Ciptaanya ini mendapatkan respon yang baik dari masyarakat sekitar. 24 September 1948, berdirilah Honda Motor Company dengan produk pertamanya yang dinamakan “Dream” dengan slogan perusahaan Honda yaitu “The Power Of Dream”
Meski sepeda motornya sukses, Honda ternyata terbentur masalah finansial bahkan terancam bangkrut. Ia memang seorang penemu dan mekanik yang hebat namun tidak pandai mengelola keuangan. Inilah yang kemudian mempertemukan dirinya dengan Takeo Fujisawa orang yang sangat berpengaruh pada kelangsungan bisnis Honda selanjutnya. Saat itu Honda berusia 42 Tahun dan Fujisawa berusia 38 tahun.
Duet kedua orang ini berhasil membuat Honda mewujudkan mimpi dan keinginannya untuk menjangkau dunia. Akhirnya, seperti yang kita ketahui, produk-produk Honda tak hanya menjadi nomor 1 di Jepang tetapi juga di berbagai belahan dunia.
Soichiro Honda, oleh karyawannya dikenal sebagai pemimpin yang keras. Namun sikapnya menjadi lembut ketika acara minum sake bersama. Satu hal lagi yang patut dipuji dari Honda adalah sikap nya yang anti-nepotisme dalam menentukan jabatan di perusahaannya.
Sepanjang hidupnya, Soichiro Honda dikenal sebagai orang yang selalu berjiwa muda. Walaupun usianya semakin bertambah tua tapi semangatnya tidak pernah berkurang. Pada 5 Agustus 1991, Honda meninggal di usia 84 tahun akibat penyakit lever.
Honda berkata “Orang melihat kesuksesan saya hanya satu persen. Tapi, mereka tidak melihat 99% kegagalan saya” . Pesan Honda : “ Ketika Anda mengalami kegagalan, mulailah bermimpi, mimpikanlah mimpi baru dan berusahalah untuk merubah mimpi itu menjadi kenyataan.”
Soichiro Honda membuktikan pada kita bahwa orang yang asalnya miskin, ndeso, minim pendidikan dan modal kecil juga bisa sukses, bahkan merajai dunia. Ketika gagal – ia bangkit, ketika menemui kesulitan dalam temuannya – ia belajar. Solusi sukses Honda adalah berani bermimpi , mau belajar, bekerja giat, dan semangat pantang menyerah. Mari belajar dari solusi sukses Honda.
Setiap kali merasa gagal dan putus asa, ingatlah filosofi Honda: “The Power of Dream” . Mimpi dapat menjadi bahan bakar yang mendorong kita untuk mencapai sukses. Beranilah untuk bermimpi, lakukan sesuatu untuk mewujudkan mimpi anda, dan jangan pernah menyerah. :)
Baca Selengkapnya...
Adalah Soichiro Honda, lahir di desa Komyo, Shizuoka, Jepang pada 17 November 1906 dari pasangan Gihei Honda, seorang tukang besi, dan istrinya Mika. Soichiro Honda lahir sebagai anak sulung dari sembilan saudara. Tinggal di keluarga yang sederhana dan daerah terpencil yang minim sarana dan obat-obatan membuat kehidupannya tidak mudah. Tapi ia memiliki mimpi yang sangat tinggi.
Sejak kecil, Soichiro Honda telah menunjukkan kecintaannya pada mesin dan otomotif. Sebelum masuk sekolah, Honda kecil telah membantu ayahnya mereparasi alat-alat pertanian di bengkel ayahnya. Ia juga bisa berdiri berjam-jam hanya untuk mengamati cara kerja mesin penggiling padi.
Di masa sekolahnya, Honda bukanlah anak berprestasi bagus. Nilai-nilai ulangannya jelek. Ia juga sering membolos. Namun sebenarnya ia mamiliki bakat di kelas sains yang mempelajari tentang mesin. Dengan mudah, ia dapat menangkap penjelasan gurunya.
Keika berusia 8 tahun, Honda nekat bersepeda sejauh 10 mil hanya untuk melihat pesawat terbang. Dan ia begitu senang ketika melihat ada mobil yang melintas di desanya. Pada usia 12 tahun, Honda berhasil menciptakan sebuah sepeda dengan model rem kaki.
Di usia 15 tahun, Honda hijrah ke Tokyo untuk mencari kerja. Ia diterima di Hart Sokay Company, pada awalnya hanya bekerja sebagai cleaning service merangkap pengasuh bayi bos nya. Hingga akhirnya sang pemilik menemukan bakat Honda dalam bidang mesin.
Ia sungguh cekatan dan jenius dalam masalah mesin sehingga bosnya senang dengan nya. 6 tahun ia bekerja di perusahaan itu. Pada umur 21 tahun, bosnya berkeinginan membuka cabang di Hamamatsu, dan Honda pun dipilih untuk memimpin kantor cabang itu.
Di kantor cabang ini prestasinya membaik. Ia selalu menerima reparasi yang ditolak bengkel-bengkel lain. Hasil kerjanya pun cepat dan tepat. Honda tidak segan-segan bekerja sampai larut malam, tanpa mengurangi kreativitasnya.
Salah satu buah kreativitasnya adalah penemuan velg dengan jari-jari logam ketika ia berusia 30 tahun. Pada zaman itu, mobil-mobil masih menggunakan velg dengan jari-jari kayu. Jari-jari kayu ini, selain tidak bagus dalam meredam getaran, juga mudah terbakar. Penemuan Honda ini menjadi hak patennya yang pertama.
Penemuan ini membuat Honda ingin membangun usaha sendiri. Ia keluar dari perusahaan tempatnya bekerja pada tahun 1938 dan memutuskan membangun usaha pembuatan ring piston. Sayang ring piston buatannya ditolak Toyota karena kaulitasnya dianggap tidak memenuhi syarat.
Honda pun mengalami kegagalan. Kegagalannya membuat ia jatuh sakit. Teman-temannya menyesalkan pengundutran dirinya dari perusahaan tempatnya bekerja dulu. Namun bukan Honda namanya kalau tenggelam dalam kegagalan. 2 bulan kemudian, ia bangkit kembali dengan bermodalkan mimpinya.
Untuk menemukan solusi dari ring piston, Honda kuliah lagi. Tiap pulang kuliah, Honda segera ke bengkelnya untukmempraktekan pengetahuan yang baru diperoleh. Tidak jarang Honda mengkritik rektornya karena dianggap terlalu bertele-tele, menitik beratkan teori daripada praktek. Setelah dua tahun menjadi mahasiswa, ia akhirnya dikeluarkan karena jarang mengikuti kuliah.
Akhirnya kerja kerasnya berbuah. Ring Piston ciptaannya diterima Toyota, yang langsung memberikan kontrak. Ketika mimpinya hampir menjadi kenyataan, niatnya membangun pabrik terpaksa diurungkan. Pemerintah Jepang yang siap perang, tidak memberikan dana kepada industri-industri. Ia pun tidak kehabisan akal mengumpulkan modal dari sekelompok orang untuk mendirikan pabrik. Lagi-lagi musibah datang. Setelah perang dunia II meletus, pabriknya sempat terbakar dua kali.
Namun, Honda tidak patah semangat. Ia bergegas mengumpulkan karyawannya. Mereka diperintahkan mengambil sisa kaleng bensol yang dibuang oleh kapal Amerika Serikat, digunakan sebagai bahan mendirikan pabrik. Sekali lagi pabriknya hancur oleh gempa bumi. Akhirnya Honda menjual pabrik ring pistonnya ke Toyota. Setelah itu, Honda mencoba beberapa usaha lain. Sayang semuanya gagal.
Pada tahun 1947,seusai perang dunia II, Jepang mengalami kondisi ekonomi yang sangat memprihatinkan. Sampai-sampai Honda tidak dapat menjual mobilnya untuk membeli makanan bagi keluarganya.
Dalam keadaan terdesak, Honda tidak kehabisan ide cemerlang. Idenya memasang mesin pada sepeda dengan memanfaatkan mesin-mesin bekas perang, yang menjadi cikal bakal sepeda motor zaman sekarang. Ciptaanya ini mendapatkan respon yang baik dari masyarakat sekitar. 24 September 1948, berdirilah Honda Motor Company dengan produk pertamanya yang dinamakan “Dream” dengan slogan perusahaan Honda yaitu “The Power Of Dream”
Meski sepeda motornya sukses, Honda ternyata terbentur masalah finansial bahkan terancam bangkrut. Ia memang seorang penemu dan mekanik yang hebat namun tidak pandai mengelola keuangan. Inilah yang kemudian mempertemukan dirinya dengan Takeo Fujisawa orang yang sangat berpengaruh pada kelangsungan bisnis Honda selanjutnya. Saat itu Honda berusia 42 Tahun dan Fujisawa berusia 38 tahun.
Duet kedua orang ini berhasil membuat Honda mewujudkan mimpi dan keinginannya untuk menjangkau dunia. Akhirnya, seperti yang kita ketahui, produk-produk Honda tak hanya menjadi nomor 1 di Jepang tetapi juga di berbagai belahan dunia.
Soichiro Honda, oleh karyawannya dikenal sebagai pemimpin yang keras. Namun sikapnya menjadi lembut ketika acara minum sake bersama. Satu hal lagi yang patut dipuji dari Honda adalah sikap nya yang anti-nepotisme dalam menentukan jabatan di perusahaannya.
Sepanjang hidupnya, Soichiro Honda dikenal sebagai orang yang selalu berjiwa muda. Walaupun usianya semakin bertambah tua tapi semangatnya tidak pernah berkurang. Pada 5 Agustus 1991, Honda meninggal di usia 84 tahun akibat penyakit lever.
Honda berkata “Orang melihat kesuksesan saya hanya satu persen. Tapi, mereka tidak melihat 99% kegagalan saya” . Pesan Honda : “ Ketika Anda mengalami kegagalan, mulailah bermimpi, mimpikanlah mimpi baru dan berusahalah untuk merubah mimpi itu menjadi kenyataan.”
Soichiro Honda membuktikan pada kita bahwa orang yang asalnya miskin, ndeso, minim pendidikan dan modal kecil juga bisa sukses, bahkan merajai dunia. Ketika gagal – ia bangkit, ketika menemui kesulitan dalam temuannya – ia belajar. Solusi sukses Honda adalah berani bermimpi , mau belajar, bekerja giat, dan semangat pantang menyerah. Mari belajar dari solusi sukses Honda.
Setiap kali merasa gagal dan putus asa, ingatlah filosofi Honda: “The Power of Dream” . Mimpi dapat menjadi bahan bakar yang mendorong kita untuk mencapai sukses. Beranilah untuk bermimpi, lakukan sesuatu untuk mewujudkan mimpi anda, dan jangan pernah menyerah. :)
Baca Selengkapnya...
Langganan:
Postingan (Atom)









