
Lanjutan artikel sebelumnya….
“Rumput tetangga selalu terlihat lebih hijau” . Ungkapan ini tentu sering kita dengar. Sayangnya sekarang rumput tetangga tidak hijau lagi. Mari kita simak :)
Rumput tetangga selalu terlihar lebih hijau. Ungkapan klasik. Namun memang benar adanya. Entah sudah sifat alami manusia, kita suka sekali membanding-bandingkan diri kita dengan orang lain. Dan setiap kali itu pula, koq rasanya selalu orang lain lebih “wah” dari kita. Apa benar kita seburuk itu?
Bersyukur
Nampaknya kata “bersyukur” sudah pernah kita dengar dimana-mana. Sudah biasa itu. Tapi kenyataannya, banyak orang yang belum benar-benar bersyukur…mensyukuri segala anugerah hidupnya.
Bersyukur membuat kita lebih bahagia. Bersyukur menyadarkan kita akan hal-hal positif yang kita miliki. Ternyata hidup kita dilimpahi hal-hal baik yang belum tentu dimiliki orang lain. Selama ini kita tidak melihatnya, karena sibuk membanding-bandingkan diri dengan orang lain.
Dengan membiasakan bersyukur, kita akan belajar menghargai apa-apa yang kita miliki. Kita akan mengurangi sikap membanding-bandingkan diri dengan ‘tetangga’. Bersyukur mencerminkan ‘mindset berkelimpahan’ ….jauh lebih nyaman daripada membanding-bandingkan diri yang mencerminkan ‘mindset serba kekurangan’ .
Bersyukur tidak harus dimulai dari hal-hal besar. Hal-hal baik sekecil apapun bisa disyukuri. Nafas contohnya. Nampaknya sepele, tapi jika nafas ini tidak ada lagi, fatal akibatnya. Apalagi yang bisa saya syukuri saat ini? :)
(bersambung ke artikel selanjutnya)
--------------------------------------------------------------------------------
Info:
bagi teman-teman yang tertarik ikut kursus online: cara menghasilkan uang lewat internet, bisa lihat yang ini...bisa coba Gratis! :)
Baca Selengkapnya...

















