Mau Belajar Cara Yang Benar Untuk BENAR-BENAR Menghasilkan Uang Lewat Internet??

Klub Bisnis Internet Berorientasi Action

Ingin Men-Share artikel ini?

Bila Anda merasa artikel ini bermanfaat, anda boleh sharing artikel ini ke teman, kerabat atau saudara anda lewat facebook. Caranya mudah. Tinggal meng-klik gambar "Share on Facebook" yang ada di bagian akhir tiap artikel. Semoga bermanfaat :)

Sabtu, 17 Oktober 2009

Kebahagiaan itu bergantung pada…

Kebahagiaan itu bergantung pada...? Judul tersebut belum selesai. Lanjutannya ada di akhir artikel ini. Selamat membaca :)


Ada seorang pemuda. Pemuda ini sedang mengalami pergolakan batin. Ia ingin mencari jawaban dari pertanyaan “Apakah penyebab kebahagiaan?” . Ia pun memutuskan pergi mengembara mencari jawaban tersebut.

Kebahagiaan itu bergantung pada harta kekayaan” , kata si orang kaya. “Dengan kekayaan aku bisa membeli apapun” , tambahnya. Mendengar hal itu, si pemuda pun berusaha mengumpulkan kekayaan. Dasar dia punya bakat istimewa, dalam waktu yang singkat ia telah berhasil mengumpulkan kekayaan. Barang apapun yang dia mau semuanya mampu dia beli. Kecuali kebahagiaan. Ia masih belum menemukan kebahagiaan. Dan ia pun melanjutkan pencariannya.

Kebahagiaan itu bergantung pada kesehatan” , kata si tabib. “Lihat diriku, walaupun sudah berusia tua tapi masih sehat dan bugar begini” , tambahnya. Mendengar hal itu, si pemuda pun mulai memelihara kesehatannya. Ia memiliki tubuh yang sehat dan kuat, tapi tidak demikian dengan batinnya. Ia masih belum menemukan kebahagiaan. Dan ia pun melanjutkan pencariannya.

Kebahagiaan itu bergantung pada kekuatan” , kata si pendekar. “Aku telah melewati lebih dari seribu pertarungan, dan aku selalu menang. Tidak ada orang yang tidak bisa aku kalahkan” , tambahnya. Mendengar hal itu si pemuda mulai mempelajari berbagai ilmu beladiri. Dan benar ia menjadi tak terkalahkan. Namun ia masih belum menemukan kebahagiaan. Dan ia pun melanjutkan pencariannya.

Kebahagiaan itu bergantung pada kekuasaan” , kata seorang pejabat. “Dengan kekuasaan, semua orang tunduk padaku”, tambahnya. Dan pejabat itu merekomendasikan pemuda itu ke raja. Melihat pemuda dengan bakat istimewa dan serba bisa itu, raja langsung menyukainya dan memberi jabatan yang tinggi. Dan dengan jabatannya yang tinggi, semua orang tunduk padanya. Namuan ia masih belum menemukan kebahagiaan. Dan ia pun melanjutkan pencariannya.

Pemuda itu hampir putus asa. “Apakah kebahagiaan itu suatu hal yang mustahil didapatkan?” , demikian pikirnya. Saat hampir putus asa, dia pun bertemu dengan seseorang.

Kebahagiaan itu bergantung pada dirimu sendiri” , kata si bijaksana. “Kekayaan, kesehatan, kekuatan, kekuasaan…semuanya adalah faktor eksternal. Yang terpenting adalah faktor internal, dirimu sendiri…pikiranmu. Kamu bisa merasa bahagia kapanpun kamu ingin bahagia.” . Dan ini menjadi akhir pencarian si pemuda itu. Ia telah menemukan kebahagiaan.


Moral cerita:
- Kebahagiaan berasal dari diri kita sendiri
- Kita bisa berlatih untuk selalu merasa bahagia dalam hidup ini, apapun keadaan kita sekarang
- Kekayaan, kesehatan, kekuatan, kekuasaan mengikuti kebahagiaan…bukan sebaliknya. Dengan terlebih dulu merasa bahagia, kita akan lebih mudah mencapai hal-hal tersebut.


Dan iya, kelanjutan judul artikel ini adalah “Kebahagiaan Itu Bergantung Pada Diri Kita Sendiri” :)


38 komentar:

  1. wahh akhinya gw bisa komen di blog lu bro...
    kemaren2 selalu buru2 gw close tiap masuk sini karena mengandung virus.. dah dibersihin yah?
    buat gw kebahagiaan gw adalah ketika gw bisa menjadi apa yg gw mau :P

    BalasHapus
  2. Sepakat!! kebahagian itu bergantung dari kita sendiri, bergantung dari persepsi kita tentang kebahagiaan dan bergantung dari kriteria2 yg kita beri untuk sebuah kebahagiaan...Jadi untuk apa mencari di luaran sana, karena sejatinya kebahagian itu ada di dalam hati...

    BalasHapus
  3. kebahagian itu tergantung pada diri kita sendiri dan apa yang kita yakini bisa membuat kita bahagia

    BalasHapus
  4. Mantabs bro...!
    bahagia datangnya dari dalam diri setiap orang... Dia tidak bisa dibeli dan diimpor dari mana pun!

    BalasHapus
  5. tulisan yang bener2 mengingatkan Mas. Trims sekali ya.
    Salam sukses selalu :)

    BalasHapus
  6. aq hanya ingin bahagia dengan apa yang aku lakukannnn dan dengan caraku sendiri
    hehehe

    BalasHapus
  7. sekali lagi kebahagiaan tergantung dari diri kita sendiri, bagaimana kita memandang ketika kesusahan adalah sebuah kebahagian juga. Tentunya jangan selalu memandang hidup ini adalah sebuah kesusahan , tetapi pandanglah hidup ini sebagai kebahagiaan.

    BalasHapus
  8. jangan terbawa emosi, selalulah rileks karna kebahagian akan terasa bila selalu terbawa rileks, hiduplah dengan penuh kebahagian
    salam sukses

    BalasHapus
  9. salam sobat
    trims infonya
    memang paling utama kebahagiaan internal,,ya,,
    kebahagiaan datang dari diri sendiri.
    semau kita yang penting bahagia,,,

    BalasHapus
  10. wah wah..
    judulnya menantang mas :)

    btw artikelnya bagus bgt..
    menginspirasi dah..

    BalasHapus
  11. setuju banget mas wellsen
    diri sendirilah yang menentukan apakah kita mau bahagia atau tidak... :D

    BalasHapus
  12. @ Fandhie:

    wah, saya malah gak tau bro..
    sorry yah..
    gak di apa2in koq, malah gak nyadar klo ada virus..
    BTW, thanks atas kunjungannya..

    yupz, saya sependapat..

    BalasHapus
  13. @ Rita Susanti:

    yaps..
    saya setuju sekali, mbak Rita :)

    BalasHapus
  14. @ Rudy Azhar:

    setuju, mas Rudy :)

    BalasHapus
  15. @ Agus Siswoyo:

    setuju, mas..
    tidak ada yang jualan kebahagiaan :D

    BalasHapus
  16. @ Arkasala:

    sama2 mas..
    semoga bermanfaat :)

    BalasHapus
  17. @ Yanuar Catur Astarafa:

    yupz..
    saya juga termasuk tipe orang seperti itu bro..
    selalu suka melakukan hal dengan cara saya sendiri.. :D

    BalasHapus
  18. @ blog buat bisnis:

    setuju, mas..
    dengan mindset seperti itu, kita bisa menjalani hidup dengan lebih nyaman..

    BalasHapus
  19. @ heru:

    setuju, mas Heru..
    just relax :D

    BalasHapus
  20. @ Nura:

    iya sobat..
    kebahagiaan yang berasal dari dalam diri itu yang paling penting :)

    BalasHapus
  21. @ masa depan:

    hahaha..
    thanks mas..
    sukses buat anda

    BalasHapus
  22. @ Alfred:

    iya, mas..
    kuncinya adalah diri kita sendiri..

    BalasHapus
  23. Salam kenal...
    makasih infonya

    BalasHapus
  24. @ Miss Cyber :

    sama2 :)
    thanks udah berkunjung..

    BalasHapus
  25. Hmmm... betul sekali Kang... saya suka postingan semacam ini... menggugah hati untuk selalu melihat apa yg kita punya, bukan melulu melihat kepunyaan orang lain... pepatah mengatakan rumput tetangga akan nampak selalu hijau, padahal jika diperhatikan lebih dalam maka pekarangan rumah sendiri jika telaten, dirawat baik2 maka akan memberi kebahagian yang tak terkira...

    Salam kenal Kang Wellsesn, trims udah mampir ke blog saya... :) sekali lagi hatur nuhun...

    BalasHapus
  26. kebahagiaan itu tergantung restu orang tua

    BalasHapus
  27. saya pengen bahagia terus nih, hehe

    BalasHapus
  28. @ casrudi:

    betul kang..
    saya setuju dengan pendapat anda..
    sama2 :)
    terima kasih juga atas kunjungan baliknya..

    BalasHapus
  29. @ soulharmony:

    iya juga..
    salam kenal :)
    terima kasih atas kunjungannya..

    BalasHapus
  30. @ Reza Fauzi:

    saya juga :D

    BalasHapus
  31. semoga kebahagiaan itu selalu ada dihati

    BalasHapus
  32. setuju ...
    bahagia itu tdk bisa diukur dari materi,pangkat, jabatan dsb .. bahagia hanya bisa diraih jika kita sadar akan diri sendiri ..

    BalasHapus
  33. @ hpnugroho:

    betul, mas..
    terima kasih atas komentarnya.. :)

    BalasHapus
  34. kadang yang sering terjadi di dunia nyata adalah seperti cerita anda mas...
    orang bingung kesana kesini mencari...
    nggak tahunya...
    ada pada diri kita masing2...
    nice story
    thanks

    BalasHapus
  35. @ Iwankus:

    iya,mas..
    thanks :)

    BalasHapus
  36. artikel yang sangat menginspirasi. Kebahagian memang datang dari pikiran kita. Saya selalu mensyukuri hal-hal kecil setiap hari agar saya selalu bahagia setiap hari.

    BalasHapus
  37. Monterey Neighborhood Meatshops are stand-alone outlets that exclusively sell a wide range of Monterey pork and beef cuts, as well as Monterey Ready-to-Cook Meats, Magnolia Chicken, Purefoods hotdogs and other selected San Miguel products.

    BalasHapus

Saya mengharapkan partisipasi anda dalam blog ini. Jadi jangan sungkan untuk ikut menuliskan komentar anda pada kotak komentar yang telah tersedia di bawah ini :)