Orang yang berhubungan dengan penjualan tentu tidak asing lagi mendengar kata word of mouth marketing. Sebuah jurus pamungkas yang sangat ampuh dalam “ilmu beladiri” marketing. Kali ini, kita akan melihat kehebatan word of mouth marketing lewat kejadian nyata yang saya alami.
Seminggu belakangan, lagi hangat-hangatnya film Transformer. Bagi yang belum tahu, transformer adalah film tentang sekumpulan robot raksasa yang menyamar dalam bentuk kendaraan biasa untuk melindungi bumi.
Pertama kali saya mengenal Transformer adalah pada saat kecil dalam versi animasinya. Sejak kecil, saya tidak pernah suka dengan film itu. Bahkan pada saat Transformer dibuat versi film nya sekitar 1 tahun yang lalu, saya sedikit pun tidak tertarik untuk menontonnya.
Pada akhir Juni, film Transformer 2 rilis di bioskop-bioskop. Sambutannya begitu baik. Awalnya saya masih tidak begitu peduli. Tapi di facebook, banyak sekali teman yang membahas film transformer. Beberapa teman facebook malah menyarankan menonton film itu. Begitu pula teman-teman di kampus sibuk membicarakan film itu. Bahkan teman saya sempat kehabisan tiket.
Oke, saya penasaran. Bahkan mulai sedikit tertarik. Akhirnya, hari Minggu, 28 Juni 2009, saya memutuskan untuk nonton bersama teman-teman saya. Di awal-awal film, saya sudah mulai “masuk“ ke dalam ceritanya. Dan film berdurasi dua jam lebih itu berhasil membuat saya sangat puas.
Pertama, film itu adalah kombinasi dari komedi yang mengocok perut, ditambah unsur romantis, adegan mengharukan dan action yang seru dan menegangkan yang akan memompa adrenalin anda . Pokoknya komplit deh. Lalu, visual effect nya sungguh sempurna ,tampak begitu nyata. Durasi yang cukup panjang tidak membuat bosan, malah berharap durasinya bisa lebih panjang lagi. Dan satu poin pluis dari saya, koreografinya yang bagus. Jika di film-film lain, ketika ada adegan pertarungan robot raksasa, akan terlihat asal pukul gak jelas. Dalam film ini, robot-robot nya bertarung dalam koreografi ala beladiri yang mempesona.
Dua jam lebih berlalu dengan cepat. Film nya berakhir dan saya keluar dengan senyuman di wajah. Benar-benar puas. Dan saya yakin penonton lain juga merasa puas dengan film itu. Dan saya tidak ragu untuk merekomendasikan film itu secara sukarela :)
Dan kita telah melihat keajaiban word of mouth marketing. Orang yang tadinya tidak suka transformer, bisa menonton karena rekomendasi teman dan film tersebut menjadi bahan pembicaraan. Setelah menonton ia merasa puas. Kemudian ia siap merekomendasikannya kepada orang lain.
Seperti kita tahu, sebagus apapun suatu iklan dibuat, masih sulit untuk menandingi word of mouth marketing alias ‘promosi dari mulut ke mulut’. Hal ini menjadi masukan bagaimana caranya memuaskan customer kita sehingga ia benar-benar puas dan terjadi word of mouth marketing. Penjual untung, pelanggan, pelanggan puas. Sama-sama untung. Kondisi yang paling ideal bukan? :)
Akhirnya saya merekomendasikan anda untuk menonton “Transformer 2” di bioskop terdekat. Cocok untuk anda yang suka film komedi, romantis, dan action dalam satu paket. Sangat menghibur. Pokok nya top banget deh :)
Baca Selengkapnya...
Rabu, 01 Juli 2009
Kamis, 25 Juni 2009
My 20'th Birthday ^_^
Tidak terasa usiaku telah mencapai angka 20.
Semoga di usia yang semakin bertambah ini, aku berharap bisa menjadi pribadi yang lebih matang n dewasa.
Semoga aku semakin dekat dengan kesuksesan..
Semoga aku bisa kaya di usia muda :p
Semoga aku meraih sukses dalam bisnis online..dan juga bisnis offline nantinya..
Semoga bisa menjadi expert dalam martial arts..
Semoga aku bisa mengalami kemajuan yang lebih pesat dalam setiap aspek hidupku..
Semoga semua impian-impianku bisa terwujud..
Dan semoga aku bisa memberikan manfaat bagi orang lain.. ^_^
Dengan doa, semangat, dan yang terpenting usaha, aku YAKIN dan PERCAYA semua harapanku PASTI bisa terwujud.
Semangat!!! ^_^
Baca Selengkapnya...
Semoga di usia yang semakin bertambah ini, aku berharap bisa menjadi pribadi yang lebih matang n dewasa.
Semoga aku semakin dekat dengan kesuksesan..
Semoga aku bisa kaya di usia muda :p
Semoga aku meraih sukses dalam bisnis online..dan juga bisnis offline nantinya..
Semoga bisa menjadi expert dalam martial arts..
Semoga aku bisa mengalami kemajuan yang lebih pesat dalam setiap aspek hidupku..
Semoga semua impian-impianku bisa terwujud..
Dan semoga aku bisa memberikan manfaat bagi orang lain.. ^_^
Dengan doa, semangat, dan yang terpenting usaha, aku YAKIN dan PERCAYA semua harapanku PASTI bisa terwujud.
Semangat!!! ^_^
Baca Selengkapnya...
Rabu, 24 Juni 2009
Ada Penjara Dalam Kepalaku !!!
Ketika membaca kata "penjara" mungkin yang terbayang dalam pikiran kita adalah sebuah sel tahanan. Sebuah ruangan sempit yang dikelilingi jeruji besi. Sebuah ruangan yang menghalangi kita untuk keluar dan membelenggu kita. Lalu apa hubungannya dengan kepala? Bagaimana bisa ada penjara dalam kepala kita?
Dalam artikel kali ini saya akan membahas tentang mental block. Sebelum berbicara banyak tentang mental block, kita perlu memahami dulu apa yang dimaksud "belief". Belief secara sederhana dapat diartikan sebagai segala sesuatu yang kita percayai atau yang kita anggap sebagai kebenaran. Belief ini cakupannya sangat luas, mulai dari fakta-fakta umum, persepsi, konsep benar-salah, keyakinan terhadap ajaran agama, prinsip hidup, budaya/tradisi, mitos/tahayul yang anda percayai, dll. Termasuk juga keyakinan bahwa "Matahari terbit dari timur" sampai "menabrak kucing akan membawa sial" juga termasuk belief.
Lalu apa itu mental block? Mental block atau penjara mental adalah belief yang bersifat negatif yang menghambat kita dalam mencapai keberhasilan yang kita inginkan.Belief negatif ini bisa berasal dari keluarga, teman, leingkungan sosial, pengalaman pribadi, dll. Akhirnya mental block ini ter-install dalam pikiran bawah sadar kita. Kemudian mental block akan berusaha mensabotase segala upaya kita dalam mencapai keberhasilan, apabila dianggap bertentangan dengan mental block tersebut.
Contoh:
Pak Budi adalah seorang wirausahawan. Ia membuka usaha digital printing. Sudah 6 tahun usahanya berjalan, bukannya tambah maju malah beberapa kali hampir bangkrut. Segala upaya telah ia tempuh untuk memajukan usahanya. Ia membaca berbagai buku bisnis, buku motivasi, menghadiri berbagai seminar. Ia juga mencoba berpikiran positif, namun setiap kali ia mencoba malah muncul perasaan tidak nyaman dalam hatinya.
Akhirnya pak Budi memutuskan untuk diterapi oleh seorang hipnoterapis terkenal di daerahnya. Pada saat terapi, ditemukan sebuah mental block yang menjadi akar permasalahan pak Budi. Pada masa kecilnya pak Budi hidup di keluarga yang cukup kaya. Namun orangtua nya sering bertengkar karena masalah uang. Belum lagi saudara-saudara dari ayahnya pak Budi yang sering ribut masalah warisan. Akhirnya dalam pikiran bawah sadar Budi kecil, terbentuk mental block "Uang adalah sumber penderitaan" yang terbawa hingga ia dewasa. Mental block tersebut berupaya dengan segala cara untuk menghambat kesuksesan pak Budi karena menganggap "Uang adalah sumber penderitaan" dan "Bila saya banyak uang, saya akan menderita"
Oleh si hipnoterapis, mental block tersebut dihilangkan dan diganti dengan belief yang positif yang mendukung kesuksesan pak Budi. Hasilnya luar biasa. Dalam 2 bulan, usaha digital printing pak Budi telah maju pesat. Bahkan ia telah bersiap-siap membuka cabang baru.
Contoh di atas, walaupun fiktif, namun sering juga terjadi dalam kehidupan nyata. Seperti yang kita ketahui, pikiran memiliki kekuatan yang dahsyat yang mampu mempengaruhi hidup seseorang. Pikiran akan menghasilkan tindakan, tindakan akan menciptakan hasil. Belief-belief negatif tentunya akan membawa hasil negatif pula. Bila mental block tidak dibereskan, maka akan menghambat kita untuk menemukan solusi sukses dan meraih tujuan yang kita inginkan.
Lalu bagaimana cara mengatasi mental block? Ada banyak tehnik untuk mengatasi mental block. Tehnik yang digunakan antara lain hipnoterapi, visualisasi, NLP, EFT, dan lain-lain.Saya membaca sebuah buku bagus yang membahas tentang hal ini. Buku "The Secret of Mindset" karangan Adi W Gunawan. Anda bisa mencari buku tersebut di toko buku terdekat atau membaca artikel-artikel yang berhubungan dengan mental block di situs pengarangnya.
Baca Selengkapnya...
Dalam artikel kali ini saya akan membahas tentang mental block. Sebelum berbicara banyak tentang mental block, kita perlu memahami dulu apa yang dimaksud "belief". Belief secara sederhana dapat diartikan sebagai segala sesuatu yang kita percayai atau yang kita anggap sebagai kebenaran. Belief ini cakupannya sangat luas, mulai dari fakta-fakta umum, persepsi, konsep benar-salah, keyakinan terhadap ajaran agama, prinsip hidup, budaya/tradisi, mitos/tahayul yang anda percayai, dll. Termasuk juga keyakinan bahwa "Matahari terbit dari timur" sampai "menabrak kucing akan membawa sial" juga termasuk belief.
Lalu apa itu mental block? Mental block atau penjara mental adalah belief yang bersifat negatif yang menghambat kita dalam mencapai keberhasilan yang kita inginkan.Belief negatif ini bisa berasal dari keluarga, teman, leingkungan sosial, pengalaman pribadi, dll. Akhirnya mental block ini ter-install dalam pikiran bawah sadar kita. Kemudian mental block akan berusaha mensabotase segala upaya kita dalam mencapai keberhasilan, apabila dianggap bertentangan dengan mental block tersebut.
Contoh:
Pak Budi adalah seorang wirausahawan. Ia membuka usaha digital printing. Sudah 6 tahun usahanya berjalan, bukannya tambah maju malah beberapa kali hampir bangkrut. Segala upaya telah ia tempuh untuk memajukan usahanya. Ia membaca berbagai buku bisnis, buku motivasi, menghadiri berbagai seminar. Ia juga mencoba berpikiran positif, namun setiap kali ia mencoba malah muncul perasaan tidak nyaman dalam hatinya.
Akhirnya pak Budi memutuskan untuk diterapi oleh seorang hipnoterapis terkenal di daerahnya. Pada saat terapi, ditemukan sebuah mental block yang menjadi akar permasalahan pak Budi. Pada masa kecilnya pak Budi hidup di keluarga yang cukup kaya. Namun orangtua nya sering bertengkar karena masalah uang. Belum lagi saudara-saudara dari ayahnya pak Budi yang sering ribut masalah warisan. Akhirnya dalam pikiran bawah sadar Budi kecil, terbentuk mental block "Uang adalah sumber penderitaan" yang terbawa hingga ia dewasa. Mental block tersebut berupaya dengan segala cara untuk menghambat kesuksesan pak Budi karena menganggap "Uang adalah sumber penderitaan" dan "Bila saya banyak uang, saya akan menderita"
Oleh si hipnoterapis, mental block tersebut dihilangkan dan diganti dengan belief yang positif yang mendukung kesuksesan pak Budi. Hasilnya luar biasa. Dalam 2 bulan, usaha digital printing pak Budi telah maju pesat. Bahkan ia telah bersiap-siap membuka cabang baru.
Contoh di atas, walaupun fiktif, namun sering juga terjadi dalam kehidupan nyata. Seperti yang kita ketahui, pikiran memiliki kekuatan yang dahsyat yang mampu mempengaruhi hidup seseorang. Pikiran akan menghasilkan tindakan, tindakan akan menciptakan hasil. Belief-belief negatif tentunya akan membawa hasil negatif pula. Bila mental block tidak dibereskan, maka akan menghambat kita untuk menemukan solusi sukses dan meraih tujuan yang kita inginkan.
Lalu bagaimana cara mengatasi mental block? Ada banyak tehnik untuk mengatasi mental block. Tehnik yang digunakan antara lain hipnoterapi, visualisasi, NLP, EFT, dan lain-lain.Saya membaca sebuah buku bagus yang membahas tentang hal ini. Buku "The Secret of Mindset" karangan Adi W Gunawan. Anda bisa mencari buku tersebut di toko buku terdekat atau membaca artikel-artikel yang berhubungan dengan mental block di situs pengarangnya.
Baca Selengkapnya...
Rabu, 17 Juni 2009
Click
Bukan…Bukan artikel tentang Paid Per Click. Oh, kalo gitu pasti tentang Paid To Click? Bukan juga. Apalagi Clickbank, tidak ada hubungannya. Juga bukan bisnis online jenis baru. Jadi tentang apa dunk? Silahkan membaca lebih lanjut. :)
Beberapa hari yang lalu saya menonton sebuah film yang menarik. Sebuah film yang ditayangkan trans TV berjudul “Click” . Film ini sangat menarik, karena selain lucu dan menghibur, juga tersirat pesan moral yang sangat penting.
Adalah Michael (diperankan Adam Sandler), seorang arsitek berbakat yang sayangnya menduduki jabatan rendah pada perusahaan tempatnya bekerja. Ia memiliki mimpi untuk mengapaai kesuksesan dalam kariernya.Michael memiliki keluarga yang bahagia. Seorang istri yang cantik yang selalu mencintainya, serta dua anak, seorang putra dan seorang putri . Selain itu, masih ada kedua orang tua Michael yang sangat menyayanginya.
Michael bekerja keras agar bos nya mempromosikannya ke jabatan yang lebih tinggi. Sehari-hari ia sibuk bekerja sehingga keluarganya sering terabaikan. Berkali-kali ia membatalkan rencana liburan keluarga karena alasan pekerjaan. Namun sang istri masih berusaha memakluminya.
Suatu hari, Michael bertemu seorang pria misterius yang memberinya sebuah remote control. Bukan sembarang remote. Remote ajaib yang bisa mengendalikan apapun hanya dengan sekali “click” . Dimulailah petualangan Michael dengan remote ajaibnya yang membuahkan kejadian-kejadian lucu.
Meskipun Michael telah bekerja keras, ia tidak kunjung naik jabatan juga. Hal ini menimbulkan stress sehingga rumah tangga nya mulai diwarnai pertengkaran. Karena tidak ingin pusing, setiap akan bertengkar, Michael menekan tombol fast forward(tombol untuk mempercepat/melompati bagian film yang tidak ingin kita tonton) pada remote ajaibnya, dan ia pun langsung melompati waktu hingga saat istrinya telah selesai marah. Jadi ia tidak perlu mendengar omelan istrinya. Lama-lama, ini menjadi kebiasaan. Setiap mengalami hal yang tidak menyenangkan, ia langsung menekan fast forward dan melompati kejadian tidak mengenakkan tersebut.
Setiap kali ia menekan fast forward, pikirannya akan melompati waktu, sedangkan tubuhnya tetap ada di tempat dan berada dalam kondisi setengah sadar. Bagi orang yang melihatnya, akan terlihat seperti “robot” yang tidak tidak punya emosi dan hanya bisa berbicara satu-dua kata saja. Setelah selesai melompati momen tidak menyenangkan itu, barulah kesadarannya kembali.
Karena tidak sabar, Michael memutuskan “melompat” ke momen ketika ia telah dipromosikan ke jabatan yang lebih tinggi. Dan ternyata ia telah melompati satu tahun. Banyak hal yang telah ia lewatkan selama satu tahun itu.
Sialnya lagi, remote ajaib itu menjadi semakin tidak terkendali. Remote itu secara otomatis membuat Michael “melompat” walaupun ia tidak menekan tombol fast forward. Setiap kali ada hal yang tidak menyenangkan sekecil apapun, remote itu otomatis membuatnya melompati waktu…lagi dan lagi.
Tiba-tiba, ia telah melompat ke 6 tahun kemudian. Istrinya tidak tahan lagi dengan suami yang bertingkah seperti “robot”, menceraikannya dan menikah dengan pria lain. Michael terkejut mendapati kenyataan itu. Terjadi sedikit pertengkaran dan remote itu langsung membuatnya ‘melompati waktu’ lagi.
Melompati tahun demi tahun… Michael berhasil menjadi CEO dari perusahaan tempatnya bekerja dulu. Rumah mewah, mobil mewah, semua kemewahan telah ia miliki. Inilah mimpinya sejak dulu. Mimpinya telah tercapai.
Mimpi yang dibayar dengan harga yang sangat mahal. Ia berhasil mendapat kekayaan dan kesuksesan, tapi ia kehilangan keluarganya. Bercerai dengan istrinya. Tidak sempat melihat anaknya beranjak dewasa. Bahkan, karena sibuk dengan pekerjaannya, Michael sempat menolak dengan kasar saat ayahnya yang telah semakin tua mengajaknya pergi jalan-jalan bersama keluarga. Ternyata itu adalah kali terakhir ia bertemu dengan ayahnya. Pada “lompatan” berikutnya ia mendapati ayahnya telah meninggal karena sakit dan usia tua.
Sekali lompatan lagi, ia telah berada di hari pernikahan putranya. Di tengah acara, Michael yang telah menjadi pria tua, tiba-tiba sakit jantungnya kumat. Ia segera dilarikan ke rumah sakit. Di kamar rumah sakit, ia sadar umurnya tidak akan lama lagi. Sebelum ia “melompati waktu” lagi, ia harus menyampaikan pesan terakhirnya kepada anaknya. Jangan sampai anaknya mengulangi kesalahan yang sama seperti dirinya. Ia mencabut alat bantu pernapasan dan alat-alat yang menyokong hidupnya, bergegas berlari keluar rumah sakit, mengejar anaknya yang sedang naik ke mobil, ingin pulang. Michael tidak kuat lagi dan terjatuh. Ajalnya telah dekat. Dikelilingi keluarganya, dengan terbata-bata ia menyampaikan pesan terakhir kepada anaknya …”Family come first…”
Selesai? Belum. Bagaimana endingnya? Silahkan ditonton sendiri filmya. Dapatkan DVD nya di toko-toko terdekat :p .Dijamin tidak nyesal :)
Film “Click” ini, selain lucu dan menghibur, juga memberikan pesan moral yang penting. Pesan moralnya antara lain:
Jangan Suka “Melompat”
Hidup tidak luput dari masalah. Siapapun manusia di dunia ini pasti punya masalah. Kita tidak bisa terus “melompat”(baca: melarikan diri) dari masalah yang menimpa kita. Selesaikanlah masalah yang memang harus diselesaikan.
Tak ada yang Abadi
Semua mahluk yang hidup di dunia ini pasti akan tua dan mati. Orangtua kita juga tidak akan hidup selamanya. Bahagiakanlah mereka selagi sempat. Jangan sampai ada penyesalan yang amat sangat di kemudian hari.
Family Come First
Dahulukan keluarga. Boleh mengejar mimpi, tapi jangan sampai mengorbankan keluarga. Setinggi apapun kesuksesan, sebanyak apapun kekayaan, keluarga tetap lebih berharga. Mengejar mimpi dan kehidupan keluarga harus berjalan seimbang :)
Family come first… :)
Salam sukses :)
Baca Selengkapnya...
Beberapa hari yang lalu saya menonton sebuah film yang menarik. Sebuah film yang ditayangkan trans TV berjudul “Click” . Film ini sangat menarik, karena selain lucu dan menghibur, juga tersirat pesan moral yang sangat penting.
Adalah Michael (diperankan Adam Sandler), seorang arsitek berbakat yang sayangnya menduduki jabatan rendah pada perusahaan tempatnya bekerja. Ia memiliki mimpi untuk mengapaai kesuksesan dalam kariernya.Michael memiliki keluarga yang bahagia. Seorang istri yang cantik yang selalu mencintainya, serta dua anak, seorang putra dan seorang putri . Selain itu, masih ada kedua orang tua Michael yang sangat menyayanginya.
Michael bekerja keras agar bos nya mempromosikannya ke jabatan yang lebih tinggi. Sehari-hari ia sibuk bekerja sehingga keluarganya sering terabaikan. Berkali-kali ia membatalkan rencana liburan keluarga karena alasan pekerjaan. Namun sang istri masih berusaha memakluminya.
Suatu hari, Michael bertemu seorang pria misterius yang memberinya sebuah remote control. Bukan sembarang remote. Remote ajaib yang bisa mengendalikan apapun hanya dengan sekali “click” . Dimulailah petualangan Michael dengan remote ajaibnya yang membuahkan kejadian-kejadian lucu.
Meskipun Michael telah bekerja keras, ia tidak kunjung naik jabatan juga. Hal ini menimbulkan stress sehingga rumah tangga nya mulai diwarnai pertengkaran. Karena tidak ingin pusing, setiap akan bertengkar, Michael menekan tombol fast forward(tombol untuk mempercepat/melompati bagian film yang tidak ingin kita tonton) pada remote ajaibnya, dan ia pun langsung melompati waktu hingga saat istrinya telah selesai marah. Jadi ia tidak perlu mendengar omelan istrinya. Lama-lama, ini menjadi kebiasaan. Setiap mengalami hal yang tidak menyenangkan, ia langsung menekan fast forward dan melompati kejadian tidak mengenakkan tersebut.
Setiap kali ia menekan fast forward, pikirannya akan melompati waktu, sedangkan tubuhnya tetap ada di tempat dan berada dalam kondisi setengah sadar. Bagi orang yang melihatnya, akan terlihat seperti “robot” yang tidak tidak punya emosi dan hanya bisa berbicara satu-dua kata saja. Setelah selesai melompati momen tidak menyenangkan itu, barulah kesadarannya kembali.
Karena tidak sabar, Michael memutuskan “melompat” ke momen ketika ia telah dipromosikan ke jabatan yang lebih tinggi. Dan ternyata ia telah melompati satu tahun. Banyak hal yang telah ia lewatkan selama satu tahun itu.
Sialnya lagi, remote ajaib itu menjadi semakin tidak terkendali. Remote itu secara otomatis membuat Michael “melompat” walaupun ia tidak menekan tombol fast forward. Setiap kali ada hal yang tidak menyenangkan sekecil apapun, remote itu otomatis membuatnya melompati waktu…lagi dan lagi.
Tiba-tiba, ia telah melompat ke 6 tahun kemudian. Istrinya tidak tahan lagi dengan suami yang bertingkah seperti “robot”, menceraikannya dan menikah dengan pria lain. Michael terkejut mendapati kenyataan itu. Terjadi sedikit pertengkaran dan remote itu langsung membuatnya ‘melompati waktu’ lagi.
Melompati tahun demi tahun… Michael berhasil menjadi CEO dari perusahaan tempatnya bekerja dulu. Rumah mewah, mobil mewah, semua kemewahan telah ia miliki. Inilah mimpinya sejak dulu. Mimpinya telah tercapai.
Mimpi yang dibayar dengan harga yang sangat mahal. Ia berhasil mendapat kekayaan dan kesuksesan, tapi ia kehilangan keluarganya. Bercerai dengan istrinya. Tidak sempat melihat anaknya beranjak dewasa. Bahkan, karena sibuk dengan pekerjaannya, Michael sempat menolak dengan kasar saat ayahnya yang telah semakin tua mengajaknya pergi jalan-jalan bersama keluarga. Ternyata itu adalah kali terakhir ia bertemu dengan ayahnya. Pada “lompatan” berikutnya ia mendapati ayahnya telah meninggal karena sakit dan usia tua.
Sekali lompatan lagi, ia telah berada di hari pernikahan putranya. Di tengah acara, Michael yang telah menjadi pria tua, tiba-tiba sakit jantungnya kumat. Ia segera dilarikan ke rumah sakit. Di kamar rumah sakit, ia sadar umurnya tidak akan lama lagi. Sebelum ia “melompati waktu” lagi, ia harus menyampaikan pesan terakhirnya kepada anaknya. Jangan sampai anaknya mengulangi kesalahan yang sama seperti dirinya. Ia mencabut alat bantu pernapasan dan alat-alat yang menyokong hidupnya, bergegas berlari keluar rumah sakit, mengejar anaknya yang sedang naik ke mobil, ingin pulang. Michael tidak kuat lagi dan terjatuh. Ajalnya telah dekat. Dikelilingi keluarganya, dengan terbata-bata ia menyampaikan pesan terakhir kepada anaknya …”Family come first…”
Selesai? Belum. Bagaimana endingnya? Silahkan ditonton sendiri filmya. Dapatkan DVD nya di toko-toko terdekat :p .Dijamin tidak nyesal :)
Film “Click” ini, selain lucu dan menghibur, juga memberikan pesan moral yang penting. Pesan moralnya antara lain:
Jangan Suka “Melompat”
Hidup tidak luput dari masalah. Siapapun manusia di dunia ini pasti punya masalah. Kita tidak bisa terus “melompat”(baca: melarikan diri) dari masalah yang menimpa kita. Selesaikanlah masalah yang memang harus diselesaikan.
Tak ada yang Abadi
Semua mahluk yang hidup di dunia ini pasti akan tua dan mati. Orangtua kita juga tidak akan hidup selamanya. Bahagiakanlah mereka selagi sempat. Jangan sampai ada penyesalan yang amat sangat di kemudian hari.
Family Come First
Dahulukan keluarga. Boleh mengejar mimpi, tapi jangan sampai mengorbankan keluarga. Setinggi apapun kesuksesan, sebanyak apapun kekayaan, keluarga tetap lebih berharga. Mengejar mimpi dan kehidupan keluarga harus berjalan seimbang :)
Family come first… :)
Salam sukses :)
Baca Selengkapnya...
Sabtu, 13 Juni 2009
Bisnis Online Hanya Untuk Pemalas…
Ringkasan ini tidak tersedia. Harap
klik di sini untuk melihat postingan.
Baca Selengkapnya...
Rabu, 10 Juni 2009
WASPADA…Penyakit Berbahaya!!! Pastikan Anda Tidak Terjangkit !!!
Waspada ! Para ahli telah menemukan sebuah wabah penyakit berbahaya. Sebuah penyakit kronis yang telah ada sejak awal peradaban manusia. Bukan flu burung atau flu babi. Juga bukan SARS, Mad Cow Disease, AIDS ataupun kanker. Tapi penyakit ini cukup berbahaya bila tidak segera diobati.
Penyakit NGT-1 diindikasikan telah menjangkiti miliaran orang di seluruh dunia. Negara Indonesia termasuk salah satu negara yang paling parah terjangkit virus ini. Pastikan anda membaca deskripsi tentang penyakit ini. Bila dalam diri anda terdapat gejala-gejala yang serupa, segera laporkan ke rumah sakit terdekat. Petugas gabungan dari WHO akan segera mengkarantina anda.
Gejala awal :
- Kurang semangat menjalani hidup
- Kurang percaya akan kemampuan diri
- Sering membayangkan skenario negatif saat akan melaksanakan suatu rencana
- Mudah putus asa
- Mudah menyerah
- Tidak mensyukuri hal-hal baik yang terjadi dalam diri nya.
Gejala tingkat lanjut (kronis) :
- Tidak semangat menjalani hidup.
- Wajah sering kelihatan kusut, murung atau cemberut
- Menganggap sukses adalah angan-angan yang terlalu tinggi
- Menganggap orang yang ingin sukses adalah orang bodoh yang patut dikasihani
- Sering berprasangka buruk terhadap orang sukses, menganggap mereka menggunakan
cara-cara curang.
- Senang membicarakan kejelekan orang yang ‘lebih’ dari nya
- Mudah menemukan sisi negatif dari semua hal
- Bersikap sinis terhadap segala kiat-kiat sukses
- Percaya diri nya terlahir sebagai orang yang biasa-biasa dan akan menjadi orang
biasa-biasa seumur hidup
- Yakin bahwa kegagalan adalah akhir segalanya
- Menganggap belajar adalah buang-buang waktu
- Menganggap inovasi dan perubahan adalah hal bodoh
- 70 % isi pembicaraan nya adalah keluhan.
- Menganggap dirinya tidak punya kelebihan apapun.
Gejala stadium akhir :
- Hidup terlihat begitu gelap dan hitam
- Aura nya sangat suram (ketik REG spasi Aura untuk mengeceknya)
- Percaya bahwa tidak ada yang bisa diubah dari hidup ini.
- Percaya bahwa dirinya terlahir sebagai orang gagal
- Merasa tidak perlu berusaha dalam hal apapun daripada nanti gagal
- Menganggap sukses = mustahil, bahkan hal yang tabu untuk dibayangkan
- Sifat pesimis tingkat 10 menjalar ke seluruh syaraf nya
- Sangat yakin bahwa semua orang kaya pasti hasil dari korupsi, pemerasan, menipu,
menggunakan ilmu hitam, pelihara jin, pelihara tuyul, babi ngepet, dll
- Iri dan marah bila ada yang lebih sukses dari dirinya.
- Mempersiapkan 1000 ‘amunisi’ dalih dan alasan untuk mendebat habis-habisan orang
yang berani berbicara tentang kesuksesan di hadapannya.
- Amarah meledak, darah mendidih, telinga berasap saat mendengar kata ‘optimis’
- Menghujat seluruh kita dan metode sukses.
- Membakar setiap buku tentang kesuksesan.
- Membunuh setiap mimpi dan impian
- Menganggap dirinya adalah makhluk paling malang dan menyedihkan di dunia.
Penyakit NGT-1 bisa melemahkan semangat hidup, menghancurkan impian, membuat dunia terlihat sangat gelap, menimbulkan perasaan yang sangat tidak nyaman, menjauhkan teman, menambah musuh, menghalanginya dari solusi sukses dan membuat kesuksesan benar-benar menjadi mustahil untuk penderita penyakit tersebut.
Langkah Pengobatan :
- Selalu memulai hari dengan senyuman :)
- Minum obat Motivasi dosis tinggi 3x sehari :)
- Yakin bahwa hidup adalah pilihan, sukses atau gagal semua tergantung pilihan kita.
- Yakin bahwa asalkan ada kemauan, hidup bisa diubah. :)
- Yakin bahwa apa yang kita pikirkan, itulah yang akan terjadi sehingga membiasakan
berlatih berpikir positif :)
- Berani untuk memiliki mimpi :)
- Berani melakukan action untuk mewujudkan mimpi tersebut :)
- Yakin bahwa sukses adalah hak setiap orang. Setiap orang bisa sukses bila ia mau
Berusaha, termasuk anda :)
- Berlatih mengvisualisasikan ‘skenario-skenario’ yang positif :)
- Yakin bahwa setiap orang dilahirkan unik dan luarrr biasa dengan potensi nya masing-
masing, termasuk anda :)
- Hadiri seminar-seminar para motivator handal :)
- Sering-sering membaca artikel motivasi di solusi-sukses.blogspot.com
(promosi mode= on :p)
Segera cek apakah anda terjangkit penyakit NGT-1. Bila anda merasa jauh lebih nyaman saat membaca paragraf “Pengobatan” daripada paragraf-paragraf di atasnya, kemungkinan besar anda tidak terjangkit NGT-1. Segera periksakan diri anda :p
p.s: NGT-1 = NeGaTive-th1nking :p
Baca Selengkapnya...
Penyakit NGT-1 diindikasikan telah menjangkiti miliaran orang di seluruh dunia. Negara Indonesia termasuk salah satu negara yang paling parah terjangkit virus ini. Pastikan anda membaca deskripsi tentang penyakit ini. Bila dalam diri anda terdapat gejala-gejala yang serupa, segera laporkan ke rumah sakit terdekat. Petugas gabungan dari WHO akan segera mengkarantina anda.
Gejala awal :
- Kurang semangat menjalani hidup
- Kurang percaya akan kemampuan diri
- Sering membayangkan skenario negatif saat akan melaksanakan suatu rencana
- Mudah putus asa
- Mudah menyerah
- Tidak mensyukuri hal-hal baik yang terjadi dalam diri nya.
Gejala tingkat lanjut (kronis) :
- Tidak semangat menjalani hidup.
- Wajah sering kelihatan kusut, murung atau cemberut
- Menganggap sukses adalah angan-angan yang terlalu tinggi
- Menganggap orang yang ingin sukses adalah orang bodoh yang patut dikasihani
- Sering berprasangka buruk terhadap orang sukses, menganggap mereka menggunakan
cara-cara curang.
- Senang membicarakan kejelekan orang yang ‘lebih’ dari nya
- Mudah menemukan sisi negatif dari semua hal
- Bersikap sinis terhadap segala kiat-kiat sukses
- Percaya diri nya terlahir sebagai orang yang biasa-biasa dan akan menjadi orang
biasa-biasa seumur hidup
- Yakin bahwa kegagalan adalah akhir segalanya
- Menganggap belajar adalah buang-buang waktu
- Menganggap inovasi dan perubahan adalah hal bodoh
- 70 % isi pembicaraan nya adalah keluhan.
- Menganggap dirinya tidak punya kelebihan apapun.
Gejala stadium akhir :
- Hidup terlihat begitu gelap dan hitam
- Aura nya sangat suram (ketik REG spasi Aura untuk mengeceknya)
- Percaya bahwa tidak ada yang bisa diubah dari hidup ini.
- Percaya bahwa dirinya terlahir sebagai orang gagal
- Merasa tidak perlu berusaha dalam hal apapun daripada nanti gagal
- Menganggap sukses = mustahil, bahkan hal yang tabu untuk dibayangkan
- Sifat pesimis tingkat 10 menjalar ke seluruh syaraf nya
- Sangat yakin bahwa semua orang kaya pasti hasil dari korupsi, pemerasan, menipu,
menggunakan ilmu hitam, pelihara jin, pelihara tuyul, babi ngepet, dll
- Iri dan marah bila ada yang lebih sukses dari dirinya.
- Mempersiapkan 1000 ‘amunisi’ dalih dan alasan untuk mendebat habis-habisan orang
yang berani berbicara tentang kesuksesan di hadapannya.
- Amarah meledak, darah mendidih, telinga berasap saat mendengar kata ‘optimis’
- Menghujat seluruh kita dan metode sukses.
- Membakar setiap buku tentang kesuksesan.
- Membunuh setiap mimpi dan impian
- Menganggap dirinya adalah makhluk paling malang dan menyedihkan di dunia.
Penyakit NGT-1 bisa melemahkan semangat hidup, menghancurkan impian, membuat dunia terlihat sangat gelap, menimbulkan perasaan yang sangat tidak nyaman, menjauhkan teman, menambah musuh, menghalanginya dari solusi sukses dan membuat kesuksesan benar-benar menjadi mustahil untuk penderita penyakit tersebut.
Langkah Pengobatan :
- Selalu memulai hari dengan senyuman :)
- Minum obat Motivasi dosis tinggi 3x sehari :)
- Yakin bahwa hidup adalah pilihan, sukses atau gagal semua tergantung pilihan kita.
- Yakin bahwa asalkan ada kemauan, hidup bisa diubah. :)
- Yakin bahwa apa yang kita pikirkan, itulah yang akan terjadi sehingga membiasakan
berlatih berpikir positif :)
- Berani untuk memiliki mimpi :)
- Berani melakukan action untuk mewujudkan mimpi tersebut :)
- Yakin bahwa sukses adalah hak setiap orang. Setiap orang bisa sukses bila ia mau
Berusaha, termasuk anda :)
- Berlatih mengvisualisasikan ‘skenario-skenario’ yang positif :)
- Yakin bahwa setiap orang dilahirkan unik dan luarrr biasa dengan potensi nya masing-
masing, termasuk anda :)
- Hadiri seminar-seminar para motivator handal :)
- Sering-sering membaca artikel motivasi di solusi-sukses.blogspot.com
(promosi mode= on :p)
Segera cek apakah anda terjangkit penyakit NGT-1. Bila anda merasa jauh lebih nyaman saat membaca paragraf “Pengobatan” daripada paragraf-paragraf di atasnya, kemungkinan besar anda tidak terjangkit NGT-1. Segera periksakan diri anda :p
p.s: NGT-1 = NeGaTive-th1nking :p
Baca Selengkapnya...
Sabtu, 06 Juni 2009
Perjalanan 1000 mil Menuju Sukses
“ a 1000 miles journey was start from a little single step” – Lao Tze
(Perjalanan sepanjang 1000 mil berawal dari sebuah langkah kecil)
Sebuah kalimat pendek yang sederhana. Namun bagi saya , kalimat itu bukan sembarang kalimat. Itu adalah kalimat sakti yang bisa memotivasi saya untuk terus berjuang mengejar sukses. Sebuah password untuk mengaktifkan tombol semangat dalam diriku. Itulah sebabnya saya sering menulis “sukses besar berawal dari langkah-langkah kecil” dalam e-mail – e-mail yang saya kirimkan.
Masih ingat dengan kisah Sun Go Kong, si kera sakti? Sebuah karya sastra klasik yang menceritakan tentang perjalanan mengambil kitab suci dari Cina ke India. Walaupun itu cuma cerita fiksi, tapi bayangkan berapa jarak yang harus ditempuh dari Cina ke India dengan berjalan kaki. Apakah mereka bisa sampai di tujuan bila mereka tidak melangkahkan langkah pertama mereka?
Begitu pula dengan para penjelajah Eropa abad pertengahan. Kita ingat nama-nama seperti Colombus dan Marcopolo. Apakah Colombus bisa sampai di benua Amerika bila kapalnya tidak mulai meninggalkan pelabuhan. Apakah Marcopolo bisa bertualang di banyak negara bila tidak beranjak dari negara asalnya. Adakah perjalanan 1000 mil tanpa langkah pertama.
Setiap orang sukses, dalam bidang apapun, pasti perlu langkah pertama sebelum ia menemukan solusi sukses nya.. Soichiro Honda tidak akan merajai jalanan di dunia bila ia tidak mulai langkah pertamanya berkenalan dengan mesin. Michael Jordan tidak akan jadi legenda basket kalau dia tidak belajar men-drible bola. Tidak ada Bruce Lee sang master beladiri bila dia tidak mulai mempelajari jurus-jurus dasar. Thomas Alfa Edison tidak akan menciptakan penemuan-penemuan brilian bila ia tidak mulai dari percobaan pertamanya, meskipun ia berkali-kali gagal. Seorang internet marketer sukses tidak akan meraih kesuksesan nya bila ia tidak pernah berani terjun ke bisnis online.
Sukses mungkin bukanlah hal yang mudah diraih. Butuh tidak sedikit perjuangan dan pengorbanan untuk meraihnya. Perjalanan 1000 mil menuju sukses tidaklah selalu mulus. Ada saatnya kita berjalan terseok-seok, bahkan mungkin malah jatuh.
Dan kita tidak akan pernah sampai pada kesuksesan bila kita tidak memulai langkah pertama kita. Setelah langkah pertama, barulah ada langkah kedua, ketiga, keempat …hingga sampai pada impian-impian anda. Sekecil apapun keputusan yang anda ambil, akan berpengaruh terhadap masa depan anda. Termasuk ketika anda melangkahkan langkah pertama anda.
Dan satu hal lagi, ketika sedang berjuang meraih sukses, mungkin kita menemui berbagai kendala. Dalam bisnis online misalnya. “Kok penjualanku rendah sekali? Kok traffic blog ku sedikit sekali. Padahal aku telah menerapkan strategi A dan strategi B…” Jangan sampai hal itu membuat kita putus asa. Cari penyebabnya dan perbaiki. Sukses butuh proses. Dan kendala yang kita hadapi tersebut hanya bagian dari proses, bagian dari langkah-langkah kita. Jangan berhenti melangkah di tengah jalan.
Ingat selalu, a thousand miles journey start from a single little step :)
Mari bersama-sama kita berjuang, melangkahkan kaki menuju sukses :)
Baca Selengkapnya...
(Perjalanan sepanjang 1000 mil berawal dari sebuah langkah kecil)
Sebuah kalimat pendek yang sederhana. Namun bagi saya , kalimat itu bukan sembarang kalimat. Itu adalah kalimat sakti yang bisa memotivasi saya untuk terus berjuang mengejar sukses. Sebuah password untuk mengaktifkan tombol semangat dalam diriku. Itulah sebabnya saya sering menulis “sukses besar berawal dari langkah-langkah kecil” dalam e-mail – e-mail yang saya kirimkan.
Masih ingat dengan kisah Sun Go Kong, si kera sakti? Sebuah karya sastra klasik yang menceritakan tentang perjalanan mengambil kitab suci dari Cina ke India. Walaupun itu cuma cerita fiksi, tapi bayangkan berapa jarak yang harus ditempuh dari Cina ke India dengan berjalan kaki. Apakah mereka bisa sampai di tujuan bila mereka tidak melangkahkan langkah pertama mereka?
Begitu pula dengan para penjelajah Eropa abad pertengahan. Kita ingat nama-nama seperti Colombus dan Marcopolo. Apakah Colombus bisa sampai di benua Amerika bila kapalnya tidak mulai meninggalkan pelabuhan. Apakah Marcopolo bisa bertualang di banyak negara bila tidak beranjak dari negara asalnya. Adakah perjalanan 1000 mil tanpa langkah pertama.
Setiap orang sukses, dalam bidang apapun, pasti perlu langkah pertama sebelum ia menemukan solusi sukses nya.. Soichiro Honda tidak akan merajai jalanan di dunia bila ia tidak mulai langkah pertamanya berkenalan dengan mesin. Michael Jordan tidak akan jadi legenda basket kalau dia tidak belajar men-drible bola. Tidak ada Bruce Lee sang master beladiri bila dia tidak mulai mempelajari jurus-jurus dasar. Thomas Alfa Edison tidak akan menciptakan penemuan-penemuan brilian bila ia tidak mulai dari percobaan pertamanya, meskipun ia berkali-kali gagal. Seorang internet marketer sukses tidak akan meraih kesuksesan nya bila ia tidak pernah berani terjun ke bisnis online.
Sukses mungkin bukanlah hal yang mudah diraih. Butuh tidak sedikit perjuangan dan pengorbanan untuk meraihnya. Perjalanan 1000 mil menuju sukses tidaklah selalu mulus. Ada saatnya kita berjalan terseok-seok, bahkan mungkin malah jatuh.
Dan kita tidak akan pernah sampai pada kesuksesan bila kita tidak memulai langkah pertama kita. Setelah langkah pertama, barulah ada langkah kedua, ketiga, keempat …hingga sampai pada impian-impian anda. Sekecil apapun keputusan yang anda ambil, akan berpengaruh terhadap masa depan anda. Termasuk ketika anda melangkahkan langkah pertama anda.
Dan satu hal lagi, ketika sedang berjuang meraih sukses, mungkin kita menemui berbagai kendala. Dalam bisnis online misalnya. “Kok penjualanku rendah sekali? Kok traffic blog ku sedikit sekali. Padahal aku telah menerapkan strategi A dan strategi B…” Jangan sampai hal itu membuat kita putus asa. Cari penyebabnya dan perbaiki. Sukses butuh proses. Dan kendala yang kita hadapi tersebut hanya bagian dari proses, bagian dari langkah-langkah kita. Jangan berhenti melangkah di tengah jalan.
Ingat selalu, a thousand miles journey start from a single little step :)
Mari bersama-sama kita berjuang, melangkahkan kaki menuju sukses :)
Baca Selengkapnya...
Senin, 01 Juni 2009
Tiga Keping Batu Bata
Kisah ini dimulai dari sebuah desa terpencil di Thailand. Di desa yang masih dikelilingi hutan itu, sekelompok Bikkhu sedang bekerja bakti memperbaiki vihara. Bangunan nya telah tampak memprihatinkan. Maklum, vihara itu terletak di tempat terpencil sehingga kurang mendapat perhatian.
Di antara para Bikkhu itu, ada seorang Bikkhu bernama Ajahn Brahm. Ia kebagian tugas untuk membangun tembok vihara. Semula, ia mengira ini adalah pekerjaan mudah. Tinggal menyusun batu bata dan merekatkannya dengan semen, pikirnya.
Namun, prakteknya tidak semudah kelihatannya. Kurang teliti sedikit, susunan batu bata nya akan miring. Berulang kali ia membongkar pasang susunan batu bata itu karena kerap kali susunan nya miring. Setelah beberapa lama, akhirnya selesai juga tembok bata tersebut.
Hatinya begitu puas. Ia memandangi hasil karyanya dengan penuh kekaguman. Tapi tunggu dulu. Matanya tertuju pada tiga keping batu bata yang tampak miring. Ia jadi merasa tidak puas. Setiap kali ia lewat di dekat tembok itu, matanya selalu tertuju pada tiga keping batu bata itu. Hal ini menjadi beban pikirannya.
Pembangunan vihara itu akhirnya selesai juga. Tiba hari peresmian nya. Para pengurus dan donatur dari kota berdatangan untuk menghadiri acara peresmian tersebut. Mereka berkeliling untuk melihat hasil pembangunan vihara. Sang Bikkhu menemani mereka berkeliling, hingga tibalah di tembok bata itu.
“Hasil pekerjaan anda sungguh bagus. Tidak kalah dengan tukang bangunan sungguhan”
“Anda bercanda. Bukan kah ketiga keping batu bata itu susunannya miring?”
“Yang mana? Oh itu.. Saya malah tidak melihatnya bila anda tidak bilang.”
(Kisah aslinya ditulis oleh Y.A. Ajahn Brahm, seorang Bikkhu kelahiran Australia yang menjalani pembinaan diri di Thailand, berdasarkan pengalaman pribadinya)
Sadar atau tidak sadar, kita juga sering mengalami yang seperti itu. Sering kali kita hanya fokus pada tiga keping batu bata yang jelek dalam diri kita. Padahal masih terdapat puluhan keping batu bata yang bagus, yang membentuk tembok diri kita. Orang lain belum tentu melihat ketiga keping batu bata jelek itu. Malah justru kita sendirilah yang malah membuat orang lain menyadari keberadaan ketiga keping batu bata itu.
Apa yang bisa dipelajari dari kisah ini?
1. Belajar menerima kekurangan diri
Semua manusia pasti memiliki kekurangan. Adakah manusia biasa yang sempurna? Daripada kita terus fokus pada kekurangan tersebut atau berusaha menyangkalnya, cobalah untuk menerimanya. Perbaiki kalau memungkinkan. Tapi yang penting, kita harus belajar bisa menerima kekurangan kita dulu.
2. Belajar menghargai kelebihan/ talenta /potensi diri
Seperti halnya semua manusia tidak luput dari kekurangan, demikian pula setiap manusia pasti punya kelebihan masing-masing. Tergantung kita, apakah bisa melihat keberadaan puluhan keping batu bata yang bagus tersebut. Syukurilah kelebihan / potensi yang kita miliki, dan kembangkanlah untuk menemukan solusi sukses kita.
Sering kali kita merasa down karena omongan atau ejekan orang lain. Tapi, ada kalanya kita harus bisa menutup telinga terhadap komentar-komentar negatif itu. Kita bisa belajar dari keledai. Terlalu peduli dengan pendapat negatif orang lain bisa menghambat kita dalam menemukan solusi sukses kita. Lakukan saja yang terbaik. Selalu percaya diri dan tetap semangat !! :)
Baca Selengkapnya...
Di antara para Bikkhu itu, ada seorang Bikkhu bernama Ajahn Brahm. Ia kebagian tugas untuk membangun tembok vihara. Semula, ia mengira ini adalah pekerjaan mudah. Tinggal menyusun batu bata dan merekatkannya dengan semen, pikirnya.
Namun, prakteknya tidak semudah kelihatannya. Kurang teliti sedikit, susunan batu bata nya akan miring. Berulang kali ia membongkar pasang susunan batu bata itu karena kerap kali susunan nya miring. Setelah beberapa lama, akhirnya selesai juga tembok bata tersebut.
Hatinya begitu puas. Ia memandangi hasil karyanya dengan penuh kekaguman. Tapi tunggu dulu. Matanya tertuju pada tiga keping batu bata yang tampak miring. Ia jadi merasa tidak puas. Setiap kali ia lewat di dekat tembok itu, matanya selalu tertuju pada tiga keping batu bata itu. Hal ini menjadi beban pikirannya.
Pembangunan vihara itu akhirnya selesai juga. Tiba hari peresmian nya. Para pengurus dan donatur dari kota berdatangan untuk menghadiri acara peresmian tersebut. Mereka berkeliling untuk melihat hasil pembangunan vihara. Sang Bikkhu menemani mereka berkeliling, hingga tibalah di tembok bata itu.
“Hasil pekerjaan anda sungguh bagus. Tidak kalah dengan tukang bangunan sungguhan”
“Anda bercanda. Bukan kah ketiga keping batu bata itu susunannya miring?”
“Yang mana? Oh itu.. Saya malah tidak melihatnya bila anda tidak bilang.”
(Kisah aslinya ditulis oleh Y.A. Ajahn Brahm, seorang Bikkhu kelahiran Australia yang menjalani pembinaan diri di Thailand, berdasarkan pengalaman pribadinya)
Sadar atau tidak sadar, kita juga sering mengalami yang seperti itu. Sering kali kita hanya fokus pada tiga keping batu bata yang jelek dalam diri kita. Padahal masih terdapat puluhan keping batu bata yang bagus, yang membentuk tembok diri kita. Orang lain belum tentu melihat ketiga keping batu bata jelek itu. Malah justru kita sendirilah yang malah membuat orang lain menyadari keberadaan ketiga keping batu bata itu.
Apa yang bisa dipelajari dari kisah ini?
1. Belajar menerima kekurangan diri
Semua manusia pasti memiliki kekurangan. Adakah manusia biasa yang sempurna? Daripada kita terus fokus pada kekurangan tersebut atau berusaha menyangkalnya, cobalah untuk menerimanya. Perbaiki kalau memungkinkan. Tapi yang penting, kita harus belajar bisa menerima kekurangan kita dulu.
2. Belajar menghargai kelebihan/ talenta /potensi diri
Seperti halnya semua manusia tidak luput dari kekurangan, demikian pula setiap manusia pasti punya kelebihan masing-masing. Tergantung kita, apakah bisa melihat keberadaan puluhan keping batu bata yang bagus tersebut. Syukurilah kelebihan / potensi yang kita miliki, dan kembangkanlah untuk menemukan solusi sukses kita.
Sering kali kita merasa down karena omongan atau ejekan orang lain. Tapi, ada kalanya kita harus bisa menutup telinga terhadap komentar-komentar negatif itu. Kita bisa belajar dari keledai. Terlalu peduli dengan pendapat negatif orang lain bisa menghambat kita dalam menemukan solusi sukses kita. Lakukan saja yang terbaik. Selalu percaya diri dan tetap semangat !! :)
Baca Selengkapnya...
Sabtu, 30 Mei 2009
Terima Kasih Telah Mendaftar.. Baca Dulu Yang Ini :)
Terima kasih atas pendaftaran anda untuk belajar dasar-dasar pengenalan bisnis online.
Langkah selanjutnya, silahkan cek e-mail anda beberapa saat lagi. Cari “e-mail konfirmasi” yang saya kirimkan ke anda sesaat setelah anda mendaftar tadi. Bila anda tidak menemukannya dalam Inbox e-mail anda, silahkan cek di bagian Spam karena e-mail konfirmasi tersebut kadang-kadang nyasar ke bagian Spam . Bila tidak ada juga, coba tunggu paling lama besok.

Bila anda sudah menemukan e-mail tersebut, silahkan buka dan klik link di dalamnya(sesuai instruksi pada e-mail tersebut) , dan materi Pengenalan Bisnis Online akan mulai dikirimkan ke e-mail anda setiap harinya.
Tolong langkah ini jangan diabaikan karena materi Pengenalan Bisnis Online hanya akan mulai dikirimkan pada anda hanya setelah anda meng-klik link dalam “e-mail konfirmasi” tersebut.
Bila sudah, anda tinggal rajin-rajin mengecek e-mail anda karena materi Pengenalan Bisnis Online akan saya kirimkan ke e-mail anda setiap harinya.
Demikian infonya. Selamat belajar :)
Semoga anda menemukan kesuksesan anda lewat bisnis online :)
Jangan Lupa cek e-mail nya ya :)
Baca Selengkapnya...
Langkah selanjutnya, silahkan cek e-mail anda beberapa saat lagi. Cari “e-mail konfirmasi” yang saya kirimkan ke anda sesaat setelah anda mendaftar tadi. Bila anda tidak menemukannya dalam Inbox e-mail anda, silahkan cek di bagian Spam karena e-mail konfirmasi tersebut kadang-kadang nyasar ke bagian Spam . Bila tidak ada juga, coba tunggu paling lama besok.

Bila anda sudah menemukan e-mail tersebut, silahkan buka dan klik link di dalamnya(sesuai instruksi pada e-mail tersebut) , dan materi Pengenalan Bisnis Online akan mulai dikirimkan ke e-mail anda setiap harinya.
Tolong langkah ini jangan diabaikan karena materi Pengenalan Bisnis Online hanya akan mulai dikirimkan pada anda hanya setelah anda meng-klik link dalam “e-mail konfirmasi” tersebut.
Bila sudah, anda tinggal rajin-rajin mengecek e-mail anda karena materi Pengenalan Bisnis Online akan saya kirimkan ke e-mail anda setiap harinya.
Demikian infonya. Selamat belajar :)
Semoga anda menemukan kesuksesan anda lewat bisnis online :)
Jangan Lupa cek e-mail nya ya :)
Baca Selengkapnya...
Sabtu, 23 Mei 2009
Sebuah Kisah Yang Perlu di Baca…Anda Yang Menentukan Kesimpulannya :)
# Chapter 1:
Di suatu desa, hiduplah sepasang sahabat. Si A dan si B. Mereka berasal dari keluarga yang sangat sederhana. Tapi, kedua pemuda ini memiliki daya juang yang tinggi. Mereka ingin merubah nasibnya. “Saya tidak ingin hidup saya berakhir sebagai peternak atau petani”, kata si A. “Betul. Saya juga tidak mau bersinggungan dengan lumpur dan kotoran ternak seumur hidupku”, B menimpali sahabatnya.
# Chapter 2 :
Si A dan si B sepakat merantau ke kota untuk menemukan solusi sukses nya. Hari keberangkatan pun tiba. Di telinga si B masih terngiang-ngiang kata-kata ibunya: “ Nak, jangan aneh-aneh, jangan muluk-muluk. Memang sudah nasib kita untuk menjadi petani sejak kakek buyutmu. Di sini saja. Bantu bapakmu mengurus sawah kita. Kota itu sangat berbahaya, nak”. Hatinya sempat bimbang. “Ada apa sobat ? “ , tanya A melihat ekspresi gusar di wajah sahabatnya. “Tidak..Tidak apa-apa”. “ B, kita harus sukses ya”, tambahnya.
# Chapter 3 :
Sampailah mereka di kota. Pemandangan kota yang megah, gemerlap, dengan gedung-gedung pencakar langitnya sempat membuat mereka takjub. Mereka bertekad akan menemukan solusi sukses nya. Namun, karena suatu alasan, mereka terpaksa berpisah.
“Sahabatku, kita berpisah sampai di sini saja. Jaga dirimu baik-baik”
“Kamu juga. Sampai bertemu di puncak sukses”
Maka, kedua pemuda itu pun menapaki jalan nya masing-masing, berusaha menemukan solusi sukses nya.
# Chapter 4 :
Bermodalkan uang tabungan dari desa, si A memutuskan membeli gerobak. Semasa di desa, si A gemar makan singkong goreng. Jadi ia memutuskan untuk menjual gorengan. Tekad sukses nya demikian besar. Siang-malam, A bekerja tanpa kenal lelah. Subuh-subuh, A telah mendorong gerobaknya berkeliling menjual gorengan. Tengah malam ia baru kembali. Tidak jarang A bertemu hantu karena kerap jualan sampai tengah malam.
Gerobaknya juga sudah tiga kali hampir diangkut Satpol PP. Beruntung dia berhasil lolos.
Kerja keras adalah kunci kesuksesan, demikian semboyan A.
# Chapter 5 :
Si B yang juga penggemar singkong goreng, juga menjual gorengan seperti sahabatnya. Senasib dengan sahabatnya, omzetnya tidak seberapa. Bisa cukup makan sudah untung. Kapan saya bisa kaya kalau caranya begini-begini terus. Ia teringat iklan sebuah franchise singkong yang dilihatnya ketika numpang nonton tv di rumah si Parmin. “Hebat sekali. Hanya jualan singkong, omzet nya miliaran per bulan. Saya juga ingin seperti dia.”.
Suatu hari, lelah berjualan serta perut yang keroncongan, B mencium bau bakso yang mengaduk-aduk perutnya. “Beli gak ya… Tapi daganganku hari ini masih belum laku” Karena uangnya tidak cukup, si B hanya bisa menggambarkan semangkuk bakso hangat dalam imajinasinya. “Sudah lama aku tidak makan bakso sapi…eh? Sapi?”, imajinasinya terusik oleh gambar sapi. Sebuah ide cemerlang muncul di benaknya. “Kebetulan aku jago mengukir waktu di desa. Bagaimana kalau singkongnya aku ukir bentuk sapi. Lalu ditambahkan lapisan berbagai rasa..rasa strawberry, blueberry, coklat, keju,…” . Ide-ide brilian terus menari-nari di pikiran B. Produk ini akan menjadi solusi sukses ku, pikirnya.
Didorong rasa optimisme serta inspirasi dari si pemilik franchise singkong, B segera merealisasikan idenya. Hasilnya, dagangannya laku keras. Makanan ciptaannya itu digemari anak-anak sekolah dan mahasiswa.
# Chapter 6 :
Perlahan-lahan kerja keras si A mulai membuahkan hasil. Singkong goreng dengan resep keluarganya ternyata cukup diminati masyarakat. Singkongnya semakin terkenal. 8 tahun kemudian, berbekal tabungannya dan hasil keuntungan jualan singkong, A berhasil mendirikan warung gorengan. “Kerja kerasku mulai menujukkan hasil”, pikirnya.
# Chapter 7 :
Taraf hidup B semakin baik. B semakin kewalahan melayani konsumennya yang semakin hari semakin bertambah. Ia merekrut teman-temannya dulu, sesama pedagang kaki lima ,untuk menjadi tenaga penjualnya. Ia sendiri, dengan sebagian tabungannya, mendaftar untuk belajar di “ The School of Enterpreneurship and Franchising” . Sebuah sekolah wirausaha yang sangat terkenal di kota itu. Skill nya pun semakin meningkat. Bermodalkan karakter nya yang menarik serta kemampuan berkomunikasi yang baik, B berhasil meyakinkan Tung Doshim, seorang milyuner sekaligus pemilik “The School of Enterpreneurship and Franchising” , untuk meminjamkan nya modal untuk mendirikan franchise. Berdirilah franchise “Kong-Pi” (yang artinya singkong sapi ^^” )
# Chapter 8 :
Tidak terasa 30 tahun telah berlalu. Kedua sahabat itu telah menemukan solusi sukses nya masing-masing. “Singkong Mas A “ telah punya empat cabang di kota itu yang dikelola sendiri oleh keluarga A. “Kong-Pi” telah menjejakkan kakinya di seluruh kota di nusantara dengan outletnya yang mencapai 3000 buah. Suatu hari, kedua sahabat itu bertemu kembali. Mengenang masa lalu dan mengucapkan selamat atas pencapaian masing-masing. :)
Kisahnya telah selesai. Lalu apa yang berusaha saya sampaikan lewat cerita ini? Apa kesimpulannya? Sesuai judulnya, silahkan anda membuat kesimpulan versi anda sendiri :)
P.S : Cerita ini hanya fiktif belaka. Bila ada kesamaan nama (atau plesetan nama :p ) harap jangan tersinggung, karena tidak ada maksud menyinggung siapapun. Kisah ini hanya bertujuan untuk menghibur dan memberi sedikit inspirasi. :)
Baca Selengkapnya...
Di suatu desa, hiduplah sepasang sahabat. Si A dan si B. Mereka berasal dari keluarga yang sangat sederhana. Tapi, kedua pemuda ini memiliki daya juang yang tinggi. Mereka ingin merubah nasibnya. “Saya tidak ingin hidup saya berakhir sebagai peternak atau petani”, kata si A. “Betul. Saya juga tidak mau bersinggungan dengan lumpur dan kotoran ternak seumur hidupku”, B menimpali sahabatnya.
# Chapter 2 :
Si A dan si B sepakat merantau ke kota untuk menemukan solusi sukses nya. Hari keberangkatan pun tiba. Di telinga si B masih terngiang-ngiang kata-kata ibunya: “ Nak, jangan aneh-aneh, jangan muluk-muluk. Memang sudah nasib kita untuk menjadi petani sejak kakek buyutmu. Di sini saja. Bantu bapakmu mengurus sawah kita. Kota itu sangat berbahaya, nak”. Hatinya sempat bimbang. “Ada apa sobat ? “ , tanya A melihat ekspresi gusar di wajah sahabatnya. “Tidak..Tidak apa-apa”. “ B, kita harus sukses ya”, tambahnya.
# Chapter 3 :
Sampailah mereka di kota. Pemandangan kota yang megah, gemerlap, dengan gedung-gedung pencakar langitnya sempat membuat mereka takjub. Mereka bertekad akan menemukan solusi sukses nya. Namun, karena suatu alasan, mereka terpaksa berpisah.
“Sahabatku, kita berpisah sampai di sini saja. Jaga dirimu baik-baik”
“Kamu juga. Sampai bertemu di puncak sukses”
Maka, kedua pemuda itu pun menapaki jalan nya masing-masing, berusaha menemukan solusi sukses nya.
# Chapter 4 :
Bermodalkan uang tabungan dari desa, si A memutuskan membeli gerobak. Semasa di desa, si A gemar makan singkong goreng. Jadi ia memutuskan untuk menjual gorengan. Tekad sukses nya demikian besar. Siang-malam, A bekerja tanpa kenal lelah. Subuh-subuh, A telah mendorong gerobaknya berkeliling menjual gorengan. Tengah malam ia baru kembali. Tidak jarang A bertemu hantu karena kerap jualan sampai tengah malam.
Gerobaknya juga sudah tiga kali hampir diangkut Satpol PP. Beruntung dia berhasil lolos.
Kerja keras adalah kunci kesuksesan, demikian semboyan A.
# Chapter 5 :
Si B yang juga penggemar singkong goreng, juga menjual gorengan seperti sahabatnya. Senasib dengan sahabatnya, omzetnya tidak seberapa. Bisa cukup makan sudah untung. Kapan saya bisa kaya kalau caranya begini-begini terus. Ia teringat iklan sebuah franchise singkong yang dilihatnya ketika numpang nonton tv di rumah si Parmin. “Hebat sekali. Hanya jualan singkong, omzet nya miliaran per bulan. Saya juga ingin seperti dia.”.
Suatu hari, lelah berjualan serta perut yang keroncongan, B mencium bau bakso yang mengaduk-aduk perutnya. “Beli gak ya… Tapi daganganku hari ini masih belum laku” Karena uangnya tidak cukup, si B hanya bisa menggambarkan semangkuk bakso hangat dalam imajinasinya. “Sudah lama aku tidak makan bakso sapi…eh? Sapi?”, imajinasinya terusik oleh gambar sapi. Sebuah ide cemerlang muncul di benaknya. “Kebetulan aku jago mengukir waktu di desa. Bagaimana kalau singkongnya aku ukir bentuk sapi. Lalu ditambahkan lapisan berbagai rasa..rasa strawberry, blueberry, coklat, keju,…” . Ide-ide brilian terus menari-nari di pikiran B. Produk ini akan menjadi solusi sukses ku, pikirnya.
Didorong rasa optimisme serta inspirasi dari si pemilik franchise singkong, B segera merealisasikan idenya. Hasilnya, dagangannya laku keras. Makanan ciptaannya itu digemari anak-anak sekolah dan mahasiswa.
# Chapter 6 :
Perlahan-lahan kerja keras si A mulai membuahkan hasil. Singkong goreng dengan resep keluarganya ternyata cukup diminati masyarakat. Singkongnya semakin terkenal. 8 tahun kemudian, berbekal tabungannya dan hasil keuntungan jualan singkong, A berhasil mendirikan warung gorengan. “Kerja kerasku mulai menujukkan hasil”, pikirnya.
# Chapter 7 :
Taraf hidup B semakin baik. B semakin kewalahan melayani konsumennya yang semakin hari semakin bertambah. Ia merekrut teman-temannya dulu, sesama pedagang kaki lima ,untuk menjadi tenaga penjualnya. Ia sendiri, dengan sebagian tabungannya, mendaftar untuk belajar di “ The School of Enterpreneurship and Franchising” . Sebuah sekolah wirausaha yang sangat terkenal di kota itu. Skill nya pun semakin meningkat. Bermodalkan karakter nya yang menarik serta kemampuan berkomunikasi yang baik, B berhasil meyakinkan Tung Doshim, seorang milyuner sekaligus pemilik “The School of Enterpreneurship and Franchising” , untuk meminjamkan nya modal untuk mendirikan franchise. Berdirilah franchise “Kong-Pi” (yang artinya singkong sapi ^^” )
# Chapter 8 :
Tidak terasa 30 tahun telah berlalu. Kedua sahabat itu telah menemukan solusi sukses nya masing-masing. “Singkong Mas A “ telah punya empat cabang di kota itu yang dikelola sendiri oleh keluarga A. “Kong-Pi” telah menjejakkan kakinya di seluruh kota di nusantara dengan outletnya yang mencapai 3000 buah. Suatu hari, kedua sahabat itu bertemu kembali. Mengenang masa lalu dan mengucapkan selamat atas pencapaian masing-masing. :)
Kisahnya telah selesai. Lalu apa yang berusaha saya sampaikan lewat cerita ini? Apa kesimpulannya? Sesuai judulnya, silahkan anda membuat kesimpulan versi anda sendiri :)
P.S : Cerita ini hanya fiktif belaka. Bila ada kesamaan nama (atau plesetan nama :p ) harap jangan tersinggung, karena tidak ada maksud menyinggung siapapun. Kisah ini hanya bertujuan untuk menghibur dan memberi sedikit inspirasi. :)
Baca Selengkapnya...
Jumat, 15 Mei 2009
Eskrimador Indonesia: Kemenangan dari Keterbatasan
Kemarin, saya iseng-iseng mampir ke blog.liputan6.com. Sebenarnya saya ingin mencari berita tentang pemukulan wartawan SCTV. Beberapa saat saya mencari, saya tidak menemukan berita tersebut. Malah mata saya terpaku di sebuah artikel berjudul “Auman Eskrimador Indonesia”. Setelah membacanya, saya pun bersemangat untuk membahasnya di blog saya.
Memang awalnya saya tidak tertarik ketika membaca judulnya. Eskrimador? Apaan tuh.. Eskimo? Matador?...Eh, tunggu dulu..Eskrimador?..ESKRIMA!!! Dan setelah membacanya, ternyata benar-benar tentang eskrima.
Mungkin teman-teman sekalian banyak yang belum tahu tentang eskrima. Eskrima adalah beladiri asal Fillipina. Disebut juga sebagai Arnis atau Kali. Beladiri Arnis/Kali/Eskrima ini terkenal dengan tehnik tongkat rotan(olishi) nya yang super cepat serta tehnik pisaunya, walaupun juga mengajarkan jurus tangan kosong. Para praktisi eskrima disebut eskrimador. Dan eskrima adalah salah satu beladiri favorit saya :)
Pada tanggal 23 hingga 27 April lalu, World Eskrima Arnis Championship digelar di Cebu, Fillipina yang adalah tempat kelahiran beladiri Arnis/Kali/Eskrima ini. Berbekal latihan keras selama berbulan-bulan, 18 orang eskrimador Indonesia pun berangkat untuk mengikuti pertandingan tersebut.
Namun keberangkatan mereka bukanlah seperti tim olimpiade yang didukung fasilitas lengkap dari negara asal. Mereka berangkat dengan kondisi serba terbatas, hanya bermodalkan optimisme dan kecintaannya pada beladiri Eskrima ini. Bahkan sang pelatih sampai mencari tiket penerbangan yang termurah dan mencari penginapan yang paling terjangkau.
Sampai di pertandingan, kondisinya tidak lebih baik. Tidak ada tim ofisial. Jadi sesama atlet itulah yang merangkap tukang menyediakan peralatan, memijat, memberi minum, dan yang terpenting, saling memompa semangat rekannya. Tidak jarang yang mengurusi keperluannya sendiri ketika rekan-rekannya sibuk bertanding. Bahkan penulis berita tersebut, selain menjadi kontestan dan staf, juga menjalankan tugasnya sebagai reporter televisi yang mengumpulkan informasi tentang pertandingan tersebut. Tiga hari berturut-turut, mereka bertanding habis-habisan dengan semua yang mereka pelajari dan punyai.
Pertandingan selesai, dan tebaklah hasilnya. Tim Indonesia berhasil mengharumkan bangsa Indonesia dengan menggondol 6 medali emas, mengalahkan tuan rumah yang hanya menghasilkan 4 medali emas. Bukan main bangganya ketika Supreme Grand Master Cacoy Canete, mahaguru dalam beladiri Eskrima, mengalungkan medali tersebut satu per satu. Terbayar sudah kerja keras mereka.
Saya menulis artikel ini, bukan semata-mata hanya karena saya seorang pencinta beladiri, melainkan sebagai bentuk apresiasi saya terhadap tim eskrima Indonesia. Selain itu, artikel ini juga dimaksudkan sebagai suntikan motivasi untuk anda yang baru terjun ke bisnis online maupun baru ingin terjun ke bisnis online.
Mungkin anda merasa kurang percaya diri dengan segala keterbatasan anda. Tapi lihatlah, orang dengan kondisi serba terbatas juga bisa menemukan solusi sukses nya. Mereka yang di eskrima bisa, kita yang di interner marketing juga harus bisa.
Pohon yang subur, bukanlah semata-mata karena bibit yang bagus, melainkan dipengaruhi juga dengan perlakuan dan perawatan terhadap pohon tersebut. Saya juga masih serba terbatas, tapi itu bukan alasan saya untuk menyerah. Terus belajar untuk mengatasi keterbatasan tersebut. Mari sama-sama berjuang. NEVER GIVE UP :)
Baca Selengkapnya...
Memang awalnya saya tidak tertarik ketika membaca judulnya. Eskrimador? Apaan tuh.. Eskimo? Matador?...Eh, tunggu dulu..Eskrimador?..ESKRIMA!!! Dan setelah membacanya, ternyata benar-benar tentang eskrima.
Mungkin teman-teman sekalian banyak yang belum tahu tentang eskrima. Eskrima adalah beladiri asal Fillipina. Disebut juga sebagai Arnis atau Kali. Beladiri Arnis/Kali/Eskrima ini terkenal dengan tehnik tongkat rotan(olishi) nya yang super cepat serta tehnik pisaunya, walaupun juga mengajarkan jurus tangan kosong. Para praktisi eskrima disebut eskrimador. Dan eskrima adalah salah satu beladiri favorit saya :)
Pada tanggal 23 hingga 27 April lalu, World Eskrima Arnis Championship digelar di Cebu, Fillipina yang adalah tempat kelahiran beladiri Arnis/Kali/Eskrima ini. Berbekal latihan keras selama berbulan-bulan, 18 orang eskrimador Indonesia pun berangkat untuk mengikuti pertandingan tersebut.
Namun keberangkatan mereka bukanlah seperti tim olimpiade yang didukung fasilitas lengkap dari negara asal. Mereka berangkat dengan kondisi serba terbatas, hanya bermodalkan optimisme dan kecintaannya pada beladiri Eskrima ini. Bahkan sang pelatih sampai mencari tiket penerbangan yang termurah dan mencari penginapan yang paling terjangkau.
Sampai di pertandingan, kondisinya tidak lebih baik. Tidak ada tim ofisial. Jadi sesama atlet itulah yang merangkap tukang menyediakan peralatan, memijat, memberi minum, dan yang terpenting, saling memompa semangat rekannya. Tidak jarang yang mengurusi keperluannya sendiri ketika rekan-rekannya sibuk bertanding. Bahkan penulis berita tersebut, selain menjadi kontestan dan staf, juga menjalankan tugasnya sebagai reporter televisi yang mengumpulkan informasi tentang pertandingan tersebut. Tiga hari berturut-turut, mereka bertanding habis-habisan dengan semua yang mereka pelajari dan punyai.
Pertandingan selesai, dan tebaklah hasilnya. Tim Indonesia berhasil mengharumkan bangsa Indonesia dengan menggondol 6 medali emas, mengalahkan tuan rumah yang hanya menghasilkan 4 medali emas. Bukan main bangganya ketika Supreme Grand Master Cacoy Canete, mahaguru dalam beladiri Eskrima, mengalungkan medali tersebut satu per satu. Terbayar sudah kerja keras mereka.
Saya menulis artikel ini, bukan semata-mata hanya karena saya seorang pencinta beladiri, melainkan sebagai bentuk apresiasi saya terhadap tim eskrima Indonesia. Selain itu, artikel ini juga dimaksudkan sebagai suntikan motivasi untuk anda yang baru terjun ke bisnis online maupun baru ingin terjun ke bisnis online.
Mungkin anda merasa kurang percaya diri dengan segala keterbatasan anda. Tapi lihatlah, orang dengan kondisi serba terbatas juga bisa menemukan solusi sukses nya. Mereka yang di eskrima bisa, kita yang di interner marketing juga harus bisa.
Pohon yang subur, bukanlah semata-mata karena bibit yang bagus, melainkan dipengaruhi juga dengan perlakuan dan perawatan terhadap pohon tersebut. Saya juga masih serba terbatas, tapi itu bukan alasan saya untuk menyerah. Terus belajar untuk mengatasi keterbatasan tersebut. Mari sama-sama berjuang. NEVER GIVE UP :)
Baca Selengkapnya...
Rabu, 13 Mei 2009
Truk Sampah Tidak Pernah Bahagia
Beberapa hari yang lalu, saya baru saja membaca sebuah cerita yang menarik. Cerita ini, walaupun sederhana, bisa memberikan pelajaran yang berharga untuk kita agar hidup lebih bahagia. Selamat membaca dan jangan lagi anda menjadi truk sampah :)
“Suatu hari, ada seorang pemuda yang baru turun dari pesawat. Kemudian dia naik di salah satu taksi yang ada di bandara itu. Hari yang melelahkan, pikirnya. Mereka mengobrol sebentar. Sopir taksi itu cukup ramah.
Ketika taksi baru saja berjalan keluar dari bandara, tiba-tiba muncul sebuah sedan hitam. Mobil hitam ini bermaksud untuk menyalib taksi tersebut. Ciiiiitttt!!!!!!! Sopir taksi segera menginjak rem. Hening.
Taksi berhenti tepat 1 inchi dari mobil hitam tersebut. Penumpang nya bernapas lega. Tiba-tiba pengendara mobil hitam menurunkan kaca mobilnya. Lalu ia berteriak dan marah-marah terhadap sopir taksi tersebut.
Si penumpang pun ikut naik darah. “Orang ini, sudah salah, marah-marah pula” pikirnya. Anehnya, sopir taksi bereaksi dengan tidak lazim. Ia hanya tersenyum dan melambai kepada pengemudi ugal-ugalan tersebut. Mobil hitam itu lalu berlalu. Si penumpang pun heran. Ia bertanya kepada sopir taksi.
“Pak, kenapa anda tidak balas marah? Malah tersenyum? “
“Saya tidak mau jadi truk sampah, mas. ”
“Truk sampah? “
“Iya. Sadar atau tidak, banyak orang yang sedang menjadi truk sampah. Mereka membawa sampah ke mana-mana. Dan ketika sampahnya penuh, mereka butuh tempat untuk menurunkan sampahnya.”
“Maksudnya pak?”
“Orang-orang selalu membawa sampahnya ke mana-mana. Rasa frustasi, kemarahan, kekecewaan. Perasaan-perasaan negatif yang tidak bermanfaat.Dan ketika bak sampahnya penuh dan sesak, mereka butuh tempat untuk menumpahkan sampahnya.”
Penumpang mengangguk, mulai mengerti maksud sopir tersebut.
“Dan saya tidak mau memungut kembali sampah orang tadi. Saya bukan truk sampah” ,kata pak sopir sambil memamerkan senyumnya.
Nah,sekian ceritanya. Disadari atau tidak, kita sering pula menjadi truk sampah. Kita membawa sampah kita yang berbau busuk ke mana-mana. Ketika sampah itu penuh, kita langsung membuangnya (baca: melampiaskan) ke orang lain.
Di zaman sekarang, tingkat stress masyarakat semakin tinggi. Sampahnya semakin penuh. Hal-hal kecil bisa menyulut mereka untuk menumpahkan sampahnya. Cara menumpahkan sampahnya pun bermacam-macam, dari cara yang menyebalkan sampai cara yang fatal. Lihat saja ketika jalanan sedang macet, ketika serempetan kendaraan atau saat adu mulut karena hal-hal sepele.
So, berhentilah jadi truk sampah. Truk sampah tidak pernah bahagia. Dan tidak pernah menemukan solusi sukses nya. Berhenti memungut kembali(baca : ikut bereaksi negatif) sampah orang lain. Dunia ini akan terlihat lebih indah. Jadikan hidup anda lebih lega dan bahagia :)
Baca Selengkapnya...
“Suatu hari, ada seorang pemuda yang baru turun dari pesawat. Kemudian dia naik di salah satu taksi yang ada di bandara itu. Hari yang melelahkan, pikirnya. Mereka mengobrol sebentar. Sopir taksi itu cukup ramah.
Ketika taksi baru saja berjalan keluar dari bandara, tiba-tiba muncul sebuah sedan hitam. Mobil hitam ini bermaksud untuk menyalib taksi tersebut. Ciiiiitttt!!!!!!! Sopir taksi segera menginjak rem. Hening.
Taksi berhenti tepat 1 inchi dari mobil hitam tersebut. Penumpang nya bernapas lega. Tiba-tiba pengendara mobil hitam menurunkan kaca mobilnya. Lalu ia berteriak dan marah-marah terhadap sopir taksi tersebut.
Si penumpang pun ikut naik darah. “Orang ini, sudah salah, marah-marah pula” pikirnya. Anehnya, sopir taksi bereaksi dengan tidak lazim. Ia hanya tersenyum dan melambai kepada pengemudi ugal-ugalan tersebut. Mobil hitam itu lalu berlalu. Si penumpang pun heran. Ia bertanya kepada sopir taksi.
“Pak, kenapa anda tidak balas marah? Malah tersenyum? “
“Saya tidak mau jadi truk sampah, mas. ”
“Truk sampah? “
“Iya. Sadar atau tidak, banyak orang yang sedang menjadi truk sampah. Mereka membawa sampah ke mana-mana. Dan ketika sampahnya penuh, mereka butuh tempat untuk menurunkan sampahnya.”
“Maksudnya pak?”
“Orang-orang selalu membawa sampahnya ke mana-mana. Rasa frustasi, kemarahan, kekecewaan. Perasaan-perasaan negatif yang tidak bermanfaat.Dan ketika bak sampahnya penuh dan sesak, mereka butuh tempat untuk menumpahkan sampahnya.”
Penumpang mengangguk, mulai mengerti maksud sopir tersebut.
“Dan saya tidak mau memungut kembali sampah orang tadi. Saya bukan truk sampah” ,kata pak sopir sambil memamerkan senyumnya.
Nah,sekian ceritanya. Disadari atau tidak, kita sering pula menjadi truk sampah. Kita membawa sampah kita yang berbau busuk ke mana-mana. Ketika sampah itu penuh, kita langsung membuangnya (baca: melampiaskan) ke orang lain.
Di zaman sekarang, tingkat stress masyarakat semakin tinggi. Sampahnya semakin penuh. Hal-hal kecil bisa menyulut mereka untuk menumpahkan sampahnya. Cara menumpahkan sampahnya pun bermacam-macam, dari cara yang menyebalkan sampai cara yang fatal. Lihat saja ketika jalanan sedang macet, ketika serempetan kendaraan atau saat adu mulut karena hal-hal sepele.
So, berhentilah jadi truk sampah. Truk sampah tidak pernah bahagia. Dan tidak pernah menemukan solusi sukses nya. Berhenti memungut kembali(baca : ikut bereaksi negatif) sampah orang lain. Dunia ini akan terlihat lebih indah. Jadikan hidup anda lebih lega dan bahagia :)
Baca Selengkapnya...
Sabtu, 09 Mei 2009
Panduan Pengenalan Bisnis Online Gratis Untuk Anda Yang Awam Bisnis Online
Kabar gembira. Untuk anda yang masih sangat awam terhadap bisnis online, tapi berminat untuk mengenal bisnis online. Saya menyediakan panduan GRATIS untuk anda. ya..GRATIS!!!
Cara mendaftarnya mudah. Tinggal masukkan nama dan alamat e-mail anda pada form di sebelah kanan atas blog ini, lalu klik daftar.
Materi pengenalan bisnis online akan saya kirimkan langsung ke e-mail anda. Bila anda tidak menemukannya di inbox e-mail anda, tinggal cek di bagian Spam. Siapa tau nyasar ke sana :) Tapi e-mail saya bukan spam lho :)
Semoga anda menemukan solusi sukses lewat bisnis online :)
~Wellsen
Baca Selengkapnya...
Cara mendaftarnya mudah. Tinggal masukkan nama dan alamat e-mail anda pada form di sebelah kanan atas blog ini, lalu klik daftar.
Materi pengenalan bisnis online akan saya kirimkan langsung ke e-mail anda. Bila anda tidak menemukannya di inbox e-mail anda, tinggal cek di bagian Spam. Siapa tau nyasar ke sana :) Tapi e-mail saya bukan spam lho :)
Semoga anda menemukan solusi sukses lewat bisnis online :)
~Wellsen
Baca Selengkapnya...
Selamat Hari Raya Waisak 2553
Untuk teman-teman yang beragama Buddha
Selamat Hari Raya Waisak 2553..
Semoga dunia semakin aman dan damai..
Semoga anda berbahagia..
Semoga semua makhluk berbahagia..
Sadhu..3x
Happy Vesakh Day :)
Baca Selengkapnya...
Selamat Hari Raya Waisak 2553..
Semoga dunia semakin aman dan damai..
Semoga anda berbahagia..
Semoga semua makhluk berbahagia..
Sadhu..3x
Happy Vesakh Day :)
Baca Selengkapnya...
Senin, 04 Mei 2009
Soichiro Honda: The Power of Dream
Everything start from a dream. Kalimat itu ada benarnya. Banyak kesuksesan yang berawal dari bermimpi. Tidak terkecuali Soichiro Honda, sang Raja Jalanan. Sebelumnya, saya tekankan mimpi yang dimaksud di sini bukan wangsit atau wahyu, tapi tentang impian atau wish. Mari kita amati, seberapa hebat kekuatan mimpi.
Adalah Soichiro Honda, lahir di desa Komyo, Shizuoka, Jepang pada 17 November 1906 dari pasangan Gihei Honda, seorang tukang besi, dan istrinya Mika. Soichiro Honda lahir sebagai anak sulung dari sembilan saudara. Tinggal di keluarga yang sederhana dan daerah terpencil yang minim sarana dan obat-obatan membuat kehidupannya tidak mudah. Tapi ia memiliki mimpi yang sangat tinggi.
Sejak kecil, Soichiro Honda telah menunjukkan kecintaannya pada mesin dan otomotif. Sebelum masuk sekolah, Honda kecil telah membantu ayahnya mereparasi alat-alat pertanian di bengkel ayahnya. Ia juga bisa berdiri berjam-jam hanya untuk mengamati cara kerja mesin penggiling padi.
Di masa sekolahnya, Honda bukanlah anak berprestasi bagus. Nilai-nilai ulangannya jelek. Ia juga sering membolos. Namun sebenarnya ia mamiliki bakat di kelas sains yang mempelajari tentang mesin. Dengan mudah, ia dapat menangkap penjelasan gurunya.
Keika berusia 8 tahun, Honda nekat bersepeda sejauh 10 mil hanya untuk melihat pesawat terbang. Dan ia begitu senang ketika melihat ada mobil yang melintas di desanya. Pada usia 12 tahun, Honda berhasil menciptakan sebuah sepeda dengan model rem kaki.
Di usia 15 tahun, Honda hijrah ke Tokyo untuk mencari kerja. Ia diterima di Hart Sokay Company, pada awalnya hanya bekerja sebagai cleaning service merangkap pengasuh bayi bos nya. Hingga akhirnya sang pemilik menemukan bakat Honda dalam bidang mesin.
Ia sungguh cekatan dan jenius dalam masalah mesin sehingga bosnya senang dengan nya. 6 tahun ia bekerja di perusahaan itu. Pada umur 21 tahun, bosnya berkeinginan membuka cabang di Hamamatsu, dan Honda pun dipilih untuk memimpin kantor cabang itu.
Di kantor cabang ini prestasinya membaik. Ia selalu menerima reparasi yang ditolak bengkel-bengkel lain. Hasil kerjanya pun cepat dan tepat. Honda tidak segan-segan bekerja sampai larut malam, tanpa mengurangi kreativitasnya.
Salah satu buah kreativitasnya adalah penemuan velg dengan jari-jari logam ketika ia berusia 30 tahun. Pada zaman itu, mobil-mobil masih menggunakan velg dengan jari-jari kayu. Jari-jari kayu ini, selain tidak bagus dalam meredam getaran, juga mudah terbakar. Penemuan Honda ini menjadi hak patennya yang pertama.
Penemuan ini membuat Honda ingin membangun usaha sendiri. Ia keluar dari perusahaan tempatnya bekerja pada tahun 1938 dan memutuskan membangun usaha pembuatan ring piston. Sayang ring piston buatannya ditolak Toyota karena kaulitasnya dianggap tidak memenuhi syarat.
Honda pun mengalami kegagalan. Kegagalannya membuat ia jatuh sakit. Teman-temannya menyesalkan pengundutran dirinya dari perusahaan tempatnya bekerja dulu. Namun bukan Honda namanya kalau tenggelam dalam kegagalan. 2 bulan kemudian, ia bangkit kembali dengan bermodalkan mimpinya.
Untuk menemukan solusi dari ring piston, Honda kuliah lagi. Tiap pulang kuliah, Honda segera ke bengkelnya untukmempraktekan pengetahuan yang baru diperoleh. Tidak jarang Honda mengkritik rektornya karena dianggap terlalu bertele-tele, menitik beratkan teori daripada praktek. Setelah dua tahun menjadi mahasiswa, ia akhirnya dikeluarkan karena jarang mengikuti kuliah.
Akhirnya kerja kerasnya berbuah. Ring Piston ciptaannya diterima Toyota, yang langsung memberikan kontrak. Ketika mimpinya hampir menjadi kenyataan, niatnya membangun pabrik terpaksa diurungkan. Pemerintah Jepang yang siap perang, tidak memberikan dana kepada industri-industri. Ia pun tidak kehabisan akal mengumpulkan modal dari sekelompok orang untuk mendirikan pabrik. Lagi-lagi musibah datang. Setelah perang dunia II meletus, pabriknya sempat terbakar dua kali.
Namun, Honda tidak patah semangat. Ia bergegas mengumpulkan karyawannya. Mereka diperintahkan mengambil sisa kaleng bensol yang dibuang oleh kapal Amerika Serikat, digunakan sebagai bahan mendirikan pabrik. Sekali lagi pabriknya hancur oleh gempa bumi. Akhirnya Honda menjual pabrik ring pistonnya ke Toyota. Setelah itu, Honda mencoba beberapa usaha lain. Sayang semuanya gagal.
Pada tahun 1947,seusai perang dunia II, Jepang mengalami kondisi ekonomi yang sangat memprihatinkan. Sampai-sampai Honda tidak dapat menjual mobilnya untuk membeli makanan bagi keluarganya.
Dalam keadaan terdesak, Honda tidak kehabisan ide cemerlang. Idenya memasang mesin pada sepeda dengan memanfaatkan mesin-mesin bekas perang, yang menjadi cikal bakal sepeda motor zaman sekarang. Ciptaanya ini mendapatkan respon yang baik dari masyarakat sekitar. 24 September 1948, berdirilah Honda Motor Company dengan produk pertamanya yang dinamakan “Dream” dengan slogan perusahaan Honda yaitu “The Power Of Dream”
Meski sepeda motornya sukses, Honda ternyata terbentur masalah finansial bahkan terancam bangkrut. Ia memang seorang penemu dan mekanik yang hebat namun tidak pandai mengelola keuangan. Inilah yang kemudian mempertemukan dirinya dengan Takeo Fujisawa orang yang sangat berpengaruh pada kelangsungan bisnis Honda selanjutnya. Saat itu Honda berusia 42 Tahun dan Fujisawa berusia 38 tahun.
Duet kedua orang ini berhasil membuat Honda mewujudkan mimpi dan keinginannya untuk menjangkau dunia. Akhirnya, seperti yang kita ketahui, produk-produk Honda tak hanya menjadi nomor 1 di Jepang tetapi juga di berbagai belahan dunia.
Soichiro Honda, oleh karyawannya dikenal sebagai pemimpin yang keras. Namun sikapnya menjadi lembut ketika acara minum sake bersama. Satu hal lagi yang patut dipuji dari Honda adalah sikap nya yang anti-nepotisme dalam menentukan jabatan di perusahaannya.
Sepanjang hidupnya, Soichiro Honda dikenal sebagai orang yang selalu berjiwa muda. Walaupun usianya semakin bertambah tua tapi semangatnya tidak pernah berkurang. Pada 5 Agustus 1991, Honda meninggal di usia 84 tahun akibat penyakit lever.
Honda berkata “Orang melihat kesuksesan saya hanya satu persen. Tapi, mereka tidak melihat 99% kegagalan saya” . Pesan Honda : “ Ketika Anda mengalami kegagalan, mulailah bermimpi, mimpikanlah mimpi baru dan berusahalah untuk merubah mimpi itu menjadi kenyataan.”
Soichiro Honda membuktikan pada kita bahwa orang yang asalnya miskin, ndeso, minim pendidikan dan modal kecil juga bisa sukses, bahkan merajai dunia. Ketika gagal – ia bangkit, ketika menemui kesulitan dalam temuannya – ia belajar. Solusi sukses Honda adalah berani bermimpi , mau belajar, bekerja giat, dan semangat pantang menyerah. Mari belajar dari solusi sukses Honda.
Setiap kali merasa gagal dan putus asa, ingatlah filosofi Honda: “The Power of Dream” . Mimpi dapat menjadi bahan bakar yang mendorong kita untuk mencapai sukses. Beranilah untuk bermimpi, lakukan sesuatu untuk mewujudkan mimpi anda, dan jangan pernah menyerah. :)
Baca Selengkapnya...
Adalah Soichiro Honda, lahir di desa Komyo, Shizuoka, Jepang pada 17 November 1906 dari pasangan Gihei Honda, seorang tukang besi, dan istrinya Mika. Soichiro Honda lahir sebagai anak sulung dari sembilan saudara. Tinggal di keluarga yang sederhana dan daerah terpencil yang minim sarana dan obat-obatan membuat kehidupannya tidak mudah. Tapi ia memiliki mimpi yang sangat tinggi.
Sejak kecil, Soichiro Honda telah menunjukkan kecintaannya pada mesin dan otomotif. Sebelum masuk sekolah, Honda kecil telah membantu ayahnya mereparasi alat-alat pertanian di bengkel ayahnya. Ia juga bisa berdiri berjam-jam hanya untuk mengamati cara kerja mesin penggiling padi.
Di masa sekolahnya, Honda bukanlah anak berprestasi bagus. Nilai-nilai ulangannya jelek. Ia juga sering membolos. Namun sebenarnya ia mamiliki bakat di kelas sains yang mempelajari tentang mesin. Dengan mudah, ia dapat menangkap penjelasan gurunya.
Keika berusia 8 tahun, Honda nekat bersepeda sejauh 10 mil hanya untuk melihat pesawat terbang. Dan ia begitu senang ketika melihat ada mobil yang melintas di desanya. Pada usia 12 tahun, Honda berhasil menciptakan sebuah sepeda dengan model rem kaki.
Di usia 15 tahun, Honda hijrah ke Tokyo untuk mencari kerja. Ia diterima di Hart Sokay Company, pada awalnya hanya bekerja sebagai cleaning service merangkap pengasuh bayi bos nya. Hingga akhirnya sang pemilik menemukan bakat Honda dalam bidang mesin.
Ia sungguh cekatan dan jenius dalam masalah mesin sehingga bosnya senang dengan nya. 6 tahun ia bekerja di perusahaan itu. Pada umur 21 tahun, bosnya berkeinginan membuka cabang di Hamamatsu, dan Honda pun dipilih untuk memimpin kantor cabang itu.
Di kantor cabang ini prestasinya membaik. Ia selalu menerima reparasi yang ditolak bengkel-bengkel lain. Hasil kerjanya pun cepat dan tepat. Honda tidak segan-segan bekerja sampai larut malam, tanpa mengurangi kreativitasnya.
Salah satu buah kreativitasnya adalah penemuan velg dengan jari-jari logam ketika ia berusia 30 tahun. Pada zaman itu, mobil-mobil masih menggunakan velg dengan jari-jari kayu. Jari-jari kayu ini, selain tidak bagus dalam meredam getaran, juga mudah terbakar. Penemuan Honda ini menjadi hak patennya yang pertama.
Penemuan ini membuat Honda ingin membangun usaha sendiri. Ia keluar dari perusahaan tempatnya bekerja pada tahun 1938 dan memutuskan membangun usaha pembuatan ring piston. Sayang ring piston buatannya ditolak Toyota karena kaulitasnya dianggap tidak memenuhi syarat.
Honda pun mengalami kegagalan. Kegagalannya membuat ia jatuh sakit. Teman-temannya menyesalkan pengundutran dirinya dari perusahaan tempatnya bekerja dulu. Namun bukan Honda namanya kalau tenggelam dalam kegagalan. 2 bulan kemudian, ia bangkit kembali dengan bermodalkan mimpinya.
Untuk menemukan solusi dari ring piston, Honda kuliah lagi. Tiap pulang kuliah, Honda segera ke bengkelnya untukmempraktekan pengetahuan yang baru diperoleh. Tidak jarang Honda mengkritik rektornya karena dianggap terlalu bertele-tele, menitik beratkan teori daripada praktek. Setelah dua tahun menjadi mahasiswa, ia akhirnya dikeluarkan karena jarang mengikuti kuliah.
Akhirnya kerja kerasnya berbuah. Ring Piston ciptaannya diterima Toyota, yang langsung memberikan kontrak. Ketika mimpinya hampir menjadi kenyataan, niatnya membangun pabrik terpaksa diurungkan. Pemerintah Jepang yang siap perang, tidak memberikan dana kepada industri-industri. Ia pun tidak kehabisan akal mengumpulkan modal dari sekelompok orang untuk mendirikan pabrik. Lagi-lagi musibah datang. Setelah perang dunia II meletus, pabriknya sempat terbakar dua kali.
Namun, Honda tidak patah semangat. Ia bergegas mengumpulkan karyawannya. Mereka diperintahkan mengambil sisa kaleng bensol yang dibuang oleh kapal Amerika Serikat, digunakan sebagai bahan mendirikan pabrik. Sekali lagi pabriknya hancur oleh gempa bumi. Akhirnya Honda menjual pabrik ring pistonnya ke Toyota. Setelah itu, Honda mencoba beberapa usaha lain. Sayang semuanya gagal.
Pada tahun 1947,seusai perang dunia II, Jepang mengalami kondisi ekonomi yang sangat memprihatinkan. Sampai-sampai Honda tidak dapat menjual mobilnya untuk membeli makanan bagi keluarganya.
Dalam keadaan terdesak, Honda tidak kehabisan ide cemerlang. Idenya memasang mesin pada sepeda dengan memanfaatkan mesin-mesin bekas perang, yang menjadi cikal bakal sepeda motor zaman sekarang. Ciptaanya ini mendapatkan respon yang baik dari masyarakat sekitar. 24 September 1948, berdirilah Honda Motor Company dengan produk pertamanya yang dinamakan “Dream” dengan slogan perusahaan Honda yaitu “The Power Of Dream”
Meski sepeda motornya sukses, Honda ternyata terbentur masalah finansial bahkan terancam bangkrut. Ia memang seorang penemu dan mekanik yang hebat namun tidak pandai mengelola keuangan. Inilah yang kemudian mempertemukan dirinya dengan Takeo Fujisawa orang yang sangat berpengaruh pada kelangsungan bisnis Honda selanjutnya. Saat itu Honda berusia 42 Tahun dan Fujisawa berusia 38 tahun.
Duet kedua orang ini berhasil membuat Honda mewujudkan mimpi dan keinginannya untuk menjangkau dunia. Akhirnya, seperti yang kita ketahui, produk-produk Honda tak hanya menjadi nomor 1 di Jepang tetapi juga di berbagai belahan dunia.
Soichiro Honda, oleh karyawannya dikenal sebagai pemimpin yang keras. Namun sikapnya menjadi lembut ketika acara minum sake bersama. Satu hal lagi yang patut dipuji dari Honda adalah sikap nya yang anti-nepotisme dalam menentukan jabatan di perusahaannya.
Sepanjang hidupnya, Soichiro Honda dikenal sebagai orang yang selalu berjiwa muda. Walaupun usianya semakin bertambah tua tapi semangatnya tidak pernah berkurang. Pada 5 Agustus 1991, Honda meninggal di usia 84 tahun akibat penyakit lever.
Honda berkata “Orang melihat kesuksesan saya hanya satu persen. Tapi, mereka tidak melihat 99% kegagalan saya” . Pesan Honda : “ Ketika Anda mengalami kegagalan, mulailah bermimpi, mimpikanlah mimpi baru dan berusahalah untuk merubah mimpi itu menjadi kenyataan.”
Soichiro Honda membuktikan pada kita bahwa orang yang asalnya miskin, ndeso, minim pendidikan dan modal kecil juga bisa sukses, bahkan merajai dunia. Ketika gagal – ia bangkit, ketika menemui kesulitan dalam temuannya – ia belajar. Solusi sukses Honda adalah berani bermimpi , mau belajar, bekerja giat, dan semangat pantang menyerah. Mari belajar dari solusi sukses Honda.
Setiap kali merasa gagal dan putus asa, ingatlah filosofi Honda: “The Power of Dream” . Mimpi dapat menjadi bahan bakar yang mendorong kita untuk mencapai sukses. Beranilah untuk bermimpi, lakukan sesuatu untuk mewujudkan mimpi anda, dan jangan pernah menyerah. :)
Baca Selengkapnya...
Selasa, 28 April 2009
Anda Perlu Mengganti Kacamata Anda Sekarang
Untuk anda yang tidak memakai kacamata, jangan buru-buru meninggalkan blog saya :) Saya tidak sedang membahas kacamata yang digunakan untuk alat bantu melihat. Saya bukan dokter mata. Juga tidak sedang berjualan kacamata. Apalagi kacamata kuda…tidak ada hubungannya :) Lalu tentang apa? Penasaran? Silahkan dilanjutkan membaca.. :)
Seperti yang kita ketahui, kacamata adalah alat bantu melihat yang dipasang tepat di depan mata kita. Apa yang kita lihat, tergantung dari lensa kacamata tersebut. Lensa yang tepat untuk penderita gangguan mata akan membantunya melihat lebih jelas.
Bagaimana bila kacamata tersebut saya ganti dengan kacamata hitam? Tiba-tiba segala pemandangan menjadi berwarna gelap. Padahal pemandangannya tetap sama. Juga bukan salah mata anda. Tidak ada yang berubah, yang ada hanya “tampak” berubah. Semuanya karena kacamata anda. Ketika anda mengganti kacamata dengan yang berwarna biru atau merah, pemandangan di depan anda akan berubah pula.
Mungkin anda sudah bisa meraba apa maksud yang ingin saya sampaikan? Ya… Kacamata yang saya maksud hanya analogi dari pandangan hidup. Bagaimana cara anda memandang dunia ini. Suatu pemandangan yang sama bisa terlihat beda oleh dua orang tergantung kacamata apa yang mereka gunakan.
Bayangkan pemandangan sebuah taman. Cuacanya sejuk. Terdengar suara kicau burung. Di beberapa sudut terlihat satu dua sampah tergeletak. Di sudut lain, rumputnya sudah mulai panjang dan tampak beberapa ilalang. Hari ini taman tersebut cukup ramai. Beberapa orang berlalu lalang. Diantaranya, ada sepasang kekasih yang lewat. Dan ada seorang pria lewat sambil menatap ke arah anda.
Diantara pengunjung, ada tiga orang yang sedang duduk di bangku taman. Si A yang mengenakan kacamata hitam (berpandangan negatif) , si B yang mengenakan kacamata merah (sedang marah), dan si C yang mengenakan kacamata bening (berpikiran positif). Pemandangan itu terlihat berbeda-beda oleh mereka bertiga.
Si A melihat: Taman ini kotor sekali. Sampah berserakan dimana-mana. Rumputnya juga tidak terurus. Apa sih kerja pengelola taman ini. Sungguh tidak profesional. Suara burung ini berisik sekali. Sepasang kekasih itu sedang pamer kemesraan ya? Jangan-jangan pasangan selingkuh. Dan orang itu, ngapain liatin saya. Jangan-jangan bermaksud jahat.
Si B melihat: Taman ini kotor sekali. Sungguh membuatku tambah emosi. Burung ini lagi…berisik banget…seandainya ada senapan. Dan pasangan ini, mesra-mesaraan. Mau ngejek aku ya. Belum tau kalo aku baru putus. Heh..ini lagi..Ngapain liat-liat!! Mau nyari ribut ?! (sambil mengepalkan tinju)
Si C melihat: Wah, taman ini indah juga ya. Sejuk lagi. Suara burung itu membuat suasana nya jadi lebih enak. Ternyata hal kecil seperti ini juga bisa membuatku bahagia. Sepasang kekasih itu mesra banget. Aku jadi teringat pacarku. Orang itu, apa dia kenal aku? Mungkin hanya kebetulan menatap ke sini.
Ternyata pemandangan yang sama bisa terlihat berbeda oleh masing-masing orang. Bagi si A, semua terlihat gelap. Bagi si B, semua pemandangan itu terlihat merah, begitu panas, sepanas hatinya. Dan bagi si C ternyata pemandangan kecil itu bisa membuatnya lebih rileks dan bahagia. Bila anda sedang duduk di sana apa yang anda lihat? :)
Sering kali kita menatap dunia ini lewat kacamata hitam. Semuanya tampak begitu gelap, begitu buruk. Kita pun lebih mudah melontarkan komentar negatif daripada komentar positif. Pertanyaan nya apakah anda bahagia saat mengenakan kacamata hitam itu?
Kendali ada di tangan anda. Anda bisa mengganti kacamata anda, kapanpun anda mau. Cobalah memandang dunia dengan kacamata positif. Nikmati hidup anda, pekerjaan anda, keluarga anda, bahkan secangkir the yang anda minum. Nikmati hal-hal kecil di sekitar anda, dan anda akan merasa lebih bahagia. Orang yang bahagia akan hidup lebih sehat. Dan anda akan menemukan solusi sukses anda.
Ditunggu komentarnya :)
Baca Selengkapnya...
Seperti yang kita ketahui, kacamata adalah alat bantu melihat yang dipasang tepat di depan mata kita. Apa yang kita lihat, tergantung dari lensa kacamata tersebut. Lensa yang tepat untuk penderita gangguan mata akan membantunya melihat lebih jelas.
Bagaimana bila kacamata tersebut saya ganti dengan kacamata hitam? Tiba-tiba segala pemandangan menjadi berwarna gelap. Padahal pemandangannya tetap sama. Juga bukan salah mata anda. Tidak ada yang berubah, yang ada hanya “tampak” berubah. Semuanya karena kacamata anda. Ketika anda mengganti kacamata dengan yang berwarna biru atau merah, pemandangan di depan anda akan berubah pula.
Mungkin anda sudah bisa meraba apa maksud yang ingin saya sampaikan? Ya… Kacamata yang saya maksud hanya analogi dari pandangan hidup. Bagaimana cara anda memandang dunia ini. Suatu pemandangan yang sama bisa terlihat beda oleh dua orang tergantung kacamata apa yang mereka gunakan.
Bayangkan pemandangan sebuah taman. Cuacanya sejuk. Terdengar suara kicau burung. Di beberapa sudut terlihat satu dua sampah tergeletak. Di sudut lain, rumputnya sudah mulai panjang dan tampak beberapa ilalang. Hari ini taman tersebut cukup ramai. Beberapa orang berlalu lalang. Diantaranya, ada sepasang kekasih yang lewat. Dan ada seorang pria lewat sambil menatap ke arah anda.
Diantara pengunjung, ada tiga orang yang sedang duduk di bangku taman. Si A yang mengenakan kacamata hitam (berpandangan negatif) , si B yang mengenakan kacamata merah (sedang marah), dan si C yang mengenakan kacamata bening (berpikiran positif). Pemandangan itu terlihat berbeda-beda oleh mereka bertiga.
Si A melihat: Taman ini kotor sekali. Sampah berserakan dimana-mana. Rumputnya juga tidak terurus. Apa sih kerja pengelola taman ini. Sungguh tidak profesional. Suara burung ini berisik sekali. Sepasang kekasih itu sedang pamer kemesraan ya? Jangan-jangan pasangan selingkuh. Dan orang itu, ngapain liatin saya. Jangan-jangan bermaksud jahat.
Si B melihat: Taman ini kotor sekali. Sungguh membuatku tambah emosi. Burung ini lagi…berisik banget…seandainya ada senapan. Dan pasangan ini, mesra-mesaraan. Mau ngejek aku ya. Belum tau kalo aku baru putus. Heh..ini lagi..Ngapain liat-liat!! Mau nyari ribut ?! (sambil mengepalkan tinju)
Si C melihat: Wah, taman ini indah juga ya. Sejuk lagi. Suara burung itu membuat suasana nya jadi lebih enak. Ternyata hal kecil seperti ini juga bisa membuatku bahagia. Sepasang kekasih itu mesra banget. Aku jadi teringat pacarku. Orang itu, apa dia kenal aku? Mungkin hanya kebetulan menatap ke sini.
Ternyata pemandangan yang sama bisa terlihat berbeda oleh masing-masing orang. Bagi si A, semua terlihat gelap. Bagi si B, semua pemandangan itu terlihat merah, begitu panas, sepanas hatinya. Dan bagi si C ternyata pemandangan kecil itu bisa membuatnya lebih rileks dan bahagia. Bila anda sedang duduk di sana apa yang anda lihat? :)
Sering kali kita menatap dunia ini lewat kacamata hitam. Semuanya tampak begitu gelap, begitu buruk. Kita pun lebih mudah melontarkan komentar negatif daripada komentar positif. Pertanyaan nya apakah anda bahagia saat mengenakan kacamata hitam itu?
Kendali ada di tangan anda. Anda bisa mengganti kacamata anda, kapanpun anda mau. Cobalah memandang dunia dengan kacamata positif. Nikmati hidup anda, pekerjaan anda, keluarga anda, bahkan secangkir the yang anda minum. Nikmati hal-hal kecil di sekitar anda, dan anda akan merasa lebih bahagia. Orang yang bahagia akan hidup lebih sehat. Dan anda akan menemukan solusi sukses anda.
Ditunggu komentarnya :)
Baca Selengkapnya...
Selasa, 21 April 2009
Tidak Bisa??
“Tidak bisa”… barangkali itulah yang akan dikatakan orang kebanyakan ketika disuruh melakukan suatu hal baru, apalagi hal-hal yang besar. Dan pada kenyataanya orang-orang semacam itu bukan orang sukses.
Memang mengatakan “tidak bisa” itu demikian mudah. Tidak perlu mencoba, tidak perlu berjuang, tidak perlu jatuh bangun. Apa-apa tinggal bilang tidak bisa. Dan kenyataannya ketika kita berpikir tidak bisa melakukan sesuatu, maka kita benar-benar tidak akan bisa melakukan hal tersebut.
Sekarang mari merenungkan, berapa kali kita mengatakan tidak bisa dalam hidup ini? Dan setiap kali kita mengatakan tidak bisa, satu per satu peluang berlalu begitu saja di hadapan kita.
Jangan lah kita meremehkan diri sendiri dengan mengatakan tidak bisa. Setiap orang memiliki bakat dan talenta masing-masing. Dan sering kali kita tidak menyadari potensi tersebut. Namun, jangan jadikan bakat sebagai pembenaran bahwa :” Saya tidak bisa karena saya tidak berbakat”. Pada kenyataannya, bakat hanyalah 1% faktor penunjang kesuksesan. Belajar!! Itulah kuncinya.
Sebagai contoh sederhana, ketika saya lahir, saya tidak bisa berjalan dan berbicara, tapi saya belajar untuk berjalan dan berbicara, sehingga akhirnya saya benar-benar bisa berjalan dan berbicara. Waktu SMP saya tidak bisa menyetir, tapi saya mau belajar, walaupun cara menyetir saya jelek, beberapa kali menabrak trotoar, tapi bila saat itu saya bilang tidak bisa, maka sampai sekarang pun saya akan tetap tidak bisa nyetir.
Beberapa bulan yang lalu, saya tidak tahu apa-apa tentang bisnis online, bahkan tidak terbayangkan kalau kita bisa menghasilkan uang dari internet, tapi saya mau belajar dari nol. Memang banyak kebingungan dan banyak yang tidak mengerti, karena tidak ada yang membimbing saya. Tapi saya tidak mengatakan tidak bisa ketika saya menemui hal-hal yang saya tidak mengerti itu. Kalau belum mengerti, belajar, cari tahu.
Dan para orang sukses, bisa menjadi contoh yang lebih besar. Kebanyakan mereka tidak menjadi sukses begitu saja. Mereka telah jatuh bangun berkali-kali, tetapi tidak pernah terucap kata “tidak bisa” dari bibirnya. Mereka belajar. Michael Jordan contohnya. Ia bukanlah bayi ajaib yang jago basket sejak lahir, tapi ia memperoleh kemampuan basket nya dari belajar dan belajar. Ketika mengalami kegagalan, ia tidak lantas bilang “tidak bisa”. Ia mencoba lagi, belajar lagi, memperbaiki kesalahannya, hingga akhirnnya menemukan solusi sukses nya.
Nah, mari kita mengubah mindset kita. Ubah kata “Saya tidak bisa” menjadi “Mungkin sekarang saya belum bisa, tapi saya bisa belajar hingga menjadi bisa” . Jangan mengatakan tidak bisa sebelum kita mencoba. Kalau tidak bisa, ya belajar :)
Baca Selengkapnya...
Memang mengatakan “tidak bisa” itu demikian mudah. Tidak perlu mencoba, tidak perlu berjuang, tidak perlu jatuh bangun. Apa-apa tinggal bilang tidak bisa. Dan kenyataannya ketika kita berpikir tidak bisa melakukan sesuatu, maka kita benar-benar tidak akan bisa melakukan hal tersebut.
Sekarang mari merenungkan, berapa kali kita mengatakan tidak bisa dalam hidup ini? Dan setiap kali kita mengatakan tidak bisa, satu per satu peluang berlalu begitu saja di hadapan kita.
Jangan lah kita meremehkan diri sendiri dengan mengatakan tidak bisa. Setiap orang memiliki bakat dan talenta masing-masing. Dan sering kali kita tidak menyadari potensi tersebut. Namun, jangan jadikan bakat sebagai pembenaran bahwa :” Saya tidak bisa karena saya tidak berbakat”. Pada kenyataannya, bakat hanyalah 1% faktor penunjang kesuksesan. Belajar!! Itulah kuncinya.
Sebagai contoh sederhana, ketika saya lahir, saya tidak bisa berjalan dan berbicara, tapi saya belajar untuk berjalan dan berbicara, sehingga akhirnya saya benar-benar bisa berjalan dan berbicara. Waktu SMP saya tidak bisa menyetir, tapi saya mau belajar, walaupun cara menyetir saya jelek, beberapa kali menabrak trotoar, tapi bila saat itu saya bilang tidak bisa, maka sampai sekarang pun saya akan tetap tidak bisa nyetir.
Beberapa bulan yang lalu, saya tidak tahu apa-apa tentang bisnis online, bahkan tidak terbayangkan kalau kita bisa menghasilkan uang dari internet, tapi saya mau belajar dari nol. Memang banyak kebingungan dan banyak yang tidak mengerti, karena tidak ada yang membimbing saya. Tapi saya tidak mengatakan tidak bisa ketika saya menemui hal-hal yang saya tidak mengerti itu. Kalau belum mengerti, belajar, cari tahu.
Dan para orang sukses, bisa menjadi contoh yang lebih besar. Kebanyakan mereka tidak menjadi sukses begitu saja. Mereka telah jatuh bangun berkali-kali, tetapi tidak pernah terucap kata “tidak bisa” dari bibirnya. Mereka belajar. Michael Jordan contohnya. Ia bukanlah bayi ajaib yang jago basket sejak lahir, tapi ia memperoleh kemampuan basket nya dari belajar dan belajar. Ketika mengalami kegagalan, ia tidak lantas bilang “tidak bisa”. Ia mencoba lagi, belajar lagi, memperbaiki kesalahannya, hingga akhirnnya menemukan solusi sukses nya.
Nah, mari kita mengubah mindset kita. Ubah kata “Saya tidak bisa” menjadi “Mungkin sekarang saya belum bisa, tapi saya bisa belajar hingga menjadi bisa” . Jangan mengatakan tidak bisa sebelum kita mencoba. Kalau tidak bisa, ya belajar :)
Baca Selengkapnya...
Rabu, 15 April 2009
23 solusi sukses ala michael jordan
Siapa tak kenal Michael Jordan. Sosok legendaris dalam dunia perbasketan NBA yang tak tergantikan sepanjang zaman. Sosok berjulukan Air Jordan ini telah mengundang pujian dari seantero dunia atas prestasi nya dalam dunia basket. Bahkan nomor kaosnya, 23, telah tergantung di langit-langit hall of fame sebagai bentuk penghargaan atas prestasinya.
Berikut sejarah singkat Michael Jordan
Michael Jordan lahir di Brooklyn, New York, Amerika Serikat pada tanggal 17 Februari 1963. Ia kuliah di University of North Carolina pada tahun 1981. Segudang prestasinya telah dicetak lewat tim basket kampus tersebut. Pada tahun 1984, ia direkrut oleh Chicago Bulls, salah satu tim basket NBA dimana kelak ia akan melambungkan namanya.
Dengan skor rata-rata 32 tiap pertandingan, Jordan berhasil mencetak 3000 skor dalam satu musim yaitu pada season 1986-1987. Sepanjang karirnya, Jordan telah 5 kali mendapat penghargaan MVP (Most Valuable Player) , yaitu pada tahun 1988, 1991, 1992, 1996, dan 1998. Ia juga dua kali membawa tim basket nasional Amerika meraih medali emas pada olimpiade tahun 1984 dan 1992.
Pada tahun 1993, setelah membawa Chicago Bulls meraih juara, Jordan memutuskan untuk pensiun. Maret 1995, ia kembali lagi ke dunia basket NBA. Pada tahun 1996 sampai1998, Jordan membawa Chicago Bulls menjadi juara tiga kali berturut-turut.
Pada tahun 1998, Jordan pensiun untuk kedua kalinya.
Pada tahun 2000, Jordan berhubungan lagi dengan dunia basket, dengan membeli tim Washington Wizard. Tidak puas hanya memiliki dan melatih tim ini, ia memutuskan untuk bermain basket lagi di NBA. Kembalinya Jordan ke NBA pada September 2001 mendapatkan antusiasme yang tinggi dari publik. NBA telah mengalami penurunan rating televisi sejak kepensiunan Jordan pada tahun 1998. Walaupun prestasi Washington Wizard kurang memuaskan, Jordan pribadi telah bermain cukup baik.
Akhirnya, setelah season 2002-2003, Jordan benar-benar pensiun. Ia mengakhiri karirnya dengan mencetak total 32.292 poin, dengan rata-rata 30,12 poin per pertandingan. Ia menjadi yang terbaik di sepanjang sejarah NBA.
Sosok legenda ini tentu tidak meraih sukses nya begitu saja. Kegagalan demi kegagalan telah ia hadapi, sebelum ia dapat berdiri di puncak sukses seperti sekarang. "Saya sudah lebih dari 9000 kali gagal melakukan tembakan. Saya sudah hampir 300 kali kalah dalam pertandingan. Setidaknya, 26 kali saya dipercaya untuk menjadi algojo penentu kemenangan dan saya gagal. Saya gagal terus dan terus dalam hidup saya. Dan, justru karena itulah saya sukses," sebut MJ-demikian ia akrab disapa- dalam beberapa kali pidatonya. "Saya dapat menerima kegagalan, tapi saya tidak dapat menerima jika saya belum mencoba," ujar MJ mengungkap solusi sukses nya.
Bagaimana MJ memandang halangan? "Saat kita ingin mencapai sesuatu, pasti akan ada halangan. Saya juga menjumpainya seperti juga orang lain. Tapi, seharusnya itu tak perlu menghentikan kita. Seperti saat mendapati tembok, jangan berpikir menyerah, tapi coba lompati dan lewati," ungkap MJ. Dengan keyakinan inilah, MJ mampu mengubah tantangan itu sebagai batu loncatan mencapai sukses yang lebih maksimal.
Dan inilah 23 solusi sukses dari Michael Jordan
#1 : Segalanya dimulai dari Impian. Impian anda harus memberi semangat dalam hidup anda, sehingga mendorong anda untuk mengubah diri anda menjadi pemenang sejati.
#2: FOKUS. Latih pikiran Anda untuk ber-fokus pada karir yang sedang anda tekuni, dan singkirkan hal-hal sepele yang tidak penting.
#3 : Jadilah selalu yang terbaik di bidang anda
#4 : Energi Antusiasme adalah bahan bakar emosi yang terhebat. Tanpa antusiasme, anda tidak akan meraih apa-apa.
#5 : Jika kamu ingin meninggalkan jejak di pasir waktu, kerja keras adalah mutlak anda lakukan.
#6 : Penyebab banyak orang tidak berhasil, karena mereka tidak punya cukup sarana dan disiplin diri untuk berusaha mencapai cita-cita itu.
#7: Ketekunan bukanlah satu perjuangan panjang, melainkan banyak perjuangan pendek yang berturu-turut.
#8 : Kita semua bertanggung jawab atas kehidupan kita sendiri, tak ada orang lain yang bisa melakukannya.
#9 : Halangan tidak boleh menghentikan langkah anda. Jika dinding merintangi, jangan berbalik untuk menyerah. Carilah segala cara untuk memanjatnya, menembusnya atau mengitarinya.
#10 : "Saya dapat menerima kegagalan, tapi saya tidak dapat menerima jika saya belum mencoba"
#11: Pemenang selalu menganggap dirinya akan menang ketika pertandingan belum dimulai. Hidup adalah ramalan yang terpenuhi dengan sendirinya.
#12 : Kurangnya kepercayaan diri merupakan alasan utama yang membuat kita menghindar dari persaingan dan perjuangan. Dan tanpa perjuangan tidak ada kemungkinan untuk sukses.
#13 : Bakat memenangkan permainan, namun Kerja sama Tim yang solid memenangkan setiap pertandingan.
#14 : Berilah teladan yang positip bagi semua orang, dari setiap apa yang anda lakukan walaupun itu cuma 30 detik saja.
#15 : Komitmen individu terhadap perjuangan dan Tim. Jika Anda punya komitmen terhadap sesuatu, Anda tidak punya dalih apa pun kecuali mencapai tujuan anda.
#16 : Pemimpin yang baik, bukan hanya layak untuk diikuti orang lain, pemimpin yang baik harus menciptakan banyak pemimpin baru
#17 : Pemimpin yang baik adalah memberdayakan dan menciptakan nilai tambah bagi setiap individu dalam tim anda
#18 : Sembilan puluh persen kepemimpinan merupakan kemampuan untuk mengkomunikasikan sesuatu yang diinginkan oleh orang lain.
#19 : Orang tidak akan berhasil jika hanya mengandalkan teknologi, mereka akan berhasil jika mereka mengandalkan sosialisasi
#20 : Percayalah kepada orang lain dan mereka akan jujur kepadamu. Perlakukan mereka dengan baik, dan mereka akan menunjukkan kebaikan mereka.
#21 : Dibalik Keberanian terkandung kejeniusan, kekuatan dan keajaiban.
#22 : Rasa Hormat menghasilkan kepercayaan, kepercayaan menghasilkan kesetiaan.
#23 : Hanya ada satu orang yang dapat merumuskan kesuksesan dalam hidup anda, yaitu diri Anda sendiri.
Salute buat Michael Jordan. Four Thums Up! :)
Dalam hidup ini, sering kita menemui berbagai halangan dan rintangan, tidak jarang pula kita jatuh dalam kegagalan. Namun ketika kita berani berdiri lagi, sukses akan semakin dekat dengan kita. Winston Churchill berkata: “Keberhasilan adalah kemampuan untuk melewati dan mengatasi dari satu kegagalan ke kegagalan berikutnya tanpa kehilangan semangat”. Semoga sosok Michael Jordan dapat menjadi sosok inspirasi untuk kita semua dalam menemukan solusi sukses.
Salam sukses :)
Baca Selengkapnya...
Berikut sejarah singkat Michael Jordan
Michael Jordan lahir di Brooklyn, New York, Amerika Serikat pada tanggal 17 Februari 1963. Ia kuliah di University of North Carolina pada tahun 1981. Segudang prestasinya telah dicetak lewat tim basket kampus tersebut. Pada tahun 1984, ia direkrut oleh Chicago Bulls, salah satu tim basket NBA dimana kelak ia akan melambungkan namanya.
Dengan skor rata-rata 32 tiap pertandingan, Jordan berhasil mencetak 3000 skor dalam satu musim yaitu pada season 1986-1987. Sepanjang karirnya, Jordan telah 5 kali mendapat penghargaan MVP (Most Valuable Player) , yaitu pada tahun 1988, 1991, 1992, 1996, dan 1998. Ia juga dua kali membawa tim basket nasional Amerika meraih medali emas pada olimpiade tahun 1984 dan 1992.
Pada tahun 1993, setelah membawa Chicago Bulls meraih juara, Jordan memutuskan untuk pensiun. Maret 1995, ia kembali lagi ke dunia basket NBA. Pada tahun 1996 sampai1998, Jordan membawa Chicago Bulls menjadi juara tiga kali berturut-turut.
Pada tahun 1998, Jordan pensiun untuk kedua kalinya.
Pada tahun 2000, Jordan berhubungan lagi dengan dunia basket, dengan membeli tim Washington Wizard. Tidak puas hanya memiliki dan melatih tim ini, ia memutuskan untuk bermain basket lagi di NBA. Kembalinya Jordan ke NBA pada September 2001 mendapatkan antusiasme yang tinggi dari publik. NBA telah mengalami penurunan rating televisi sejak kepensiunan Jordan pada tahun 1998. Walaupun prestasi Washington Wizard kurang memuaskan, Jordan pribadi telah bermain cukup baik.
Akhirnya, setelah season 2002-2003, Jordan benar-benar pensiun. Ia mengakhiri karirnya dengan mencetak total 32.292 poin, dengan rata-rata 30,12 poin per pertandingan. Ia menjadi yang terbaik di sepanjang sejarah NBA.
Sosok legenda ini tentu tidak meraih sukses nya begitu saja. Kegagalan demi kegagalan telah ia hadapi, sebelum ia dapat berdiri di puncak sukses seperti sekarang. "Saya sudah lebih dari 9000 kali gagal melakukan tembakan. Saya sudah hampir 300 kali kalah dalam pertandingan. Setidaknya, 26 kali saya dipercaya untuk menjadi algojo penentu kemenangan dan saya gagal. Saya gagal terus dan terus dalam hidup saya. Dan, justru karena itulah saya sukses," sebut MJ-demikian ia akrab disapa- dalam beberapa kali pidatonya. "Saya dapat menerima kegagalan, tapi saya tidak dapat menerima jika saya belum mencoba," ujar MJ mengungkap solusi sukses nya.
Bagaimana MJ memandang halangan? "Saat kita ingin mencapai sesuatu, pasti akan ada halangan. Saya juga menjumpainya seperti juga orang lain. Tapi, seharusnya itu tak perlu menghentikan kita. Seperti saat mendapati tembok, jangan berpikir menyerah, tapi coba lompati dan lewati," ungkap MJ. Dengan keyakinan inilah, MJ mampu mengubah tantangan itu sebagai batu loncatan mencapai sukses yang lebih maksimal.
Dan inilah 23 solusi sukses dari Michael Jordan
#1 : Segalanya dimulai dari Impian. Impian anda harus memberi semangat dalam hidup anda, sehingga mendorong anda untuk mengubah diri anda menjadi pemenang sejati.
#2: FOKUS. Latih pikiran Anda untuk ber-fokus pada karir yang sedang anda tekuni, dan singkirkan hal-hal sepele yang tidak penting.
#3 : Jadilah selalu yang terbaik di bidang anda
#4 : Energi Antusiasme adalah bahan bakar emosi yang terhebat. Tanpa antusiasme, anda tidak akan meraih apa-apa.
#5 : Jika kamu ingin meninggalkan jejak di pasir waktu, kerja keras adalah mutlak anda lakukan.
#6 : Penyebab banyak orang tidak berhasil, karena mereka tidak punya cukup sarana dan disiplin diri untuk berusaha mencapai cita-cita itu.
#7: Ketekunan bukanlah satu perjuangan panjang, melainkan banyak perjuangan pendek yang berturu-turut.
#8 : Kita semua bertanggung jawab atas kehidupan kita sendiri, tak ada orang lain yang bisa melakukannya.
#9 : Halangan tidak boleh menghentikan langkah anda. Jika dinding merintangi, jangan berbalik untuk menyerah. Carilah segala cara untuk memanjatnya, menembusnya atau mengitarinya.
#10 : "Saya dapat menerima kegagalan, tapi saya tidak dapat menerima jika saya belum mencoba"
#11: Pemenang selalu menganggap dirinya akan menang ketika pertandingan belum dimulai. Hidup adalah ramalan yang terpenuhi dengan sendirinya.
#12 : Kurangnya kepercayaan diri merupakan alasan utama yang membuat kita menghindar dari persaingan dan perjuangan. Dan tanpa perjuangan tidak ada kemungkinan untuk sukses.
#13 : Bakat memenangkan permainan, namun Kerja sama Tim yang solid memenangkan setiap pertandingan.
#14 : Berilah teladan yang positip bagi semua orang, dari setiap apa yang anda lakukan walaupun itu cuma 30 detik saja.
#15 : Komitmen individu terhadap perjuangan dan Tim. Jika Anda punya komitmen terhadap sesuatu, Anda tidak punya dalih apa pun kecuali mencapai tujuan anda.
#16 : Pemimpin yang baik, bukan hanya layak untuk diikuti orang lain, pemimpin yang baik harus menciptakan banyak pemimpin baru
#17 : Pemimpin yang baik adalah memberdayakan dan menciptakan nilai tambah bagi setiap individu dalam tim anda
#18 : Sembilan puluh persen kepemimpinan merupakan kemampuan untuk mengkomunikasikan sesuatu yang diinginkan oleh orang lain.
#19 : Orang tidak akan berhasil jika hanya mengandalkan teknologi, mereka akan berhasil jika mereka mengandalkan sosialisasi
#20 : Percayalah kepada orang lain dan mereka akan jujur kepadamu. Perlakukan mereka dengan baik, dan mereka akan menunjukkan kebaikan mereka.
#21 : Dibalik Keberanian terkandung kejeniusan, kekuatan dan keajaiban.
#22 : Rasa Hormat menghasilkan kepercayaan, kepercayaan menghasilkan kesetiaan.
#23 : Hanya ada satu orang yang dapat merumuskan kesuksesan dalam hidup anda, yaitu diri Anda sendiri.
Salute buat Michael Jordan. Four Thums Up! :)
Dalam hidup ini, sering kita menemui berbagai halangan dan rintangan, tidak jarang pula kita jatuh dalam kegagalan. Namun ketika kita berani berdiri lagi, sukses akan semakin dekat dengan kita. Winston Churchill berkata: “Keberhasilan adalah kemampuan untuk melewati dan mengatasi dari satu kegagalan ke kegagalan berikutnya tanpa kehilangan semangat”. Semoga sosok Michael Jordan dapat menjadi sosok inspirasi untuk kita semua dalam menemukan solusi sukses.
Salam sukses :)
Baca Selengkapnya...
Selasa, 07 April 2009
Pemenang vs Pecundang
Visi …
Pemenang yakin dirinya pasti sukses,
Pecundang bahkan tidak berani bermimpi dirinya bisa sukses.
Ketika menghadapi tantangan…
Pemenang menghadapinya dengan antusias,
Pecundang mundur sebelum bertanding.
Saat menghadapi kesulitan…
Pemenang: “Ini adalah proses menuju sukses..Maju terus!”
Pecundang:“It’s not work. Sia-sia saja usahaku. Capek ah. Nyerah aja “
Bila jatuh…
Pemenang berdiri lagi
Pecundang:”Ngapain bangun lagi, ntar jatuh lagi. Enak duduk aja.”
Menyerah itu..
Pemenang: “Tidak ada dalam kamus hidupku. Never Give Up!”
Pecundang: “Biasa aja.. Aku sering koQ”
Di kala kegagalan menghampiri..
Pemenang bangkit lagi, mencari penyebab kegagalannya dan memperbaiki.
Pecundang tenggelam dalam kegagalannya, stress dan akhirnya masuk RSJ
Ketika melihat orang lain sukses…
Pemenang: “Hebat! Aku mau belajar solusi sukses dari dia”
Pecundang:”Ah, baru segitu! Paling-paling juga korupsi. Eh? Pasti babi ngepet”
Cara memandang diri sendiri…
Pemenang:”Aku manusia biasa yang punya kelemahan dan kelebihan. Aku akan berusaha
menutupi kelemahanku dan meningkatkan kelebihanku”
Pecundang:”Aku kurang ganteng, kurang kaya, kurang pintar, kurang….”
Dunia itu…
Pemenang:”Bisa menjadi surga atau neraka, tergantung apa yang kita lakukan”
Pecundang:”Tidak adil, gelap,…bla bla bla”
Dalam memandang persoalan…
Pemenang lebih fokus ke sisi positif nya tanpa mengabaikan sisi negatif.
Pecundang memandang segalanya serba negatif.
Sukses itu milik…
Pemenang:”Semua orang. Hanya tergantung orangnya berani menggapai sukses atau
tidak”
Pecundang:”Milik anak konglomerat, keturunan bangsawan, koruptor,…Kalo saya mana
bisa. Kan saya kurang cerdas, bapak saya bukan konglomerat,bla..bla..bla..”
Saat di kritik…
Pemenang menutup telinga terhadap kritik yang melecehkan dan menerima kritik yang membangun untuk mengevaluasi diri
Pecundang memelototi orang yang mengkritiknya sambil mengacungkan tinju.
Untuk mencapai sukses…
Pemenang mengandalkan usaha nya.
Pecundang menunggu keberuntungan.
Belajar itu…
Pemenang:”Wajib dilakukan sepanjang hidup. Tidak boleh berhenti belajar.”
Pecundang:”Gak penting banget. Emangnya anak sekolahan. Enakan juga tidur”
Ketika waktu terus berlalu…
Pemenang menemukan solusi sukses nya dan terus mengalami kemajuan dari waktu ke waktu
Pecundang tidak bertambah pengetahuan dan pencapaiannya, malah merasa senior dan sibuk membanggakan kalau dia sudah banyak makan asam garam.
Dan pada akhirnya…
Pemenang berdiri dengan bangganya di puncak kesuksesan.
Pecundang menonton dari bawah, dengan penuh iri hati lalu mengumpat, menjelek-jelekan si pemenang, berprasangka buruk, mengeluh, dan sibuk membuat pembenaran untuk diri sendiri.
Ada yang mau nambahin?
Baca Selengkapnya...
Pemenang yakin dirinya pasti sukses,
Pecundang bahkan tidak berani bermimpi dirinya bisa sukses.
Ketika menghadapi tantangan…
Pemenang menghadapinya dengan antusias,
Pecundang mundur sebelum bertanding.
Saat menghadapi kesulitan…
Pemenang: “Ini adalah proses menuju sukses..Maju terus!”
Pecundang:“It’s not work. Sia-sia saja usahaku. Capek ah. Nyerah aja “
Bila jatuh…
Pemenang berdiri lagi
Pecundang:”Ngapain bangun lagi, ntar jatuh lagi. Enak duduk aja.”
Menyerah itu..
Pemenang: “Tidak ada dalam kamus hidupku. Never Give Up!”
Pecundang: “Biasa aja.. Aku sering koQ”
Di kala kegagalan menghampiri..
Pemenang bangkit lagi, mencari penyebab kegagalannya dan memperbaiki.
Pecundang tenggelam dalam kegagalannya, stress dan akhirnya masuk RSJ
Ketika melihat orang lain sukses…
Pemenang: “Hebat! Aku mau belajar solusi sukses dari dia”
Pecundang:”Ah, baru segitu! Paling-paling juga korupsi. Eh? Pasti babi ngepet”
Cara memandang diri sendiri…
Pemenang:”Aku manusia biasa yang punya kelemahan dan kelebihan. Aku akan berusaha
menutupi kelemahanku dan meningkatkan kelebihanku”
Pecundang:”Aku kurang ganteng, kurang kaya, kurang pintar, kurang….”
Dunia itu…
Pemenang:”Bisa menjadi surga atau neraka, tergantung apa yang kita lakukan”
Pecundang:”Tidak adil, gelap,…bla bla bla”
Dalam memandang persoalan…
Pemenang lebih fokus ke sisi positif nya tanpa mengabaikan sisi negatif.
Pecundang memandang segalanya serba negatif.
Sukses itu milik…
Pemenang:”Semua orang. Hanya tergantung orangnya berani menggapai sukses atau
tidak”
Pecundang:”Milik anak konglomerat, keturunan bangsawan, koruptor,…Kalo saya mana
bisa. Kan saya kurang cerdas, bapak saya bukan konglomerat,bla..bla..bla..”
Saat di kritik…
Pemenang menutup telinga terhadap kritik yang melecehkan dan menerima kritik yang membangun untuk mengevaluasi diri
Pecundang memelototi orang yang mengkritiknya sambil mengacungkan tinju.
Untuk mencapai sukses…
Pemenang mengandalkan usaha nya.
Pecundang menunggu keberuntungan.
Belajar itu…
Pemenang:”Wajib dilakukan sepanjang hidup. Tidak boleh berhenti belajar.”
Pecundang:”Gak penting banget. Emangnya anak sekolahan. Enakan juga tidur”
Ketika waktu terus berlalu…
Pemenang menemukan solusi sukses nya dan terus mengalami kemajuan dari waktu ke waktu
Pecundang tidak bertambah pengetahuan dan pencapaiannya, malah merasa senior dan sibuk membanggakan kalau dia sudah banyak makan asam garam.
Dan pada akhirnya…
Pemenang berdiri dengan bangganya di puncak kesuksesan.
Pecundang menonton dari bawah, dengan penuh iri hati lalu mengumpat, menjelek-jelekan si pemenang, berprasangka buruk, mengeluh, dan sibuk membuat pembenaran untuk diri sendiri.
Ada yang mau nambahin?
Baca Selengkapnya...
Sabtu, 14 Maret 2009
Belajar Dari Keledai
Kisah ini akan mengajak kita belajar dari keledai ^^
Suatu hari, ada seorang ayah, seorang anak dan keledai peliharaannya yang sedang dalam perjalanan. Mereka ingin menghadiri pesta yang akan diadakan di desa tetangga. Terik matahari yang menyengat ditambah perjalanan yang jauh membuat mereka kelelahan. Keringat bercucuran dari tubuhnya.
Sang ayah tidak tega melihat anaknya yang kelelahan. Lalu ia menyuruh anaknya untuk naik ke punggung keledai, dan si ayah berjalan kaki. Di tengah perjalanan bertemulah mereka dengan si A. Melihat mereka, si A berkata kepada ayah tersebut: “Sobat, kamu tidak boleh begitu. Dimana-mana yang muda harus mengalah kepada yang tua. Harusnya kamulah yang menunggangi keledai dan anakmu yang berjalan kaki.”
Mendengar hal itu si ayah menyuruh anaknya turun dari punggung keledai dan ayahnya yang menunggangi keledai. Dalam perjalanannya mereka berjumpa dengan si B. Melihat mereka, si B pun berkata: “Hei, ayah macam apa kamu. Masak kamu enak-enak duduk di atas keledai sedangkan anakmu yang masih kecil kamu suruh jalan kaki. Mana cuacanya panas begini.”
Si ayah pun tak enak hati mendengarnya. Lalu ia turun dari punggung keledai dan berjalan kaki bersama-sama dengan anaknya. Biar adil pikirnya. Dari kejauhan tampak si C yang sedang berjalan mendekati mereka. Setelah berbasa-basi sejenak, si C pun mengutarakan hal yang dari tadi ingin ia tanyakan. “Kata kamu, kalian telah menempuh perjalanan selama 3 hari. Tentu melelahkan. Tapi aku lihat, kenapa kamu tidak menaiki keledai itu, malah berjalan kaki. Mubazir donk keledaimu. Sementara orang lain menempuh perjalanan jauh dengan berjalan kaki sampai kelelahan, ingin naik keledai tapi tidak punya uang untuk membeli keledai, sedangkan kamu yang punya keledai malah tidak dimanfaatkan”
Iya juga ya, pikir si ayah. Mungkin ini solusi terbaik, katanya dalam hati. Akhirnya ia naik ke atas keledai dan menyuruh anaknya untuk naik juga ke atas keledai. Datanglah si D. Melihat kejadian di depan matanya, D pun langsung protes. “Hei, kalian tidak berperikemanusiaan. Tega-teganya kalian menyiksa keledai kurus ini. Mengangkat satu orang saja dia sudah kelelahan. Apalagi mengangkat kalian berdua di tengah cuaca sepanas ini. Bisa-bisa dia mati.”
Si ayah pun jadi kebingungan. Begini salah, begitu salah. Akhirnya, saking bingungnya, si ayah pun mengambil keputusan yang ekstrem. Ya sudah, biar aku yang menggendong keledai ini. Si keledai pun senyum-senyum melihat ulah majikannya ini.
Akhirnya sampailah mereka di tempat tujuan. Namun membawa keledai di punggung memperlambat perjalanan mereka. Sesampainya mereka, ternyata pesta nya telah berakhir. Bahkan pestanya telah berakhir 2 hari yang lalu .
Nah, mari belajar dari keledai. Dalam hidup ini sering kali kita terlalu peduli pada pendapat orang lain. Banyak hal yang kita lakukan, sebenarnya bukan untuk mendapat manfaat bagi kita, tapi hanya untuk mendapat pengakuan dari orang lain. Sering kali pula ketika kita membuat keputusan - yang sebenarnya sudah tepat - tapi kita mengubah keputusan tersebut hanya karena komentar-komentar negatif orang lain, yang akhirnya malah menjerumuskan kita.
Sadarilah, tidak ada hal apapun di dunia ini yang akan memuaskan semua orang. Orang baik akan di kritik, orang jahat akan di kritik, orang yang tidak jahat dan tidak baik pun tak akan luput dari kritikan.
Anda yang menentukan nasib anda, bukan orang lain. Kalau anda jatuh, toh para pengkritik juga tidak peduli. Anda yang jatuh, anda sendirilah yang merasakan sakitnya. Mereka hanya akan tertawa saat anda jatuh.
Jangan sampai anda terlambat menyabet peluang yang sudah di depan mata hanya karena omongan-omongan orang lain. Peduli lah hanya kepada saran-saran yang membangun. Lakukan lah apa yang terbaik menurut anda untuk mewujudkan mimpi anda, selama tidak merugikan orang lain :)
Semoga kisah ini akan menjadi inspirasi anda dalam menemukan solusi sukses.
Mari melangkah menuju puncak kesuksesan :)
Salam sukses,
Baca Selengkapnya...
Suatu hari, ada seorang ayah, seorang anak dan keledai peliharaannya yang sedang dalam perjalanan. Mereka ingin menghadiri pesta yang akan diadakan di desa tetangga. Terik matahari yang menyengat ditambah perjalanan yang jauh membuat mereka kelelahan. Keringat bercucuran dari tubuhnya.
Sang ayah tidak tega melihat anaknya yang kelelahan. Lalu ia menyuruh anaknya untuk naik ke punggung keledai, dan si ayah berjalan kaki. Di tengah perjalanan bertemulah mereka dengan si A. Melihat mereka, si A berkata kepada ayah tersebut: “Sobat, kamu tidak boleh begitu. Dimana-mana yang muda harus mengalah kepada yang tua. Harusnya kamulah yang menunggangi keledai dan anakmu yang berjalan kaki.”
Mendengar hal itu si ayah menyuruh anaknya turun dari punggung keledai dan ayahnya yang menunggangi keledai. Dalam perjalanannya mereka berjumpa dengan si B. Melihat mereka, si B pun berkata: “Hei, ayah macam apa kamu. Masak kamu enak-enak duduk di atas keledai sedangkan anakmu yang masih kecil kamu suruh jalan kaki. Mana cuacanya panas begini.”
Si ayah pun tak enak hati mendengarnya. Lalu ia turun dari punggung keledai dan berjalan kaki bersama-sama dengan anaknya. Biar adil pikirnya. Dari kejauhan tampak si C yang sedang berjalan mendekati mereka. Setelah berbasa-basi sejenak, si C pun mengutarakan hal yang dari tadi ingin ia tanyakan. “Kata kamu, kalian telah menempuh perjalanan selama 3 hari. Tentu melelahkan. Tapi aku lihat, kenapa kamu tidak menaiki keledai itu, malah berjalan kaki. Mubazir donk keledaimu. Sementara orang lain menempuh perjalanan jauh dengan berjalan kaki sampai kelelahan, ingin naik keledai tapi tidak punya uang untuk membeli keledai, sedangkan kamu yang punya keledai malah tidak dimanfaatkan”
Iya juga ya, pikir si ayah. Mungkin ini solusi terbaik, katanya dalam hati. Akhirnya ia naik ke atas keledai dan menyuruh anaknya untuk naik juga ke atas keledai. Datanglah si D. Melihat kejadian di depan matanya, D pun langsung protes. “Hei, kalian tidak berperikemanusiaan. Tega-teganya kalian menyiksa keledai kurus ini. Mengangkat satu orang saja dia sudah kelelahan. Apalagi mengangkat kalian berdua di tengah cuaca sepanas ini. Bisa-bisa dia mati.”
Si ayah pun jadi kebingungan. Begini salah, begitu salah. Akhirnya, saking bingungnya, si ayah pun mengambil keputusan yang ekstrem. Ya sudah, biar aku yang menggendong keledai ini. Si keledai pun senyum-senyum melihat ulah majikannya ini.
Akhirnya sampailah mereka di tempat tujuan. Namun membawa keledai di punggung memperlambat perjalanan mereka. Sesampainya mereka, ternyata pesta nya telah berakhir. Bahkan pestanya telah berakhir 2 hari yang lalu .
Nah, mari belajar dari keledai. Dalam hidup ini sering kali kita terlalu peduli pada pendapat orang lain. Banyak hal yang kita lakukan, sebenarnya bukan untuk mendapat manfaat bagi kita, tapi hanya untuk mendapat pengakuan dari orang lain. Sering kali pula ketika kita membuat keputusan - yang sebenarnya sudah tepat - tapi kita mengubah keputusan tersebut hanya karena komentar-komentar negatif orang lain, yang akhirnya malah menjerumuskan kita.
Sadarilah, tidak ada hal apapun di dunia ini yang akan memuaskan semua orang. Orang baik akan di kritik, orang jahat akan di kritik, orang yang tidak jahat dan tidak baik pun tak akan luput dari kritikan.
Anda yang menentukan nasib anda, bukan orang lain. Kalau anda jatuh, toh para pengkritik juga tidak peduli. Anda yang jatuh, anda sendirilah yang merasakan sakitnya. Mereka hanya akan tertawa saat anda jatuh.
Jangan sampai anda terlambat menyabet peluang yang sudah di depan mata hanya karena omongan-omongan orang lain. Peduli lah hanya kepada saran-saran yang membangun. Lakukan lah apa yang terbaik menurut anda untuk mewujudkan mimpi anda, selama tidak merugikan orang lain :)
Semoga kisah ini akan menjadi inspirasi anda dalam menemukan solusi sukses.
Mari melangkah menuju puncak kesuksesan :)
Salam sukses,
Baca Selengkapnya...
Langganan:
Postingan (Atom)
