Mau Belajar Cara Yang Benar Untuk BENAR-BENAR Menghasilkan Uang Lewat Internet??

Klub Bisnis Internet Berorientasi Action

Ingin Men-Share artikel ini?

Bila Anda merasa artikel ini bermanfaat, anda boleh sharing artikel ini ke teman, kerabat atau saudara anda lewat facebook. Caranya mudah. Tinggal meng-klik gambar "Share on Facebook" yang ada di bagian akhir tiap artikel. Semoga bermanfaat :)

Rabu, 16 September 2009

Cerita Inspirasi: Belajar Dari Sebutir Kacang Hijau

Cerita inspirasi kali ini akan mengajak kita belajar dari sebutir kacang hijau. Mari kita simak :)


Di negeri kacang hiduplah berbagai spesies kacang. Diantara para kacang, adalah sebutir kacang hijau yang merasa tidak percaya diri. Dia merasa dirinya begitu tidak berharga. Tidak ada apa-apanya dibandingkan spesies kacang yang lain. Apalah arti sebutir kacang hijau, pikirnya.

Suatu hari kacang hijau melihat kacang panjang berjalan melewatinya. Ia pun merasa rendah diri dan bergumam dalam hatinya, “Kacang panjang itu keren sekali. Walaupun namanya kacang, tapi tubuhnya panjang, keren. Jauh sekali bila dibandingkan diriku yang kecil dan jelek ini. Apalah artinya diriku”

Keesokan harinya kacang hijau berpapasan dengan kacang tanah. Ia tidak berani menatap wajah kacang tanah yang tersenyum padanya. “Wah..kacang tanah sedang senyum dengan siapa ya…Tapi yang jelas gak mungkin senyum dengan aku. Apalah aku ini. Dia kan populer. Di berbagai jenis makanan selalu ada dia. Belum lagi dia sering tampil di iklan-iklan televisi. Mana pantas aku bergaul dengan dia”

Di hari yang lain, berjumpa pula kacang hijau dengan kacang kedelai. Ketika kacang kedelai hendak menyapanya, kacang hijau sudah kabur duluan. “Wah..wah..mana pantas aku bergaul dengan kacang kedelai. Dia kan selebritis. Sumber protein istimewa yang diolah menjadi berbagai makanan. Berbagai buku kesehatan juga membahas dia. Belum lagi iklan snack dan susu kedelai yang dibintanginya. Sedangkan aku paling jauh cuma sampai gerobak bubur kacang hijau”

Hari demi hari berlalu. Kacang hijau telah bertemu kacang polong, kacang merah, kacang mete, sampai kacang hazelnut. Setiap kali itu pula ia hanya bisa tertunduk tidak percaya diri ketika berpapasan dengan mereka. Berulangkali kacang hijau hanya mengeluhkan betapa tidak berharga dirinya.

Suatu ketika kacang hijau berpapasan dengan sebutir kacang aneh. Entah spesies apa, tapi tampaknya sudah tua sekali. Melihat kacang hijau yang murung, kacang itu pun bertanya padanya.

“Hey kacang hijau, mengapa kamu murung begitu? Ada masalah?”
“Emm…Tidak…Tidak ada apa-apa..”
“Yang benar? Bila ada masalah ceritakan saja. Siapa tahu aku bisa bantu”
“ Eh…Sebenarnya aku merasa tidak percaya diri. Diriku begitu tidak berharga. Kecil, jelek, tidak populer. Dibandingkan kacang-kacang lainnya. Mereka semua punya keistimewaan masing-masing.”
“Mengapa kamu bisa bilang dirimu tidak berharga? Coba dengarkan cerita berikut”

Sebutir kacang tua yang bijaksana itu mulai menceritakan sebuah cerita inspirasi pada kacang hijau. “Zaman dahulu kala, penduduk di negeri seberang menderita kelaparan berat. Semua tanamannya terserang hama dan penyakit. Akhirnya mereka dapat tetap bertahan hidup dengan mengkonsumsi kacang. Tahukah kamu kacang apa itu? Itu kacang hijau…leluhurmu. Kacang hijau yang dapat hidup dengan mudah di tengah kondisi seperti itu telah menyelamatkan penduduk di sana” . Cerita inspirasi itu sedikit demi sedikit mulai membangkitkan rasa percaya diri kacang hijau.

“Tahukah kamu bahwa dirimu sebenarnya sangat berharga. Keunggulanmu adalah kamu dapat hidup dengan mudah, tidak butuh banyak perawatan. Lalu tubuhmu juga mengandung vitamin B yang sangat berharga. Dan sebenarnya kamu juga dapat diolah menjadi berbagai makanan”
“Benarkah?”
“Iya..dan tahukah kamu satu hal yang paling penting?”
“Apa itu, kek?”
“Semangkok bubur kacang hijau telah memberikan senyuman bagi jutaan keluarga di muka bumi ini.”

Cerita inspirasi dan nasehat yang diberikan kacang bijaksana itu telah membangkitkan rasa percaya diri dalam dirinya. Kacang hijau telah menemukan solusi tidak percaya dirinya. Sejak saat itu ia lebih menghargai dirinya serta memaksimalkan semua potensi dirinya. Bahkan kacang hijau telah menerima tawaran iklan sebuah minuman kotak. :)


Pelajaran apa yang bisa dipetik dari cerita inspirasi di atas? Bahwa kita sering kali membanding-bandingkan diri kita dengan orang lain. Seringkali kita terlalu memandang tinggi orang lain dan terlalu meremehkan diri kita sendiri. Seperti kata pepatah, rumput tetangga selalu terlihat lebih hijau. Dan akhirnya itu membuat kita tidak percaya diri.

Benarkah orang lain sedemikian hebatnya? Benarkah diri kita demikian jeleknya? Kemungkinan besar tidak. Masalahnya hanya pada cara pandang kita. Kita hanya perlu mengganti kacamata / persepsi kita. Daripada membanding-bandingkan dengan orang lain, mungkin lebih baik kita lebih fokus pada kelebihan diri kita. Mari belajar untuk mensyukuri semua potensi yang kita miliki dan diasah agar menjadi maksimal. Semoga sepenggal cerita inspirasi ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua :)



Catatan:
Bila anda tertarik dengan tulisan saya dan ingin mengikuti tulisan-tulisan saya yang lain, dapatkan informasi artikel terbaru yang akan dikirimkan ke e-mail anda setiap saya menulis artikel baru di blog ini. Caranya mudah, tinggal masukkan alamat e-mail anda pada kolom di sebelah kanan ketiga dari atas yang bertulisan “FeedBurner

Atau bookmark saja alamat blog ini, atau catat saja alamat blog ini: solusi-sukses.blogspot.com . Kunjungan anda sangat berharga :)

50 komentar:

  1. Cerita yang sangat inspiratif Mas..
    Terimakasih. Salam ACTION!

    BalasHapus
  2. @ Joko Susilo:

    wah..pak Joko :)
    terima kasih kunjungannya..

    BalasHapus
  3. mantab sekali mas wellsen... ada cerita dalam cerita.. sungguh inspiratif sekali.. mantebbb :D Memang kita harus merubah cara pandang kita terhadap diri sendiri. Tentunya ke arah yang positif. Karena Tuhan menciptakan kita ISTIMEWA, unik dan masing-masing memiliki fungsi yang berbeda dalam menjalankan perutusan-NYA di dunia ini. Oleh sebab itu, mari kita bersama membentuk persepsi diri yang POSITIF. Demi kemajuan kita bersama. Mantabb :D GBU, JBU

    BalasHapus
  4. Berarti benar ya bahwa "kita adalah apa yang kita pikirkan".

    BalasHapus
  5. Cerita yang sangat memberì inspirasi, makasih bang atas sharingnya..

    BalasHapus
  6. Wah, brarti kita harus selalu bersyukur ya...

    BalasHapus
  7. cerita yg inspiratif :) menggugah alam pikiran kita supaya lebih menghargai diri kita sendiri, trims artikelnya bermanfaat

    salam
    hill

    BalasHapus
  8. nyam...nyam...kacang memang enak...
    digoreng, direbus, dibakar, dibubur dan di di yang lain...
    nah si kacang hijau ini setelah menemukan PD-nya lagi semoga tdk jadi sombong dan tetap low profile...
    sukses untuk semua

    BalasHapus
  9. cerita dari kacang ya kalau yang ini....

    baca cerita ini jadikeinget sama pepatah yang mengatakan.... "Taman tetangga pasti keliatan lebih bagus daripada taman sendiri." hehehehe ;))

    BalasHapus
  10. sungguh menggugah... hehe...
    salam sukses

    BalasHapus
  11. Bener banget sob, kita emang harus merubah cara pandang kita...
    Kan ada yang bilang tuh, harus positive thinking, heheheh...

    BalasHapus
  12. artikel yang membangkitkan semangat
    terima kasih

    BalasHapus
  13. @ rahasia fillipo inzaghi :

    eh..mas Alfred toh..
    saya sependapat..
    setiap orang diciptakan istimewa.. jadi seharusnya kita menghargai diri kita sendiri :)

    BalasHapus
  14. @ ivan kavalera:

    terima kasih atas kunjungannya :)

    BalasHapus
  15. @ Ono Karsono:

    iya, mas..
    bahasa latinnya Cogito Ergo Sum :)
    apa yang kita percayai, itulah yang membentuk kita..

    BalasHapus
  16. @ Dinoe:

    sama2, mas Dinoe :)

    BalasHapus
  17. @ Buwel:

    yupz, mas Buwel :)

    BalasHapus
  18. @ A-Chen:

    thanks mas Achen :D

    BalasHapus
  19. @ hill:

    sama2 mas Hill :)
    semoga bermanfaat..

    BalasHapus
  20. @ Iwankus:

    hahaha..
    jadi laper, mas :p

    BalasHapus
  21. @ Winarno:

    thanks, mas Winarno :)

    BalasHapus
  22. @ vie_three:

    yupz..begitulah..
    hehe

    BalasHapus
  23. @ Reza Fauzi:

    thanks mas Reza :)
    salam sukses..

    BalasHapus
  24. @ Blogger Narsiz:

    yupz bro..
    always be positive :)

    BalasHapus
  25. @ annosmile:

    terima kasih..
    semoga bermanfaat :)

    BalasHapus
  26. Kebetulan sekali mas wellsen, saya salah satu penggemar bubur kacang hijau. Salam.

    BalasHapus
  27. Dalam kasus ini bersyukur atas apa yang sudah Tuhan berikan kepada kita dalam bentuk menghargai diri kita sendiri adalah solusi awal terbaik untuk tetap melangkah meraih kesuksesan hidup.
    Memang akan terasa berat untuk menumbuhkan rasa percaya diri ini, namun sebagai langkah awal, ingatlah bahwa Tuhan menciptakan kita dengan maksud mulia. Tuhan tidak menciptakan kita lebih rendah dibanding orang lain...
    Kitalah yang membuat diri kita rendah dibanding orang lain, entah itu melalui perbuatan, perkataan ataupun seperti dalam cerita ini melalui cara pandang (persepsi) kita terhadap diri kita sendiri...

    Makasih sudah berbagi cerita ini... Tetaplah berbagi sahabatku :)

    Sukses Selalu...

    BalasHapus
  28. Kedaling rasa nu pinuh ku bangbaluh hate, urang lubarkeun, ngawengku pinuh ku nyuuh, meungpeung wanci can mustari. Taqabalallahu Minna Wa Minkum
    Wilujeng Idul Fitri 1430 H, sim kuring neda dihapunten samudaya kalepatan.
    Kuring neda dihapunten kana samudaya kalepatan, boh bilih aya cariosan anu matak ngarahetkeun kana manah, da sadayana oge mung saukur heureuy, manusa mah teu tiasa lumpat tina kalepatan jeung kakhilafan

    BalasHapus
  29. Terselip khilaf dalam candaku,
    Tergores luka dalam tawaku,
    Terbelit pilu dalam tingkahku,
    Tersinggung rasa dalam bicaraku.
    Hari kemenangan telah tiba,
    Semoga diampuni salah dan dosa.
    Mari bersama bersihkan diri,
    sucikan hati di hari Fitri.
    Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H
    Taqoba lallahu minnaa wa minkum
    Shiyamanaa wa shiyamakum
    Minal ‘aidin wal faizin
    Mohon maaf lahir dan batin
    Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaaaank
    I Love U fuuulllllllllllllllllll

    BalasHapus
  30. @ sumartono:

    hahaha..
    sukses mas :)

    BalasHapus
  31. @ Blog Kesuksesan Hidup:

    Betul.. sebenarnya kita tidak lebih rendah dari orang lain, melainkan diri kita sendirilah yang membuat kita jadi rendah..
    Semoga kita bisa lebih mencintai diri kita..

    thanks komentarnya, mas :)

    BalasHapus
  32. @ kangBoed:

    puisi yang menarik, kang..
    selamat Idul Fitri 1430..
    mohon maaf lahir dan batin..

    salam persahabatan :)

    BalasHapus
  33. makasih ceritanya ya sob...
    Bagus sekali..
    Kita gak perlu memandang rendah diri kita.
    Bersyukurlah dengan semua yang kita terima dan kita miliki, apapun keadaannya. Tiap orang diciptakan dengan kelebihan dan kekurangan masing2. Dan hendaklah kelebihan kita, kita pakai untuk hal2 mulia, kekurangan kita menjadi semangat dan pendorong bagi kita untuk bissa menunjukkan potensi kita.
    Nice Post..
    (maaf kalau kepanjangan)

    BalasHapus
  34. Terselip khilaf dalam candaku,
    Tergores luka dalam tawaku,
    Terbelit pilu dalam tingkahku,
    Tersinggung rasa dalam bicaraku.
    Hari kemenangan telah tiba,
    Semoga diampuni salah dan dosa.
    Mari bersama bersihkan diri,
    sucikan hati di hari Fitri.
    Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H
    Taqoba lallahu minnaa wa minkum
    Shiyamanaa wa shiyamakum
    Minal ‘aidin wal faizin
    Mohon maaf lahir dan batin
    Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaaaank
    I Love U fuuulllllllllllllllllll

    BalasHapus
  35. Kedaling rasa nu pinuh ku bangbaluh hate, urang lubarkeun, ngawengku pinuh ku nyuuh, meungpeung wanci can mustari. Taqabalallahu Minna Wa Minkum
    Wilujeng Idul Fitri 1430 H, sim kuring neda dihapunten samudaya kalepatan.
    Kuring neda dihapunten kana samudaya kalepatan, boh bilih aya cariosan anu matak ngarahetkeun kana manah, da sadayana oge mung saukur heureuy, manusa mah teu tiasa lumpat tina kalepatan jeung kakhilafan

    BalasHapus
  36. Nice Story...
    lam kenal juga ya :D
    btw Selamat menunya dah jadi ;)

    BalasHapus
  37. ass..wr.wb/salam sejahtera
    ehm...aq sebuah blog yang bagus...lam kenal juga dariku,ini dah aq follow kalo mau follow balik buat aq ya thnxs...

    BalasHapus
  38. @ Kang Boed:

    selamat Idul Fitri Kang :D

    BalasHapus
  39. @ Ica:

    komentar yang menarik..
    saya sependapat dengan anda..
    thx kunjungan baliknya :D

    BalasHapus
  40. @ Oentoe_09:

    thanks, mas :D

    BalasHapus
  41. @ Rihar Diana:

    thanks kunjungannya, mbak Dhana :)
    met Idul Fitri :)

    BalasHapus
  42. Hmmmm.... Jadi ngiler ama bubur kacangnya nih :D

    BalasHapus
  43. <a href="http://www.kareproducts.com/">ergonomic products</a>Min Okt 03, 05:30:00 AM

    Semoga diampuni salah dan dosa
    Taqoba lallahu minnaa wa minkum

    BalasHapus
  44. cerita yang menggugah untuk lebih berpikir tentang kekuatan diri sendiri, jangan minder ...toh kita sama2 manusia juga..di mata tuhan kita sama....asal gak takabur aja, yang kemudian memandang rendah orang lain..salam kenal

    BalasHapus
  45. semua yang ada dalam hidup ini adalah pelajaran bagi kita, meskipun sebesar zarah.

    BalasHapus

Saya mengharapkan partisipasi anda dalam blog ini. Jadi jangan sungkan untuk ikut menuliskan komentar anda pada kotak komentar yang telah tersedia di bawah ini :)