Mau Belajar Cara Yang Benar Untuk BENAR-BENAR Menghasilkan Uang Lewat Internet??

Klub Bisnis Internet Berorientasi Action

Ingin Men-Share artikel ini?

Bila Anda merasa artikel ini bermanfaat, anda boleh sharing artikel ini ke teman, kerabat atau saudara anda lewat facebook. Caranya mudah. Tinggal meng-klik gambar "Share on Facebook" yang ada di bagian akhir tiap artikel. Semoga bermanfaat :)
Tampilkan postingan dengan label Pikiran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pikiran. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 Oktober 2009

Kejahatan Hipnosis...Waspadalah!!

Anda ingin jadi korban kejahatan hipnotis? Kalau tidak mau, silahkan baca artikel ini sampai selesai.



Apa yang pertama kali muncul di pikiran anda ketika mendengar kata hipnotis?

* Merasa takut karena menurut anda hipnotis identik dengan ilmu hitam, mistik, magis, jin?

* Membayangkan seseorang berpakaian hitam-hitam berkata “Tatap mata saya” , lalu dari matanya keluar gelombang berbentuk spiral, dan lawan bicaranya langsung linglung seketika?

* Seseorang menepuk bahu anda dan tiba-tiba anda terbangun dalam kondisi lupa ingatan plus uang di dompet telah lenyap?

* Seseorang mengayun-ayunkan bandul di depan mata anda, tiba-tiba anda mengantuk, kemudian melakukan hal-hal konyol di atas panggung sesuai instruksi penghipnotis?


Nampaknya hipnotis telah memiliki image sedemikian buruknya di kalangan masyarakat umum. Mungkin karena maraknya berita-berita kejahatan hipnotis di berita Koran dan televisi. Apakah hipnotis sedemikian berbahaya? Apakah anda yakin berita yang anda baca 100% benar? Apakah wartawan yang menulis berita tersebut benar-benar ngerti ilmu hipnotis?

Terlepas dari itu semua, kita tidak bisa menutup mata bahwa ada banyak kasus “kejahatan hipnotis” yang terjadi di sekitar kita. Entah itu benar-benar kejahatan hipnotis, ataupun berita yang dibuat seolah-olah kejahatan hipnotis agar lebih hot. Yang jelas telah banyak orang menjadi korban. Entah itu sahabat atau saudara kita, bahkan mungkin kita sendiri.

Kebetulan saya menemukan sebuah e-book bagus: “Tips Untuk Menghindari Kejahatan Hipnotis” karangan bapak Yan Nurindra. Beliau adalah seorang maestro hipnosis di Indonesia. Ebook ini akan memberikan pemahaman yang benar tentang ilmu hipnosis pada anda yang masih awam soal hipnosis, dan yang terpenting mengajarkan anda cara menghindari kejahatan hipnotis.

Saya tidak ingin anda menjadi korban kejahatan hipnotis. Jadi silahkan download ebook ini gratis di sini


Dan sebelum anda sempat membaca ebook tersebut, saya akan menghipnosis anda lebih dulu.

Sekarang TATAP MATA SAYA…Saya akan menghitung sampai tiga…1…2…3…Dan pada hitungan ketiga anda telah………………………………emm, tersenyum? :)

Hahaha…just kidding


Selamat membaca, semoga bermanfaat dan semoga anda selalu terhindar dari kejahatan hipnotis Baca Selengkapnya...

Rabu, 12 Agustus 2009

Hantu Itu Menyenangkan

Apa yang muncul di benak anda ketika mendengar kata “HANTU” ? Seketika muncul rasa ngeri dalam diri anda? Bulu kuduk anda merinding? Atau pikiran anda memunculkan gambaran sesosok wajah yang menyeramkan? Lalu kenapa judulnya “Hantu itu Menyenangkan” ? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, silahkan melanjutkan membaca artikel ini :)


Saya sedang mencari ide untuk menulis artikel blog. Tiba-tiba pikiran saya memunculkan memori masa lalu saat saya masih TK. Sebuah ingatan tentang hantuuu…

Saat itu kira-kira tahun 1994. Jadi sudah sekitar 15 tahun yang lalu. Saat itu saya membaca sebuah majalah anak-anak. Diantaranya ada sebuah cerpen yang cukup menarik. Saya tidak ingat persisnya, tapi kira-kira ceritanya seperti ini.

Ada seorang anak yang sangat penakut. Ke mana-mana mesti ditemanin karena takut hantu. Ke WC pun minta ditemanin. Suatu hari, ia ke WC dan kakaknya disuruh menunggui di luar pintu. Beberapa kali diajak bicara, kakaknya tidak menyahut. Si adik mulai cemas. Dan saat ia membuka pintu WC, betapa terkejutnya dirinya.

Sesosok hantu telah berdiri di hadapannya. Si adik takut bukan main. Anehnya hantu itu tidak menyakitinya , malah memperkenalkan diri, mengajaknya ngobrol dan…memberinya coklat dan permen. Sejak saat itu si anak tidak penakut lagi. Baginya hantu adalah mahluk yang menyenangkan. Dan tebaklah!! Ternyata sosok hantu itu adalah kakaknya yang mengenakan topeng.


Pembaca : “Lho..Mana hantunya??”
Wellsen : “Itu barusan.”
Pembaca : “Koq gak seram?? Menipu pembaca nih..”
Wellsen : “Lho? Kan saya gak bilang mau cerita seram. Lagian judulnya kan ‘Hantu itu Menyenangkan’..Salah siapa hayoo.. hahahaha.. Saya bercanda :)”



Point nya adalah, “hantu” itu bisa jadi menyeramkan, bisa juga jadi menyenangkan. Artinya “hantu” itu netral. Kitalah yang memberinya label “seram” atau “menyenangkan”. Kita lah yang membuat “hantu” itu jadi “seram” atau jadi “menyenangkan”, atau bahkan “imut” misalnya . Di sini saya berbicara melalui sudut pandang pikiran, bukan mistik. Jadi yang merasa paranormal atau pakar hantu jangan protes dulu ya :p…hahaha


Dan bukan hanya masalah hantu, prinsip ini pun bisa diterapkan dalam berbagai situasi. Misalnya mengubah persepsi dari “hari ini buruk” menjadi “hari ini indah” . Atau belajar untuk lebih sabar misalnya. Aplikasi lainnya misalnya:
- “cari uang itu susah” menjadi “cari uang itu susah atau mudah tergantung metode yang
kita gunakan”
- “sukses hanya milik orang bernasib baik” menjadi “setiap orang punya peluang untuk
sukses”
- “ hidup ini bagai neraka” menjadi “hidup ini jadi surga atau neraka tergantung
bagaimana aku menjalaninya”
- “Aku terlahir sebagai shio semut, jadi tidak mungkin sukses” menjadi “Orang sukses
bukan ditentukan shio nya. Mau shio kecoak, shio semut, shio keong, kalo dia mau
berjuang pasti bisa sukses”
- dll..


Kuncinya adalah persepsi. Cara kita memandang suatu masalah. Suatu hal akan menjadi indah ketika kita menganggapnya indah dan menjadi buruk bila kita menganggapnya buruk. Jadi, mari belajar membiasakan melihat masalah dari persepsi positif. :)

Ngomong-ngomong tentang hantu, apakah anda menyadari saat anda membaca artikel ini, sejak tadi ada sesosok mahluk yang hadir di sebelah anda………hantunya Mbah Surip..haa haa haa haaa. Saya bercanda :)
Baca Selengkapnya...

Sabtu, 01 Agustus 2009

Gunting!!!

Pak Ali baru pulang kerja. Wajahnya trampak kusut. Ia mengeluhkan harinya yang begitu berat. Banyak hal-hal buruk yang terjadi padanya hari ini. Tadi pagi ia terlambat masuk kerja dan kebetulan bos nya sedang bad mood sehingga ia dimarahi habis-habisan. Ketika makan siang, ia terlibat pertengkaran dengan rekan kerjanya berawal dari memperdebatkan hal sepele. Dan saat perjalanan pulang, tiba-tiba ban mobilnya kempes.


Pada saat akan tidur, pak Ali masih terus memikirkan kejadian-kejadian buruk yang dialaminya tadi. Ia terus mengeluhkan hal itu. Dan kita tahu, sesuai prinsip kerja LOA, semakin pak Ali fokus pada hal-hal negatif yang menimpanya, semakin banyaklah hal-hal negatif yang akan ditarik oleh pikirannya. Bisa dibayangkan akan seperti apa hari yang akan dialami pak Ali besok.

Hidup ini selalu berubah, tidak tetap. kadang kita mengalami hal-hal menyenangkan, kadang kita mengalami pula hal-hal yang membuat kita marah atau kesal. Bagaimana kalau kita mencoba menambahkan skenario positif agar hari-hari kita lebih banyak diisi hal-hal menyenangkan.

Berikut sedikit tips kecil untuk membuat hidup lebih positif.

1.
Lakukan saat menjelang tidur. Ambil posisi yang paling nyaman. Rilekskan seluruh tubuh anda, mulai dari ujung kepala sampai ujung kaki. Rasakan rileks nya...Rasanya begitu nyaman..

2.
Bayangkan anda sedang menonton sebuah film. Film yang berisi semua kegiatan anda hari ini, sejak anda bangun tadi pagi sampai ketika akan tidur sekarang. Lihat semuanya dengan begitu jelas, termasuk kejadian-kejadian kurang menyenangkan yang anda alami.

3.
Kemudian bayangkan anda memegang gulungan/roll film itu. Temukan letak adegan negatif tersebut. Anda akan menemukannya dengan mudah.

4.
Imajinasikan sebuah gunting. Ambil gunting itu. Arahkan ke gulungan film yang memuat adegan negatif tadi. Gunting!!! Buang potongan film yang tidak diinginkan tersebut ke tempat sampah.

5.
Sekarang, pilih sebuah skenario positif untuk menggantikan adegan tadi. Sambungkan/ tempelkan ke film anda.

6.
Sekarang, putar ulang film itu dengan skenario yang baru...skenario yang menyenangkan ^_^. Masukkan emosi kebahagiaan ke dalam visualisasi tersebut.

7.
Akhiri dengan berdoa sesuai agama masing-masing, atau tambahkan kata-kata positif, misalnya: "Besok pagi saya akan terbangun dengan tubuh yang sangat segar serta perasaan yang bersemangat. Besok akan menjadi hari yang indah. Banyak hal-hal menyenangkan yang akan terjadi padaku."

8.
Selamat tidur ^_^




Sedikit tips diatas, semoga bermanfaat.


Semoga hari-hari anda selalu menyenangkan dan diberkahi dengan hal-hal baik ^_^
Baca Selengkapnya...

Sabtu, 11 Juli 2009

Visualisasi : Jurus Maut Mencapai Sukses…Hanya Jika Caranya Benar

Visualisasi, sebuah kata yang tidak asing lagi. Apalagi bagi mereka yang penggemar buku-buku tips sukses, motivasi dan pengembangan diri (termasuk saya :p ) . Visualisasi dikatakan sebagai solusi sukses untuk mendukung keberhasilan kita dalam mencapai goal yang kita inginkan. Hal ini diajarkan dalam banyak seminar dan buku-buku tentang kesuksesan. Tapi, bagaimana bila visualisasi tidak bekerja? Bagaimana mengoptimalkan energi visualisasi?



Visualisasi adalah metode menciptakan gambaran/citra dalam pikiran yang biasanya berisi keinginan(atau keadaan yang diinginkan) orang tersebut dengan tujuan merealisasikan keinginannya itu. Asumsinya adalah bahwa apa yang kita pikirkan, itulah yang terwujud. Sebenarnya pikiran manusia memiliki kekuatan dahsyat untuk mewujudkan keinginan-keinginan kita. Visualisasi banyak digunakan dalam berbagai bidang, termasuk dalam mencapai kesuksesan.

Visualisasi telah menjadi hal yang lazim kita temukan dalam berbagai literatur tentang kesuksesan. Bahkan dalam buku the Secret, visualisasi diajarkan sebagai cara untuk mengaktifkan Law of Attraction(LOA) . Banyak orang melakukan visualisasi untuk mencapai kesuksesan dalam hidupnya. Tapi, kenapa banyak orang yang visualisasinya tidak efektif, meskipun banyak juga yang berhasil?

Pertama-tama, kita perlu menyadari bahwa manusia adalah makhluk yang unik. Setiap manusia dilahirkan berbeda-beda. Berbeda sifat, berbeda tingkah laku, berbeda latar belakang, berbeda lingkungannya, berbeda persepsi bahkan berbeda-beda pula mental block nya. Tidak satupun manusia di dunia ini yang sama persis dengan manusia lainnya, sekalipun kembar identik. Jadi, tehnik yang berhasil diterapkan seseorang, tidak ada jaminan mutlak pasti berhasil bila diterapkan oleh orang lainnya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, kita perlu memperbaiki tehnik visualisasi kita agar mencapai hasil yang maksimal. Berikut beberapa hal yang harus kita perhatikan.

Sebelum Tidur / Baru Bangun
Pikiran manusia terdiri dari pikiran sadar(conscious mind) dan pikiran bawah sadar(subconscious mind). Visualisasi akan efektif bila berhasil masuk ke dalam pikiran bawah sadar kita. Pikiran sadar kita bekerja pada gelombang Beta, sedangkan pikiran bawah sadar bekerja pada gelombang Alpha/Theta. Jadi kita harus lebih dulu merubah gelombang otak kita ke gelombang Alpha/Theta. Bagi hipnoterapist handal, tentu saja hal ini sangat mudah. Lalu bagaimana dengan orang awam seperti kita?
Manfaatkan waktu pada saat akan tidur dan pada saat baru bangun tidur. Di kedua waktu itu, secara alami pikiran kita memasuki gelombang Alpha/Theta . Jadi pikiran kita menjadi sangat sugestif dan apapun yang kita lakukan pada saat itu akan mudah masuk ke pikiran bawah sadar kita tanpa mendapat perlawanan dari pikiran sadar.

Libatkan 5 Indra
Buatlah visualisasi anda terasa sedemikian nyata. Libatkan kelima indra kita. Misal: apa yang terlihat dalam visualisasi tersebut, apakah ada suara-suara yang terdengar(misal: suara kendaraan), bagaimana cuacanya, panas / dingin, dll. Semakin nyata visualisasi anda, semakin besar kemungkinan anda mencapai keberhasilan yang anda visualisasikan tersebut. Jangan lupa masukkan perasaan bahagia.
Pelaku..Bukan Penonton
Dalam visualisasi, tempatkan diri anda sebagai pelaku, bukan sebagai penonton. Misalnya anda sedang mengvisualisasikan kesuksesan. Rasakan anda benar-benar sedang dalam kondisi kesukesan anda dan merasa bahagia, bukan sedang menonton/melihat diri “anda” yang sedang menikmati kesuksesan.

Repetisi
Lakukan visualisasi secara berulang-ulang setiap hari agar membentuk suatu pola dalam pikiran kita. Repetisi/pengulangan akan memperkuat visualisasi tersebut.

Percaya
Percuma melakukan visualisasi apabila anda tidak mempercayai apa yang sedang anda visualisasikan


Bagaimana bila saat melakukan visualisasi, muncul perasaan tidak tenang atau tidak nyaman? Tandanya ada mental block anda yang sedang menolak visualisasi tersebut. Tidak perlu dipaksakan, hentikan visualisasi. Bereskan dulu mental block tersebut lewat terapis atau membaca buku tentang mental block. Salah satu buku bagus tentang mental block adalah “The Secret of Mindset” karangan Adi W Gunawan.

Sekian tips singkat melakukan visualisasi yang optimal. Semoga bermanfaat untuk menemukan solusi sukses anda.

Salam sukses :)

Referensi : hasil membaca beberapa buku dan artikel-artikel tentang hipnoterapi dan NLP



Baca Selengkapnya...

Rabu, 24 Juni 2009

Ada Penjara Dalam Kepalaku !!!

Ketika membaca kata "penjara" mungkin yang terbayang dalam pikiran kita adalah sebuah sel tahanan. Sebuah ruangan sempit yang dikelilingi jeruji besi. Sebuah ruangan yang menghalangi kita untuk keluar dan membelenggu kita. Lalu apa hubungannya dengan kepala? Bagaimana bisa ada penjara dalam kepala kita?


Dalam artikel kali ini saya akan membahas tentang mental block. Sebelum berbicara banyak tentang mental block, kita perlu memahami dulu apa yang dimaksud "belief". Belief secara sederhana dapat diartikan sebagai segala sesuatu yang kita percayai atau yang kita anggap sebagai kebenaran. Belief ini cakupannya sangat luas, mulai dari fakta-fakta umum, persepsi, konsep benar-salah, keyakinan terhadap ajaran agama, prinsip hidup, budaya/tradisi, mitos/tahayul yang anda percayai, dll. Termasuk juga keyakinan bahwa "Matahari terbit dari timur" sampai "menabrak kucing akan membawa sial" juga termasuk belief.

Lalu apa itu mental block? Mental block atau penjara mental adalah belief yang bersifat negatif yang menghambat kita dalam mencapai keberhasilan yang kita inginkan.Belief negatif ini bisa berasal dari keluarga, teman, leingkungan sosial, pengalaman pribadi, dll. Akhirnya mental block ini ter-install dalam pikiran bawah sadar kita. Kemudian mental block akan berusaha mensabotase segala upaya kita dalam mencapai keberhasilan, apabila dianggap bertentangan dengan mental block tersebut.

Contoh:
Pak Budi adalah seorang wirausahawan. Ia membuka usaha digital printing. Sudah 6 tahun usahanya berjalan, bukannya tambah maju malah beberapa kali hampir bangkrut. Segala upaya telah ia tempuh untuk memajukan usahanya. Ia membaca berbagai buku bisnis, buku motivasi, menghadiri berbagai seminar. Ia juga mencoba berpikiran positif, namun setiap kali ia mencoba malah muncul perasaan tidak nyaman dalam hatinya.

Akhirnya pak Budi memutuskan untuk diterapi oleh seorang hipnoterapis terkenal di daerahnya. Pada saat terapi, ditemukan sebuah mental block yang menjadi akar permasalahan pak Budi. Pada masa kecilnya pak Budi hidup di keluarga yang cukup kaya. Namun orangtua nya sering bertengkar karena masalah uang. Belum lagi saudara-saudara dari ayahnya pak Budi yang sering ribut masalah warisan. Akhirnya dalam pikiran bawah sadar Budi kecil, terbentuk mental block "Uang adalah sumber penderitaan" yang terbawa hingga ia dewasa. Mental block tersebut berupaya dengan segala cara untuk menghambat kesuksesan pak Budi karena menganggap "Uang adalah sumber penderitaan" dan "Bila saya banyak uang, saya akan menderita"

Oleh si hipnoterapis, mental block tersebut dihilangkan dan diganti dengan belief yang positif yang mendukung kesuksesan pak Budi. Hasilnya luar biasa. Dalam 2 bulan, usaha digital printing pak Budi telah maju pesat. Bahkan ia telah bersiap-siap membuka cabang baru.


Contoh di atas, walaupun fiktif, namun sering juga terjadi dalam kehidupan nyata. Seperti yang kita ketahui, pikiran memiliki kekuatan yang dahsyat yang mampu mempengaruhi hidup seseorang. Pikiran akan menghasilkan tindakan, tindakan akan menciptakan hasil. Belief-belief negatif tentunya akan membawa hasil negatif pula. Bila mental block tidak dibereskan, maka akan menghambat kita untuk menemukan solusi sukses dan meraih tujuan yang kita inginkan.

Lalu bagaimana cara mengatasi mental block? Ada banyak tehnik untuk mengatasi mental block. Tehnik yang digunakan antara lain hipnoterapi, visualisasi, NLP, EFT, dan lain-lain.Saya membaca sebuah buku bagus yang membahas tentang hal ini. Buku "The Secret of Mindset" karangan Adi W Gunawan. Anda bisa mencari buku tersebut di toko buku terdekat atau membaca artikel-artikel yang berhubungan dengan mental block di situs pengarangnya.
Baca Selengkapnya...