Kreativitas bersifat liar, fleksibel, tidak mengenal batasan. Kreativitas dapat menghubungkan dua hal yang tidak berhubungan. Martial arts dan internet marketing misalnya. Keduanya adalah bidang yang berbeda. Bagaimana kalo digabungkan? Dalam artikel ini khususnya, bagaimana bila knife fighting diterapkan dalam bisnis online? Tertarik? :)
Saya sedang asik membaca e-book tentang knife fighting. Maklum, sibuk dengan internet marketing, sudah beberapa bulan saya tidak meng-update “pengetahuan beladiri” di otak saya. Sejenak saya terlarut dalam “dunia beladiri” yang sudah lama tidak tersentuh.
Tiba-tiba saya teringat kalo sekarang hari Rabu. It’s time to create a new post. Untuk mematuhi jadwal nge-blog saya, dalam waktu yang mepet saya berusaha tetap membuat sebuah artikel. Dan saya memutuskan untuk menulis tentang knife fighting dan bisnis online.
Knife fighting adalah beladiri dengan senjata pisau. Disebut juga knife combat, dll. Knife fighting menjadi menu wajib di kalangan pasukan militer elite dunia. Saat seorang prajurit kehabisan amunisi senjatanya, pisau lah harapan hidupnya.
Selain itu, knife fighting juga menjadi favorit sebagian orang sipil untuk modal melindungi diri dari kriminalitas jalanan. Komunitas beladiri pisau di Indonesia misalnya BELATI(Beladiri Pisau Taktis Indonesia)
Dan ada beberapa hal dalam knife fighting yang bisa diterapkan dalam bisnis online:
Simple is Deadliest
Seorang knife fighter profesional tidak akan buang-buang waktu melakukan gerakan-gerakan tidak penting seperti mengibas-ngibaskan pisau ala Hollywood, gerakan-gerakan “keren” yang buang-buang tenaga, salto2, dll. Semua gerakan yang dilakukannya hanya gerakan yang membawa hasil. Sedikit gerakan simple yang “tidak keren” pada timing yang tepat dan sasaran yang akurat…crashh!!..jlebb!!..robohlah sang lawan.
Dalam bisnis online:
Banyak di antara kita yang keasyikan mempelajari tehnik tingkat tinggi, misalnya tehnik-tehnik SEO tingkat atas nya para pakar SEO, tapi malah melupakan atau malah meremehkan hal-hal dasar. Melupakan untuk beriklan. Padahal iklan akan mendatangkan penjualan, dan penjualan akan mendatangkan uang bukan? :)
Combination
Gerakan simple: slash(mengiris) dan thrust(menusuk) bisa dikembangkan menjadi berbagai kombinasi-kombinasi tehnik yang mematikan menuju berbagai titik vital lawan.
Dalam bisnis online :
Berbagai hal simple dalam bisnis online bisa dikombinasikan sedemikian rupa sehingga menghasilkan hal baru yang bisa meningkatkan profit. Misalnya dulu orang konsentrasi membangun opt-in list masing-masing, sekarang orang menjual daftar subscribers dalam opt-in list nya. Dulu orang tukaran link, sekarang orang jual-beli link pada situs yang berpagerank tinggi. Dengan kreativitas, kita bisa menciptakan berbagai strategi baru, tehnik beriklan yang baru, dll.
Walaupun artikel ini saya tulis secara kilat dalam waktu yang terbatas, saya harap artikel ini tetap menarik untuk dibaca.
Oh ya, ada yang ingin menambahkan? :)
Baca Selengkapnya...
Tampilkan postingan dengan label Beladiri dan Bisnis Online. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Beladiri dan Bisnis Online. Tampilkan semua postingan
Rabu, 29 Juli 2009
Jumat, 15 Mei 2009
Eskrimador Indonesia: Kemenangan dari Keterbatasan
Kemarin, saya iseng-iseng mampir ke blog.liputan6.com. Sebenarnya saya ingin mencari berita tentang pemukulan wartawan SCTV. Beberapa saat saya mencari, saya tidak menemukan berita tersebut. Malah mata saya terpaku di sebuah artikel berjudul “Auman Eskrimador Indonesia”. Setelah membacanya, saya pun bersemangat untuk membahasnya di blog saya.
Memang awalnya saya tidak tertarik ketika membaca judulnya. Eskrimador? Apaan tuh.. Eskimo? Matador?...Eh, tunggu dulu..Eskrimador?..ESKRIMA!!! Dan setelah membacanya, ternyata benar-benar tentang eskrima.
Mungkin teman-teman sekalian banyak yang belum tahu tentang eskrima. Eskrima adalah beladiri asal Fillipina. Disebut juga sebagai Arnis atau Kali. Beladiri Arnis/Kali/Eskrima ini terkenal dengan tehnik tongkat rotan(olishi) nya yang super cepat serta tehnik pisaunya, walaupun juga mengajarkan jurus tangan kosong. Para praktisi eskrima disebut eskrimador. Dan eskrima adalah salah satu beladiri favorit saya :)
Pada tanggal 23 hingga 27 April lalu, World Eskrima Arnis Championship digelar di Cebu, Fillipina yang adalah tempat kelahiran beladiri Arnis/Kali/Eskrima ini. Berbekal latihan keras selama berbulan-bulan, 18 orang eskrimador Indonesia pun berangkat untuk mengikuti pertandingan tersebut.
Namun keberangkatan mereka bukanlah seperti tim olimpiade yang didukung fasilitas lengkap dari negara asal. Mereka berangkat dengan kondisi serba terbatas, hanya bermodalkan optimisme dan kecintaannya pada beladiri Eskrima ini. Bahkan sang pelatih sampai mencari tiket penerbangan yang termurah dan mencari penginapan yang paling terjangkau.
Sampai di pertandingan, kondisinya tidak lebih baik. Tidak ada tim ofisial. Jadi sesama atlet itulah yang merangkap tukang menyediakan peralatan, memijat, memberi minum, dan yang terpenting, saling memompa semangat rekannya. Tidak jarang yang mengurusi keperluannya sendiri ketika rekan-rekannya sibuk bertanding. Bahkan penulis berita tersebut, selain menjadi kontestan dan staf, juga menjalankan tugasnya sebagai reporter televisi yang mengumpulkan informasi tentang pertandingan tersebut. Tiga hari berturut-turut, mereka bertanding habis-habisan dengan semua yang mereka pelajari dan punyai.
Pertandingan selesai, dan tebaklah hasilnya. Tim Indonesia berhasil mengharumkan bangsa Indonesia dengan menggondol 6 medali emas, mengalahkan tuan rumah yang hanya menghasilkan 4 medali emas. Bukan main bangganya ketika Supreme Grand Master Cacoy Canete, mahaguru dalam beladiri Eskrima, mengalungkan medali tersebut satu per satu. Terbayar sudah kerja keras mereka.
Saya menulis artikel ini, bukan semata-mata hanya karena saya seorang pencinta beladiri, melainkan sebagai bentuk apresiasi saya terhadap tim eskrima Indonesia. Selain itu, artikel ini juga dimaksudkan sebagai suntikan motivasi untuk anda yang baru terjun ke bisnis online maupun baru ingin terjun ke bisnis online.
Mungkin anda merasa kurang percaya diri dengan segala keterbatasan anda. Tapi lihatlah, orang dengan kondisi serba terbatas juga bisa menemukan solusi sukses nya. Mereka yang di eskrima bisa, kita yang di interner marketing juga harus bisa.
Pohon yang subur, bukanlah semata-mata karena bibit yang bagus, melainkan dipengaruhi juga dengan perlakuan dan perawatan terhadap pohon tersebut. Saya juga masih serba terbatas, tapi itu bukan alasan saya untuk menyerah. Terus belajar untuk mengatasi keterbatasan tersebut. Mari sama-sama berjuang. NEVER GIVE UP :)
Baca Selengkapnya...
Memang awalnya saya tidak tertarik ketika membaca judulnya. Eskrimador? Apaan tuh.. Eskimo? Matador?...Eh, tunggu dulu..Eskrimador?..ESKRIMA!!! Dan setelah membacanya, ternyata benar-benar tentang eskrima.
Mungkin teman-teman sekalian banyak yang belum tahu tentang eskrima. Eskrima adalah beladiri asal Fillipina. Disebut juga sebagai Arnis atau Kali. Beladiri Arnis/Kali/Eskrima ini terkenal dengan tehnik tongkat rotan(olishi) nya yang super cepat serta tehnik pisaunya, walaupun juga mengajarkan jurus tangan kosong. Para praktisi eskrima disebut eskrimador. Dan eskrima adalah salah satu beladiri favorit saya :)
Pada tanggal 23 hingga 27 April lalu, World Eskrima Arnis Championship digelar di Cebu, Fillipina yang adalah tempat kelahiran beladiri Arnis/Kali/Eskrima ini. Berbekal latihan keras selama berbulan-bulan, 18 orang eskrimador Indonesia pun berangkat untuk mengikuti pertandingan tersebut.
Namun keberangkatan mereka bukanlah seperti tim olimpiade yang didukung fasilitas lengkap dari negara asal. Mereka berangkat dengan kondisi serba terbatas, hanya bermodalkan optimisme dan kecintaannya pada beladiri Eskrima ini. Bahkan sang pelatih sampai mencari tiket penerbangan yang termurah dan mencari penginapan yang paling terjangkau.
Sampai di pertandingan, kondisinya tidak lebih baik. Tidak ada tim ofisial. Jadi sesama atlet itulah yang merangkap tukang menyediakan peralatan, memijat, memberi minum, dan yang terpenting, saling memompa semangat rekannya. Tidak jarang yang mengurusi keperluannya sendiri ketika rekan-rekannya sibuk bertanding. Bahkan penulis berita tersebut, selain menjadi kontestan dan staf, juga menjalankan tugasnya sebagai reporter televisi yang mengumpulkan informasi tentang pertandingan tersebut. Tiga hari berturut-turut, mereka bertanding habis-habisan dengan semua yang mereka pelajari dan punyai.
Pertandingan selesai, dan tebaklah hasilnya. Tim Indonesia berhasil mengharumkan bangsa Indonesia dengan menggondol 6 medali emas, mengalahkan tuan rumah yang hanya menghasilkan 4 medali emas. Bukan main bangganya ketika Supreme Grand Master Cacoy Canete, mahaguru dalam beladiri Eskrima, mengalungkan medali tersebut satu per satu. Terbayar sudah kerja keras mereka.
Saya menulis artikel ini, bukan semata-mata hanya karena saya seorang pencinta beladiri, melainkan sebagai bentuk apresiasi saya terhadap tim eskrima Indonesia. Selain itu, artikel ini juga dimaksudkan sebagai suntikan motivasi untuk anda yang baru terjun ke bisnis online maupun baru ingin terjun ke bisnis online.
Mungkin anda merasa kurang percaya diri dengan segala keterbatasan anda. Tapi lihatlah, orang dengan kondisi serba terbatas juga bisa menemukan solusi sukses nya. Mereka yang di eskrima bisa, kita yang di interner marketing juga harus bisa.
Pohon yang subur, bukanlah semata-mata karena bibit yang bagus, melainkan dipengaruhi juga dengan perlakuan dan perawatan terhadap pohon tersebut. Saya juga masih serba terbatas, tapi itu bukan alasan saya untuk menyerah. Terus belajar untuk mengatasi keterbatasan tersebut. Mari sama-sama berjuang. NEVER GIVE UP :)
Baca Selengkapnya...
Langganan:
Postingan (Atom)
